Jual Sparepart Genset Perkins Murah di Bengkulu Hubungi : 0821 - 1310 - 3112/(021) 9224 - 2423 PT. Tribuana Diesel Adalah penjualan Generating-Set (genset) berkualitas import (builtup) bagi anda yang membutuhkan product berkualitas serta pengadaan yang cepat urgent tanpa berbelit-belit, Genset kami di lengkapi dengan dokumen Certificate Of Original , Manual book engine dan manual book generator, Kami sediakan Genset kapasitas 10 Kva - 650Kva (ANDA PESAN KAMI ANTAR).

Jual Sparepart Genset Perkins Murah di Bengkulu Kami juga menerima pembuatan box silent dan perakitan diesel generator set. Produk kami meliputi berbagai diesel generator set model open, silent lokal yang ukuranya menyesuaikan lokasi pondasi genset, mobile/ trailer . Sebagian besar mesin kami menggunakan Merk : Perkins, Cummins, Deutz, Lovol, Isuzu Foton dengan generator Leroy Somer, Stamford, kualitas terbaik brushless alternator. Jual Sparepart Genset Perkins Murah di Bengkulu

Jual Sparepart Genset Perkins Murah di Bengkulu

Tag :
Jual Genset Lovol | Jual Sparepart Genset Perkins Murah di Bengkulu | Jual Genset Lovol kav 45 kva | jual genset lovol Kap 70 Kva Prime Power type 1004TG | Genset Lovol | Genset Lovol kav 45 kva | Jual Genset cummins |

Jual genset perkins CHINA/LOVOL Kap 100 kva Prime power type 1006TG1A di Palembang

Jual genset perkins CHINA/LOVOL Kap 100 kva Prime power type 1006TG1A di Palembang Hubungi : 0821 - 1310 - 3112/(021) 9224 - 2423 PT. Tribuana Diesel Adalah penjualan Generating-Set (genset) berkualitas import (builtup) bagi anda yang membutuhkan product berkualitas serta pengadaan yang cepat urgent tanpa berbelit-belit, Genset kami di lengkapi dengan dokumen Certificate Of Original , Manual book engine dan manual book generator, Kami sediakan Genset kapasitas 10 Kva - 650Kva (ANDA PESAN KAMI ANTAR). Jual genset perkins CHINA/LOVOL Kap 100 kva Prime power type 1006TG1A di Palembang

Bekasi, Saco-Indonesia.com - Bintang Muda dan baru Barcelona, Neymar, mengklaim Brasil tak gentar menghadapi negara mana pun di Piala Dunia 2014.

Bekasi, Saco-Indonesia.com - Bintang Muda dan baru Barcelona, Neymar, mengklaim Brasil tak gentar menghadapi negara mana pun di Piala Dunia 2014. Sebagai tuan rumah, mereka siap melewati hadangan demi target meraih gelar juara.

Neymar, yang menghadiri malam penghargaan Ballon d'Or pada Senin (13/1/2014), menanti debutnya di Piala Dunia. Mantan pemain Santos ini mengakui dirinya sudah sangat ingin tampil di turnamen empat tahunan nan paling bergengsi tersebut.

Berbicara kepada para wartawan, pemain berusia 21 tahun ini mengatakan: "Bermain di Piala Dunia merupakan sebuah keistimewaan yang besar bagi seorang pemain. Ini merupakan momen yang takkan pernah saya lupakan. Ini kompetisi yang ketat."

"Tentu saja ada sebuah ekspektasi, tetapi kami menghadapinya dan menantikannya. Tak rasa takut."

Brasil merupakan negara yang memegang rekor peraih lima gelar Piala Dunia. Terakhir, tim Samba ini menjuarainya pada tahun 2002 ketika diselenggarakan di Korea dan Jepang. Neymar optimistis mengenai peluang Brasil untuk membali meraih sukses, setelah mereka menjuarai Piala Konfederasi pada musim panas lalu.

"Skuad penuh dengan sejumlah pemain terbaik. Kami semua akan mencoba dan menikmati apa yang kami harapkan menjadi sebuah momen yang sangat mengesankan," ujarnya.

"Kami tak peduli siapa yang menjadi lawan, kami akan menghadapi siapa pun. Di sana ada banyak tim bagus, selama kami di final saya tidak keberatan."

Editor : Maulana Lee
Sumber : Kompas.com

saco-indonesia.com, Kawanan perampok bersenjata api beraksi di Sumut. Satu unit mobil Teras BRI Kantor Cabang Pembantu (KCP) Sar

saco-indonesia.com, Kawanan perampok bersenjata api beraksi di Sumut. Satu unit mobil Teras BRI Kantor Cabang Pembantu (KCP) Saribudolok, Simalungun telah dirampok dan akibatnya uang tunai milik nasabah sebesar Rp 430 juta raib.

Kejadian tersebut kemarin sore di Jalan Saribudolok- Pematangsiantar di Desa Sipinggan, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.

Saat itu mobil baru pulang dari pekan Haranggaol usai melayani nasabah dan hendak kembali ke kantor.

Namun, saat mobil tersebut melintas di lokasi kejadian, tiba-tiba satu unit mobil yang telah ditumpangi oleh pelaku menabrak mobil korban dari arah belakang. Mobil berhenti dan dua pelaku mendatangi sopir serta menodongkan senjata api. Sang sopir dan karyawan tak berkutik. Kemudian pelaku mengambil tas mereka.

Kapolres Simalungun AKBP Andi S Taufifik, sulit dihubungi Pos Kota, Selasa (11/2), untuk konfirmasi terkait kasus tersebut. Sementara Kapolsek Tiga Runggu AKP Henri Sinagar mengatakan pelaku membawa kabur Rp 430 juta milik BRI KCP Saribudolok.

“Kita juga masih harus menyelidiki kasus ini. Diduga kejadian sudah direncanakan terlebih dahulu. Pasalnya, pelaku mengetahui sisa uang yang dibawa karyawan bank. Mereka hendak pulang ke kantor sehabis melayani nasabah,”katanya.


Editor : Dian Sukmawati

BEIJING (AP) — The head of Taiwan's Nationalists reaffirmed the party's support for eventual unification with the mainland when he met Monday with Chinese President Xi Jinping as part of continuing rapprochement between the former bitter enemies.

Nationalist Party Chairman Eric Chu, a likely presidential candidate next year, also affirmed Taiwan's desire to join the proposed Chinese-led Asian Infrastructure Investment Bank during the meeting in Beijing. China claims Taiwan as its own territory and doesn't want the island to join using a name that might imply it is an independent country.

Chu's comments during his meeting with Xi were carried live on Hong Kong-based broadcaster Phoenix Television.

The Nationalists were driven to Taiwan by Mao Zedong's Communists during the Chinese civil war in 1949, leading to decades of hostility between the sides. Chu, who took over as party leader in January, is the third Nationalist chairman to visit the mainland and the first since 2009.

Relations between the communist-ruled mainland and the self-governing democratic island of Taiwan began to warm in the 1990s, partly out of their common opposition to Taiwan's formal independence from China, a position advocated by the island's Democratic Progressive Party.

Despite increasingly close economic ties, the prospect of political unification has grown increasingly unpopular on Taiwan, especially with younger voters. Opposition to the Nationalists' pro-China policies was seen as a driver behind heavy local electoral defeats for the party last year that led to Taiwanese President Ma Ying-jeou resigning as party chairman.

Mr. Napoleon was a self-taught musician whose career began in earnest with the orchestra led by Chico Marx of the Marx Brothers.

Artikel lainnya »