Jual Sparepart Genset Foton Murah di Singkawang Hubungi : 0821 - 1310 - 3112/(021) 9224 - 2423 PT. Tribuana Diesel Adalah penjualan Generating-Set (genset) berkualitas import (builtup) bagi anda yang membutuhkan product berkualitas serta pengadaan yang cepat urgent tanpa berbelit-belit, Genset kami di lengkapi dengan dokumen Certificate Of Original , Manual book engine dan manual book generator, Kami sediakan Genset kapasitas 10 Kva - 650Kva (ANDA PESAN KAMI ANTAR).

Jual Sparepart Genset Foton Murah di Singkawang Kami juga menerima pembuatan box silent dan perakitan diesel generator set. Produk kami meliputi berbagai diesel generator set model open, silent lokal yang ukuranya menyesuaikan lokasi pondasi genset, mobile/ trailer . Sebagian besar mesin kami menggunakan Merk : Perkins, Cummins, Deutz, Lovol, Isuzu Foton dengan generator Leroy Somer, Stamford, kualitas terbaik brushless alternator. Jual Sparepart Genset Foton Murah di Singkawang

Jual Sparepart Genset Foton Murah di Singkawang

Tag :
Jual Genset Lovol | Jual Sparepart Genset Foton Murah di Singkawang | Jual Genset Lovol kav 45 kva | jual genset lovol Kap 70 Kva Prime Power type 1004TG | Genset Lovol | Genset Lovol kav 45 kva | Jual Genset cummins |

Jual Genset Cummins 175Kva Silent Open Built Up di Pidie Jaya

Jual Genset Cummins 175Kva Silent Open Built Up di Pidie Jaya Hubungi : 0821 - 1310 - 3112/(021) 9224 - 2423 PT. Tribuana Diesel Adalah penjualan Generating-Set (genset) berkualitas import (builtup) bagi anda yang membutuhkan product berkualitas serta pengadaan yang cepat urgent tanpa berbelit-belit, Genset kami di lengkapi dengan dokumen Certificate Of Original , Manual book engine dan manual book generator, Kami sediakan Genset kapasitas 10 Kva - 650Kva (ANDA PESAN KAMI ANTAR). Jual Genset Cummins 175Kva Silent Open Built Up di Pidie Jaya

Setiap rumah biasanya telah memiliki sofa diruang keluarga ataupun di ruang tamu. Sofa yang telah terawat baik dan bersih akan d

Setiap rumah biasanya telah memiliki sofa diruang keluarga ataupun di ruang tamu. Sofa yang telah terawat baik dan bersih akan dapat membuat ruangan terlihat lebih menarik dan telah memberikan kesan yang baik untuk pemilik rumah. Karena Image si pemilik rumah dipertaruhkan, sofa juga harus dibersihkan secara berkala. Repot? Tentu saja tidak. Untuk dapat membersihkan sofa,Anda hanya perlu melakukan langkah-langkah mudah berikut ini.
Cara bersihkan Sofa Kulit Oscar

Pertama,campurkan deterjen dengan air hingga berbusa. Sikat sofa dengan sikat halus atau sikat gigi di bagian sofa yang kotor dengan halus dengan busa dari air deterjen tersebut. Setelah terasa bersih,keringkan sofa dengan lap kering dengan cara ditekan-tekan atau dijemur. Untuk campuran pembersih,Anda juga dapat mencampurkan sedikit cuka di campuran deterjen air.

Apabila takut deterjen atau cuka akan merusak sofa, maka sebaiknya di coba dahulu di bagian belakang atau pojok yang tidak terlihat.
Cara bersihkan Sofa Kain

Sofa kain sangat berbeda cara memberihkannya dengan sofa oscar. Sofa kain memang lebih gampang kotor tetapi sofa kain lebih mudah di bersihkan, yakni hanya dengan vacum cleaner. Untuk orang yang alergi debu, sebaiknya sofa divacumm setiap hari agar tidak ada debu yang menempel di permukaan sofa.

Cara bersihkan Sofa Kulit Asli

Karena sofa berbahan kulit asli jauh lebih mahal dari pada bahan sofa lainnya, sebaiknya untuk dapat membersihkan sofa jenis ini digunakan cairan pembersih khusus kulit. Cairan ini juga dapat dibeli di toko yang menjual bahan-bahan kulit ataupun di supermarket.

Semua cara membersihkan sofa di atas dapat dilakukan sendiri dirumah dengan pengeluaran biaya atau harga yang murah, sehingga Anda tidak perlu memanggil tukang untuk membersihkan sofa secara khusus. Tetapi apabila sofa Anda telah rusak sedikit dan membutuhkan ganti kain atau service sofa lainnya, silahkan hubungi Subur Furniture karena kami juga telah memberikan jasa mengganti kain, oscar ataupun kulit untuk sofa lama kesayangan Anda dengan harga yang murah.

Selain untuk rumah terlihat lebih rapi, bagus, dan terawat, sofa yang bersihpun juga akan membuat anak kita yang tidur diatas sofa lebih pulas dan aman. Jadi tips untuk membersihkan sofa ini boleh dishare untuk teman-teman yang lain agar tamu yang datang atau keluarga yang pakai sofa dapat duduk dengan bersih.

 

saco-indonesia.com, Kepolisian Resor Kota Bandarlampung telah berhasil menangkap Prayoga alias Yoga, warga Jl Ryacudu Kelurahan

saco-indonesia.com, Kepolisian Resor Kota Bandarlampung telah berhasil menangkap Prayoga alias Yoga, warga Jl Ryacudu Kelurahan Waydadi, Kecamatan Sukarame, yang juga sempat mengaku sebagai anggota Badan Narkotika Nasional ( BNN ). Setelah diselidiki ternyata Yoga hanya mengaku-ngaku saja.

Kasat Narkoba Polesta Bandarlampung Kompol Sunaryoto juga mengatakan, tersangka telah berhasil ditangkap seusai pesta narkoba jenis sabu pada Rabu (29/1) sekitar pukul 05.30 WIB di rumahnya. "Penangkapan tersangka berdasarkan informasi dari masyarakat bahwa ada seorang pengusaha laundry yang juga mengaku sebagai anggota BNN ," kata dia.

Ia juga menyatakan, di tempat tersebut diduga sering telah dijadikan ajang transaksi narkoba. Berdasarkan informasi tersebut, pihaknya telah melakukan penyelidikan di tempat itu, dan mencurigai sebuah rumah yang digunakan untuk usaha pencucian "Firly Laundry".

Petugas kepolisian telah menggerebek tempat itu, dan juga menangkap tersangka yang bernama Prayoga alias Yoga serta melakukan penggeledahan di rumah ini.

"Pada saat dilakukan penggeledahan di rumahnya, polisi telah menemukan tiga buah plastik klip yang berisikan sabu, empat korek api, dan seperangkat alat hisap atau bong," kata dia.

Sunaryoto juga mengungkapkan, selain narkoba jenis sabu, polisi juga telah menemukan sepucuk senjata api rakitan berikut 10 butir peluru aktif yang berada di dalam tas kecil yang disimpan tersangka di dalam kamarnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan tersangka juga mengaku bahwa sabu tersebut didapatkan dari seseorang bernama Wiwid, warga Kecamatan Sukarame, dengan cara membelinya.

"Tersangka telah membeli sabu seharga Rp 300 ribu satu paketnya, sedangkan senjata api dan 10 butir amunisi yang telah dimiliki tersangka tersebut diberi dari seorang bernama Anton, warga Tegineneng Kabupaten Pesawaran," kata dia.

Berdasarkan informasi tersangka Yoga itu, polisi kemudian telah melakukan pengejaran terhadap tersangka Wiwid. Tapi tersangka sudah tidak ada di tempatnya dan melarikan diri, sehingga dimasukkan daftar pencarian orang (DPO).

Tersangka telah dijerat dengan pasal 114 ayat 1 subpasal 112 ayat 1 Undang Undang No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman paling singkat lima tahun dan paling lama 20 tahun penjara.

Selain itu, tersangka juga telah dikenakan UU Darurat No. 12 Tahun 1951 atas kepemilikan senjata api dengan ancaman hukuman mati, penjara seumur hidup dan setinggi-tingginya 20 tahun penjara.

Pengakuan tersangka Yoga bahwa barang tersebut miliknya dan baru selesai dipakai. Shabu didapatkannya dengan membeli dari seseorang yang dikenalnya bernama Widada alias Wiwid, warga Sukarame yang diduga merupakan seorang oknum anggota TNI.

"Saya beli dari Wiwid satu paketnya seharga Rp300 ribu dan membeli tiga paket. Saya mengonsumsi shabu baru dua bulan, selain juga mengedarkannya karena keuntungannya lumayan," kata dia.

Ia juga mengaku senjata api dan peluru itu, telah diberikan oleh temannya yang bernama Anton, dari Kecamatan Tegineneng, Kabupaten Pesawaran, sedangkan mobil sedan warna silver menyewa dari rental mobil.

"Saya dikasih senjata api itu, sudah dua bulan dan ada sama saya. Saya punya itu hanya untuk jaga-jaga, bukan untuk melakukan kejahatan," katanya.


Editor : Dian Sukmawati

Photo
 
Many bodies prepared for cremation last week in Kathmandu were of young men from Gongabu, a common stopover for Nepali migrant workers headed overseas. Credit Daniel Berehulak for The New York Times

KATHMANDU, Nepal — When the dense pillar of smoke from cremations by the Bagmati River was thinning late last week, the bodies were all coming from Gongabu, a common stopover for Nepali migrant workers headed overseas, and they were all of young men.

Hindu custom dictates that funeral pyres should be lighted by the oldest son of the deceased, but these men were too young to have sons, so they were burned by their brothers or fathers. Sukla Lal, a maize farmer, made a 14-hour journey by bus to retrieve the body of his 19-year-old son, who had been on his way to the Persian Gulf to work as a laborer.

“He wanted to live in the countryside, but he was compelled to leave by poverty,” Mr. Lal said, gazing ahead steadily as his son’s remains smoldered. “He told me, ‘You can live on your land, and I will come up with money, and we will have a happy family.’ ”

Weeks will pass before the authorities can give a complete accounting of who died in the April 25 earthquake, but it is already clear that Nepal cannot afford the losses. The countryside was largely stripped of its healthy young men even before the quake, as they migrated in great waves — 1,500 a day by some estimates — to work as laborers in India, Malaysia or one of the gulf nations, leaving many small communities populated only by elderly parents, women and children. Economists say that at some times of the year, one-quarter of Nepal’s population is working outside the country.

The bottle Mr. Sokolin famously broke was a 1787 Château Margaux, which was said to have belonged to Thomas Jefferson. Mr. Sokolin had been hoping to sell it for $519,750.

Artikel lainnya »