Sparpart genset murah genset perkins genset foton genset cummins murah genset lovol 100 kva harga
jual ECM perkins agen ECM perkins distributor ECM perkins toko ECM perkins seting ECM perkins

Jual Sparepart Genset Foton Murah di Nias Utara Hubungi : 0821 - 1310 - 3112/(021) 9224 - 2423 PT. Tribuana Diesel Adalah penjualan Generating-Set (genset) berkualitas import (builtup) bagi anda yang membutuhkan product berkualitas serta pengadaan yang cepat urgent tanpa berbelit-belit, Genset kami di lengkapi dengan dokumen Certificate Of Original , Manual book engine dan manual book generator, Kami sediakan Genset kapasitas 10 Kva - 650Kva (ANDA PESAN KAMI ANTAR).

Jual Sparepart Genset Foton Murah di Nias Utara Kami juga menerima pembuatan box silent dan perakitan diesel generator set. Produk kami meliputi berbagai diesel generator set model open, silent lokal yang ukuranya menyesuaikan lokasi pondasi genset, mobile/ trailer . Sebagian besar mesin kami menggunakan Merk : Perkins, Cummins, Deutz, Lovol, Isuzu Foton dengan generator Leroy Somer, Stamford, kualitas terbaik brushless alternator. Jual Sparepart Genset Foton Murah di Nias Utara

Jual Sparepart Genset Foton Murah di Nias Utara

Tag :
Jual Genset Lovol | Jual Sparepart Genset Foton Murah di Nias Utara | Jual Genset Lovol kav 45 kva | jual genset lovol Kap 70 Kva Prime Power type 1004TG | Genset Lovol | Genset Lovol kav 45 kva | Jual Genset cummins |

genset perkins CHINA/LOVOL Kap 170 kva Prime power type 1106C-P6TAG4 bergaransi dan berkualitas di Nias Utara

genset perkins CHINA/LOVOL Kap 170 kva Prime power type 1106C-P6TAG4 bergaransi dan berkualitas di Nias Utara Hubungi : 0821 - 1310 - 3112/(021) 9224 - 2423 PT. Tribuana Diesel Adalah penjualan Generating-Set (genset) berkualitas import (builtup) bagi anda yang membutuhkan product berkualitas serta pengadaan yang cepat urgent tanpa berbelit-belit, Genset kami di lengkapi dengan dokumen Certificate Of Original , Manual book engine dan manual book generator, Kami sediakan Genset kapasitas 10 Kva - 650Kva (ANDA PESAN KAMI ANTAR). genset perkins CHINA/LOVOL Kap 170 kva Prime power type 1106C-P6TAG4 bergaransi dan berkualitas di Nias Utara

Pusing tujuh keliling (vertigo) merupakan suatu gejala yang sering menyertai gangguan alat keseimbangan dalam telinga tengah, pa

Pusing tujuh keliling (vertigo) merupakan suatu gejala yang sering menyertai gangguan alat keseimbangan dalam telinga tengah, pada kasus ringan, gejala pusing tujuh keliling dapat hilang atau mereda dengan menutup mata, tetapi pada kasus berat gejala pusing tujuh keliling sedemikian hebat sehingga seolah-olah seperti mabuk perjalanan disertai rasa mual, muntah dan keringat dingin.

Gejala pusing tujuh keliling dapat merupakan gejala dari hipertensi (tekanan darah tinggi) pengerasan pembuluh nadi (arteriosclerosis) neurosis atau gangguan telinga.

 

ETIOLOGI DAN PATOGENESIS DALAM AKUPUNTUR

a.     EKSES YANG LIVER

Liver atau hati yang berunsur kayu dan angin memiliki ciri bergerak dan naik keatas. Kecemasan, depresi dan marah dapat merusak Yin hati sehingga Yang hati ekses.

Pusing tujuh keliling terjadi apabila Yang hati bergerak seperti angin yang naik menyerang otak. Atau biasanya defisiensi air ginjal menyebabkan kegagalan untuk member Qi ke Hati.

Pusing tujuh keliling terjadi karena Hati kekurangan energy sehingga menimbulkan ekses Yang Hati, kadang terjadi defisiensi pada bagian bawah tubuh dan ekses pada bagian atas tubuh bersamaan.

b.    

     DEFISIENSI QI DAN DARAH

Jantung dan Limpa dapat rusak oleh kerja yang berlebihan, kurang istirahat atau kelemahan tubuh setelah sakit berat, Limpa yang rusak gagal membentuk Qi dan darah sehingga terjadi defisiensi Qi dan darah. Pada defisiensi Qi dan darah di daerah otak akan menimbulkan pusing tujuh keliling.

 

c.      SUMBATAN RIAK LEMBAB DARI DALAM

Pada riak lembab yang berlebihan, makan yang tidak teratur dan kerja terlampau keras dapat mengganggu lambung dan Limpa, sehingga fungsi transportasi dan transformasi terganggu. Akibat gangguan tersebut terjadi pembentukan riak lembab, riak dan Qi dapat menggangu naiknya Yang dan turunnya Yin sehingga menimbulkan pusing tujuh keliling.

 

PENGGOLONGAN

a.     Ekses Yang Hati

Gejala Utama :

·        Pusing tujuh keliling yang meningkat pada keadaan marah serta mudah tersinggung

·        Muka merah, mata merah

·        Telingan berdenging

·        Rasa pahit dimulut

·        Gangguan mimpi

·        Lidah merah dan selaput lidah kuning

·        Denyut nadi tegang dan cepat

ANALISA

·        Marah merusak Yin Hati menyebabkan ekese Yang Hati yang menimbulkan api

·        Api yang membumbung ke atas membuat muka merah, mata merah dan mudah tersinggung

·        Semangat yand disimpan di Hati terganggu sehingga terjadi gangguan mimpi

·        Lidah merah dengan selaput lidah kuning, rasa pahit dimulut, denyut nadi tegang dan cepat merupakan tanda defisiensi Yin akibat ekses Api.

b.     DEFISIENSI QI DAN DARAH

Gejala Utama :

·        Pusing tujuh keliling diikuti oleh pucat, lelah dan lesu, berdebar-debar, sulit tidur, bibir dan kuku pucat, malas, lebih pucat serta nadi lemah dan kecil.

·        Pusing tujuh keliling terjadi setelah penyakit berat atau banyak kehilangan darah dan semakin nyata setelah kerja berat.

·        Pada kasus berat kadang terjadi hilang kesadaran.

ANALISA :

·        Pusing tujuh keliling terjadi karena gagalnya Qi dan darah sampai di kepala

·        Jantung mendominasi darah dan limpa mendominasi transportasi dan transformasi untuk pembentukan Qi dan darah.

·        Bila jantung dan Limpa rusak Qi dan darah kurang mencukupi sehingga warna kulit tidak bercahaya, serta kuku dan bibir rusak

·        Defisiensi darah menimbulkan berdebar-debar dan sulit tidur, sedangkan defisiensi Qi menimbulkan kelesuan, malas kurang nafsu makan, yang meningkat akibat kerja berat

·        Lidah pucat, nadi lemah dan kecil merupakan tanda-tanda defisiensi Qi dan darah.

c.      SUMBATAN RIAK LEMBAB DARI DALAM

Gejala Utama :

·        Pusing tujuh keliling dengan rasa berat kepala dan rasa tertekan didada

·        Mual, riak yang berlebihan, kurang nafsu makan, mengantuk, selaput lidah putih dan lengket serta nadi yang lembut dan bergelombang.

ANALISA :

·        Pusing tujuh keliling dengan rasa berat dikepala merupakan gejala gangguan Yang sejati oleh riak lembab.

·        Rasa tertekan didada dan mual disebabkan oleh obstruksi daerah Qiao tengah.

·        Kurang nafsu makan dan mengantuk disebabkan oleh defisiensi Yang Limpa

·        Selaput lidah yang putih dan lengket serta nadi lembut dna bergelombang merupakan tanda peningkatan riak lembab.

 

TATA LAKSANA TERAPI AKUPUNTUR UNTUK VERTIGO

a.     EKSES YANG HATI

a.     Dipilih titik pada meridian Hati dan Ginjal untuk meningkatkan Ying dan menenangkan Yang

b.     Tusukan tonifikasi dan sedasi dipilih sesuai dengan kondisi penyakit

c.      Biasanya dipilih titik-titik

1.     GB 20  Fengchi (fungce)

2.     BL 18 Ganshu

3.     KI 3 Taixi

4.     BL 23  Shenshu

5.     LR 2  Xingjian

Penjelasan :

·        Tusukan tonifikasi dilakukan pada : BL 23 Shensu dan KI 3 Taixi untuk menambah air ginjal

·        Tusukan sedasi dilakukan pada : BL 18, LR 2 dan GB 20 untuk menenangkan Yang Hati.

 

b.     DEFISIENSI QI DAN DARAH

·        Dipilih titik meridian REN, Kandung kemih dan lambung dengan cara tonifikasi (kadang dimoksa) untuk menambah Qi dan darah.

Titik yang dipilih adalah :

GV20, BL20, CV4, ST36 dan SP6

 

Penjelasan:

·        Moksibusi pada GV20 mengakibatkan naiknya Qi dan darah ke kepala sehingga menurunkan pusing

·        CV4 digunakan untuk memperkuat Qi primer dan BL20 SP6 untuk memperkuat Limpa dan Lambung untuk membentuk Qi darah

 

c.      RETENSI RIAK LEMBAB DARI DALAM

Pemilihan titik Asosiasi (Su-belakang) dan titik Waspada (Alarm, Mu depan) dari Limpa dan Lambung merupakan upaya untuk menghilangkan lender dan menurunkan lembab.

Titik yang dipilih :

1.     ST 8  Touwei

2.     BL 20 Pishu

3.     CV 12  Zhongwan

4.     PC 6 Neiguan

5.     BL 40 Fenglong

Penjelasan :

·        BL 20 Pishu dan CV12 Zhongwan untuk memperkuat Limpa dan lambung sehingga menurunkan riak lembab

·        ST40 Fenglong merupakan titik Luo meridian lambung sehingga Qi menurun dan menghilangkan riak

·        ST8 Touwei sebagai terapi simptomatik pusing tujuh keliling

·        PC6 neiquan untuk merelaksasikan dada, mengatur Qi serta menyelaraskan Qi lambung untuk menghilangkan mual

kira- kira apa ya yang dibutuhkan untuk dapat menjadi pengusaha rental mobil??? bisnis ini memang tergolong sangat menjanjikan k

kira- kira apa ya yang dibutuhkan untuk dapat menjadi pengusaha rental mobil??? bisnis ini memang tergolong sangat menjanjikan karna selain perputaran uang nya yang cepat juga pangsa pasarnya dari golongan menengah keatas dan menengah kebawah... tentu saja hal yang telah dibutuhkan pertama adalah mobilnya!!! bener tidak??? hehehehehe... kalau tidak ada mobil, delman juga tidak papa.,,.. (kidding)

1. Jika anda mempunyai mobil pribadi dengan tahun muda dan tidak terlalu banyak digunakan, sebaiknya dititipkan saja dengan perusahaan rental mobil yang nanti dimana ada perjanjian kontrak perjanjian sewa mobil antara anda pemilik mobil dan pihak perusahaan rental mobil sekian tahun , tentunya anda juga menitipkan mobil anda dengan orang yang anda bisa percaya dan dapat dipertanggung jawabkan.
Apabila ada kerusakan dan perbaikan adalah tanggung jawab dari perusahaan rental mobil itu tersebut itu harus ada didalam perjanjian kontrak.

2. Jika Anda ingin mengelola usaha ini sendiri, hal yang paling utama adalah pemasaran dari sewa mobil anda, Intinya marketingnya harus bagus... kalau tidak ada marketing  bisa- bisa mobil anda mandek semua
dan tidak jalan karna tidak ada yang order,, karna tidak tau... hehehehehe.. anda harus bisa kalkulasi kira minimal berapa kali mobil keluar dalam 1 bulan baik itu klien tetap ataupun klien baru pengguna jasa mobil anda, dari sana anda bisa kalkulasi dan mempekerjakan supir untuk rental

3. Mulailah terima order dari yang kecil-kecil dulu.. misalnya antar jemput untuk wilayah jakarta , antar jemput bandara, jemputan hotel.

4. Untuk dapat menghitung laba anda minimal anda harus tau type mobil yang bagaimana menghabiskan bensin untuk 50km meter berapa liter, atau daripada anda pusing- pusing anda cukup menyewakan mobil saja dan bensinnya biar Customer anda yang mengisi dengan catatan pada saat mobil disewa bensin full dan pulang ke kembali ya harus Full..

5. Pergunakanlah media internet sebagai salah satu promosi jasa rental mobil anda, zaman sekarang orang lebih sering mengakses om Google dari pada membaca surat kabar, entah itu anda buat web, iklan dsbnya.. yang penting promosi rental mobil anda dapat dibaca oleh orang yang mengakses internet baik melalui Handphone atau komputer, Laptop dan Ipad. serta jangan lupa buat kartu nama dan brosur untuk menunjang bisnis anda. Apalagi anda mempunyai teman yang paham tentang blog. web dan internet bagaiama caranya
iklan atau web anda muncul dihalaman pertama google dari keyword atau kata kunci yang dicari orang ini merupakan nilai++ bagi anda.. Karna Order kan cepat Datang... TArARARARA...


6. Usahakan terima order sewa mobil 1 hari sebelumnya untuk meminimalis kekacauan jadwal user.
     Kalau anda ada dana berlebih pasanglah GPS pada masing mobil anda untuk memantau di daerah mana mobil anda saat itu dan untuk meminimkan resiko dijalan.

7. Jika anda membuka lowongan untuk driver maka hal yang penting untuk diperhatikan selain pandai mengemudi dan hapal wilayah dalam kota ataupun luar kota jakarta  adalah sikap dan tata krama driver... karna dia lah yang akan menentukan  citra baik dan buruknya rental mobil anda dimata klien.. jika bagus dan klien suka, maka dia akan langganan dengan jasa sewa mobil anda. Untuk menerima driver untuk rental mobil anda surveilah rumah mereka agar andatau keaadaan dari calon driver anda, hal ini juga akan meminimkan resiko penipuan...


8. jangan lupa cek pasaran harga sewa mobil yang diberikan oleh perusahaan rental mobil agar harga sewa yang anda berikan tidak terlalu mahal dan tidak terlalu murah, biasanya sewa mobil per 12 jam dalam kota/ per 24 jam luar kota

 

Imagine an elite professional services firm with a high-performing, workaholic culture. Everyone is expected to turn on a dime to serve a client, travel at a moment’s notice, and be available pretty much every evening and weekend. It can make for a grueling work life, but at the highest levels of accounting, law, investment banking and consulting firms, it is just the way things are.

Except for one dirty little secret: Some of the people ostensibly turning in those 80- or 90-hour workweeks, particularly men, may just be faking it.

Many of them were, at least, at one elite consulting firm studied by Erin Reid, a professor at Boston University’s Questrom School of Business. It’s impossible to know if what she learned at that unidentified consulting firm applies across the world of work more broadly. But her research, published in the academic journal Organization Science, offers a way to understand how the professional world differs between men and women, and some of the ways a hard-charging culture that emphasizes long hours above all can make some companies worse off.

Photo
 
Credit Peter Arkle

Ms. Reid interviewed more than 100 people in the American offices of a global consulting firm and had access to performance reviews and internal human resources documents. At the firm there was a strong culture around long hours and responding to clients promptly.

“When the client needs me to be somewhere, I just have to be there,” said one of the consultants Ms. Reid interviewed. “And if you can’t be there, it’s probably because you’ve got another client meeting at the same time. You know it’s tough to say I can’t be there because my son had a Cub Scout meeting.”

Some people fully embraced this culture and put in the long hours, and they tended to be top performers. Others openly pushed back against it, insisting upon lighter and more flexible work hours, or less travel; they were punished in their performance reviews.

The third group is most interesting. Some 31 percent of the men and 11 percent of the women whose records Ms. Reid examined managed to achieve the benefits of a more moderate work schedule without explicitly asking for it.

They made an effort to line up clients who were local, reducing the need for travel. When they skipped work to spend time with their children or spouse, they didn’t call attention to it. One team on which several members had small children agreed among themselves to cover for one another so that everyone could have more flexible hours.

A male junior manager described working to have repeat consulting engagements with a company near enough to his home that he could take care of it with day trips. “I try to head out by 5, get home at 5:30, have dinner, play with my daughter,” he said, adding that he generally kept weekend work down to two hours of catching up on email.

Despite the limited hours, he said: “I know what clients are expecting. So I deliver above that.” He received a high performance review and a promotion.

What is fascinating about the firm Ms. Reid studied is that these people, who in her terminology were “passing” as workaholics, received performance reviews that were as strong as their hyper-ambitious colleagues. For people who were good at faking it, there was no real damage done by their lighter workloads.

It calls to mind the episode of “Seinfeld” in which George Costanza leaves his car in the parking lot at Yankee Stadium, where he works, and gets a promotion because his boss sees the car and thinks he is getting to work earlier and staying later than anyone else. (The strategy goes awry for him, and is not recommended for any aspiring partners in a consulting firm.)

A second finding is that women, particularly those with young children, were much more likely to request greater flexibility through more formal means, such as returning from maternity leave with an explicitly reduced schedule. Men who requested a paternity leave seemed to be punished come review time, and so may have felt more need to take time to spend with their families through those unofficial methods.

The result of this is easy to see: Those specifically requesting a lighter workload, who were disproportionately women, suffered in their performance reviews; those who took a lighter workload more discreetly didn’t suffer. The maxim of “ask forgiveness, not permission” seemed to apply.

It would be dangerous to extrapolate too much from a study at one firm, but Ms. Reid said in an interview that since publishing a summary of her research in Harvard Business Review she has heard from people in a variety of industries describing the same dynamic.

High-octane professional service firms are that way for a reason, and no one would doubt that insane hours and lots of travel can be necessary if you’re a lawyer on the verge of a big trial, an accountant right before tax day or an investment banker advising on a huge merger.

But the fact that the consultants who quietly lightened their workload did just as well in their performance reviews as those who were truly working 80 or more hours a week suggests that in normal times, heavy workloads may be more about signaling devotion to a firm than really being more productive. The person working 80 hours isn’t necessarily serving clients any better than the person working 50.

In other words, maybe the real problem isn’t men faking greater devotion to their jobs. Maybe it’s that too many companies reward the wrong things, favoring the illusion of extraordinary effort over actual productivity.

The 2015 Met Gala has only officially begun, but there's a clear leader in the race for best couple, no small feat at an event that threatens to sap Hollywood of every celebrity it has for the duration of an East Coast evening.

That would be Marc Jacobs and his surprise guest (who, by some miracle, remained under wraps until their red carpet debut), Cher.

“This has been a dream of mine for a very, very long time,” Mr. Jacobs said.

It is Cher's first appearance at the Met Gala since 1997, when she arrived on the arm of Donatella Versace.

– MATTHEW SCHNEIER

Artikel lainnya »