Sparpart genset murah genset perkins genset foton genset cummins murah genset lovol 100 kva harga

Jual Sparepart Genset Cummins di Muna Hubungi : 0821 - 1310 - 3112/(021) 9224 - 2423 PT. Tribuana Diesel Adalah penjualan Generating-Set (genset) berkualitas import (builtup) bagi anda yang membutuhkan product berkualitas serta pengadaan yang cepat urgent tanpa berbelit-belit, Genset kami di lengkapi dengan dokumen Certificate Of Original , Manual book engine dan manual book generator, Kami sediakan Genset kapasitas 10 Kva - 650Kva (ANDA PESAN KAMI ANTAR).

Jual Sparepart Genset Cummins di Muna Kami juga menerima pembuatan box silent dan perakitan diesel generator set. Produk kami meliputi berbagai diesel generator set model open, silent lokal yang ukuranya menyesuaikan lokasi pondasi genset, mobile/ trailer . Sebagian besar mesin kami menggunakan Merk : Perkins, Cummins, Deutz, Lovol, Isuzu Foton dengan generator Leroy Somer, Stamford, kualitas terbaik brushless alternator. Jual Sparepart Genset Cummins di Muna

Jual Sparepart Genset Cummins di Muna

Tag :
Jual Genset Lovol | Jual Sparepart Genset Cummins di Muna | Jual Genset Lovol kav 45 kva | jual genset lovol Kap 70 Kva Prime Power type 1004TG | Genset Lovol | Genset Lovol kav 45 kva | Jual Genset cummins |

Genset Cummins 175Kva Silent Open Built Up Murah di Maluku Tenggara

Genset Cummins 175Kva Silent Open Built Up Murah di Maluku Tenggara Hubungi : 0821 - 1310 - 3112/(021) 9224 - 2423 PT. Tribuana Diesel Adalah penjualan Generating-Set (genset) berkualitas import (builtup) bagi anda yang membutuhkan product berkualitas serta pengadaan yang cepat urgent tanpa berbelit-belit, Genset kami di lengkapi dengan dokumen Certificate Of Original , Manual book engine dan manual book generator, Kami sediakan Genset kapasitas 10 Kva - 650Kva (ANDA PESAN KAMI ANTAR). Genset Cummins 175Kva Silent Open Built Up Murah di Maluku Tenggara

Pemilik travel PT Borgo Kelana Tour Travel (BKTT), Hj Qhudari telah dilaporkan oleh Polresta Banda Aceh, Senin (17/3). Laporan yang telah diterima dalam ruangan SPKT tersebut atas dugaan penggelapan dana biaya umroh yang telah disetor sejak tahun lalu yang direncanakan akan berangkat pada bulan Juni 2013.

Pemilik travel PT Borgo Kelana Tour Travel (BKTT), Hj Qhudari telah dilaporkan oleh Polresta Banda Aceh, Senin (17/3). Laporan yang telah diterima dalam ruangan SPKT tersebut atas dugaan penggelapan dana biaya umroh yang telah disetor sejak tahun lalu yang direncanakan akan berangkat pada bulan Juni 2013.

Salah seorang korban warga desa Seutui, Banda Aceh, Indiani juga mengaku merasa dirugikan atas perbuatan travel tersebut. Karena telah menyetor sejumlah uang, namun tidak ada kepastian jadwal keberangkatan untuk umrah sampai saat ini.

"Padahal saya sudah setor uang sebanyak Rp 49 juta untuk biaya umrah pada tanggal 26 April 2013 lalu ," kata Indiani pada wartawan.

Menurut Indiani, pihak travel telah menunda keberangkatan pada bulan Juni 2013, namun mereka malah kembali meminta dana tambahan sebanyak Rp 20 juta. Padahal kenyataannya juga tidak ada kejelasan untuk jadwal keberangkatannya.

Oleh karena itu, Indiani telah melaporkan kasus ini pada polisi agar bisa mengusut penipuan tersebut. Apa lagi pihak travel juga pernah berjanji untuk dapat mengembalikan segala kerugian Indiani sebanyak Rp 60,5 juta pada akhir Desember 2013.

"Setelah janji Desember 2013, lalu kembali minta tunda Maret tahun ini (2014), dan telah saya ingatkan melalui sms pada Ibu Qhudari, tapi tidak ada jawaban pasti," ujarnya.

Indiani memang tidak menampik ada yang sudah dibayar oleh Qhudari, namun yang baru dibayar sebanyak Rp 3 juta dan masih tersisa sebanyak Rp 57,5 juta yang belum dilunasi. Dan Indiani mengaku sudah pernah meminta dikembalikan secara baik-baik secara kekeluargaan, tetapi tidak ada respon positif.

"Saya juga menduga ada banyak korban lain yang sama dengan saya, ini saya lihat waktu periksa kesehatan, banyak orang tes kesehatan, saya perkirakan ada ratusan orang," tutupnya.

Qhudari selain pimpinan BKTT, saat ini juga diketahui maju sebagai Calon Anggota Legislatif (Caleg) Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten/Kota (DPRK) Lhokseumawe, Aceh melalui Partai

Memasuki usia remaja, anak biasanya akan fokus pada keinginan untuk diterima dalam pergaulannya. Pada masa-masa itu, anak menjadi kurang dekat dengan orangtua, karena sibuk dengan dunia mereka sendiri. Untuk urusan percintaan, biasanya mereka juga akan menyembunyikannya dari orangtuanya.

Sako-Indonesia.com - Memasuki usia remaja, anak biasanya akan fokus pada keinginan untuk diterima dalam pergaulannya. Pada masa-masa itu, anak menjadi kurang dekat dengan orangtua, karena sibuk dengan dunia mereka sendiri. Untuk urusan percintaan, biasanya mereka juga akan menyembunyikannya dari orangtuanya.

Hal utama yang harus Anda lakukan dalam menghadapi masa remaja anak yang mulai sering sembunyi-sembunyi, adalah tidak membuat anak parno dengan ucapan-ucapan yang menakuti. Misalnya ketika melihat sang anak menyembunyikan sesuatu di gadget-nya, Anda langsung menginterograsi atau menakut-nakuti anak untuk mencegahnya melakukan hal tersebut.

"Cara seperti itu justru tidak bagus, karena bukan membuat anak dekat dengan Anda, justru membuatnya menjauh," ujar psikolog keluarga Roslina Verauli, MPsi, saat media sharing bersama Intel di Bistronomy, Jakarta, Selasa (30/4/2013) lalu.

Roslina pun menjabarkan beberapa langkah untuk menciptakan hubungan mesra dengan si remaja, agar mereka lebih terbuka dengan Anda:

* Lakukan proses pendekatan dengan anak, sama seperti Anda sedang pendekatan dengan pacar dahulu.
* Duduklah bersama anak di sebelahnya untuk menciptakan komunikasi hangat dengan anak. Kedekatan fisik akan menciptakan keintiman pada anak yang akan membuatnya terbuka pada Anda.
* Ketika komunikasi antara Anda berdua sudah baik, lalu bersiaplah untuk menjadi pendengar. Ketika anak sudah merasa nyaman, ia akan bercerita pada Anda dengan sendirinya. Banyak-banyaklah bertanya pada anak mengenai teman-temannya, dan hal-hal yang disuka dan tidak disukainya, tanpa memberi penilaian lebih dulu. Dengan demikian anak tahu bahwa orangtuanya mau mendengarkan.

 
Sumber :  KOMPAS.com
Editor :  Maulana Lee

Photo
 
Many bodies prepared for cremation last week in Kathmandu were of young men from Gongabu, a common stopover for Nepali migrant workers headed overseas. Credit Daniel Berehulak for The New York Times

KATHMANDU, Nepal — When the dense pillar of smoke from cremations by the Bagmati River was thinning late last week, the bodies were all coming from Gongabu, a common stopover for Nepali migrant workers headed overseas, and they were all of young men.

Hindu custom dictates that funeral pyres should be lighted by the oldest son of the deceased, but these men were too young to have sons, so they were burned by their brothers or fathers. Sukla Lal, a maize farmer, made a 14-hour journey by bus to retrieve the body of his 19-year-old son, who had been on his way to the Persian Gulf to work as a laborer.

“He wanted to live in the countryside, but he was compelled to leave by poverty,” Mr. Lal said, gazing ahead steadily as his son’s remains smoldered. “He told me, ‘You can live on your land, and I will come up with money, and we will have a happy family.’ ”

Weeks will pass before the authorities can give a complete accounting of who died in the April 25 earthquake, but it is already clear that Nepal cannot afford the losses. The countryside was largely stripped of its healthy young men even before the quake, as they migrated in great waves — 1,500 a day by some estimates — to work as laborers in India, Malaysia or one of the gulf nations, leaving many small communities populated only by elderly parents, women and children. Economists say that at some times of the year, one-quarter of Nepal’s population is working outside the country.

Gagne wrestled professionally from the late 1940s until the 1980s and was a transitional figure between the early 20th century barnstormers and the steroidal sideshows of today

Artikel lainnya »