Sparpart genset murah genset perkins genset foton genset cummins murah genset lovol 100 kva harga
jual ECM perkins agen ECM perkins distributor ECM perkins toko ECM perkins seting ECM perkins

Jual Sparepart Genset Cummins di Banjar Hubungi : 0821 - 1310 - 3112/(021) 9224 - 2423 PT. Tribuana Diesel Adalah penjualan Generating-Set (genset) berkualitas import (builtup) bagi anda yang membutuhkan product berkualitas serta pengadaan yang cepat urgent tanpa berbelit-belit, Genset kami di lengkapi dengan dokumen Certificate Of Original , Manual book engine dan manual book generator, Kami sediakan Genset kapasitas 10 Kva - 650Kva (ANDA PESAN KAMI ANTAR).

Jual Sparepart Genset Cummins di Banjar Kami juga menerima pembuatan box silent dan perakitan diesel generator set. Produk kami meliputi berbagai diesel generator set model open, silent lokal yang ukuranya menyesuaikan lokasi pondasi genset, mobile/ trailer . Sebagian besar mesin kami menggunakan Merk : Perkins, Cummins, Deutz, Lovol, Isuzu Foton dengan generator Leroy Somer, Stamford, kualitas terbaik brushless alternator. Jual Sparepart Genset Cummins di Banjar

Jual Sparepart Genset Cummins di Banjar

Tag :
Jual Genset Lovol | Jual Sparepart Genset Cummins di Banjar | Jual Genset Lovol kav 45 kva | jual genset lovol Kap 70 Kva Prime Power type 1004TG | Genset Lovol | Genset Lovol kav 45 kva | Jual Genset cummins |

genset cummins kapasitas 10 kva - 650kva Murah di Lubuklinggau

genset cummins kapasitas 10 kva - 650kva Murah di Lubuklinggau Hubungi : 0821 - 1310 - 3112/(021) 9224 - 2423 PT. Tribuana Diesel Adalah penjualan Generating-Set (genset) berkualitas import (builtup) bagi anda yang membutuhkan product berkualitas serta pengadaan yang cepat urgent tanpa berbelit-belit, Genset kami di lengkapi dengan dokumen Certificate Of Original , Manual book engine dan manual book generator, Kami sediakan Genset kapasitas 10 Kva - 650Kva (ANDA PESAN KAMI ANTAR). genset cummins kapasitas 10 kva - 650kva Murah di Lubuklinggau

Home » HOW TO, TIPS & TRIK » Cara Mengembalikan Registry yang Terjangkit Virus   Cara Mengembalikan

Home » HOW TO, TIPS & TRIK » Cara Mengembalikan Registry yang Terjangkit Virus
 
 

Cara Mengembalikan Registry yang 

Terjangkit Virus

Seperti layaknya yang sudah kita ketahui bersama, sistem operasi windows memiliki seluk beluk yang sangat kompleks dan teratur. Dikarenakan memiliki struktur yang sangat kompleks, maka banyak orang yang mencari keuntungan dan mencari uang dari hal tersebut. Seperti halnya menciptakan berbagai jenis antivirus dan menjual berbagai macam jenis anti virus nya. Hal ini sudah sangat familiar kita dengar di kalangan masyarakat. Berbagai macam kejahatan cyber terjadi untuk dimanfaatkan sebagai lahan mencari uang.

Cara Mengembalikan Registry yang 

Terjangkit Virus Pictures

Nah, memang sedikit sulit untuk memperbaiki komputer kita yang sudah terjangkit oleh virus. Apalagi jika virus yang melekat merupakan virus golongan tingkat tinggi atau pun virus yang sudah sangat kuat pertahanan nya. Dan tentunya virus yang tergolong tingkat tinggi ini akan menyerang bagian yang sulit kita jangkau atau pun kita perbaiki. Misalnya saja seperti registry. Biasanya virus akan men-disable kan registry nya seperti system restore, shutdown, hidden folders, dan sebagainya.

Bagaimana cara memperbaikinya jika memang hal tersebut sudah terjadi ? Hal tersebut merupakan suatu hal yang cukup sulit dikarenakan memang registry tersebut memang susah untuk diperbaiki. Namun dengan sedikit ilmu dan trik yang tepat, maka registry tersebut tentu saja bisa diperbaiki. Ilmu ini sebenarnya bisa dipelajari oleh semua orang. Dan untuk mempelajari nya anda tidak perlu harus mahir sekali dalam bidang komputer.

Oke, langsung saja kita masuk ke tahap bagaimana cara mengembalikan registry yang terjangkit virus. Berikut langkah-langkahnya.

Mengaktifkan kembali registry System Restore yang terinfeksi virus

Caranya:

  • Pertama-tama, masuk ke Run dan ketikkan Regedit lalu tekan enter sampai muncul form Registry.
  • Masuk ke HKEY_LOCAL_MACHINE\\SOFTWARE\\Microsoft \\Windows NT\\CurrentVersion\\SystemRestore dan klik dua kali pada DisableSR rubah value datanya menjadi angka 0 sehingga menjadi 0×00000000 (0).
  • Restart komputer anda agar terjadi perubahan terhadap yang anda lakukan.
  • Klik kanan pada My computer dan Klik properties.
  • Terakhir, klik tab System restore dan aktifkan lagi system restorenya.

Mengaktifkan kembali registry Shutdown yang terinfeksi virus

Caranya:

  • Pertama-tama, masuk ke Run dan ketikkan Regedit lalu tekan enter.
  • Masuk ke HKEY_LOCAL_MACHINE\\SOFTWARE\\Microsoft\\Windows NT\\CurrentVersion\ Winlogon dan klik dua kali pada AutoRestartShell serta ubah valuenya menjadi angka 1.
  • Terakhir, restart komputer anda.

Tentang Monumen Kapal Selam Monumen Kapal Selam Atau biasa di singkat dengan Monkasel, yang berlokasi di tepi Kali Mas, di

Tentang Monumen Kapal Selam

Monumen Kapal Selam

Atau biasa di singkat dengan Monkasel, yang berlokasi di tepi Kali Mas, di pusat kota Surabaya. Lebih tepatnya di sebelah plaza Surabaya yaitu berada di Jalan Pemuda no 39. Monumen Kapal selam biasa buka pada hari senin sampai jumat, pukul 08.00 sampai 20.00 sedangkan untuk hari sabtu dan minggu biasanya telah beroperasi dari pukul 08.00 sampai 21.00, dengan harga tiket Rp 5000 per orang.

Monumen ini sebenarnya adalah kapal selam sungguhan yaitu KRI Pasopati 410 , salah satu armada Angkatan Laut Republik Indonesia buatan Uni Soviet tahun 1952 dengan tipe Whiskey Class. Kapal ini juga pernah ikut berperan dalam Pertempuran Laut Aru tentang Irian Barat dengan Belanda.

Monumen Kapal Selam telah di resmikan tanggal 27 Juni 1998, untuk dapat memperingati keberanian para pahlawan Indonesia, kemudian kapal ini akan di bawa ke darat. Namun untuk membawa kapal selam ke tengah kota Surabaya tidaklah mudah, kapal selam tersebut dipotong telah menjadi 16 bagian dan selanjutnya dibawa ke area Monumen Kapal Selam kemudian dirakit kembali dan di jadikan monumen. Ada beberapa ruangan antara lain:

    Ruang torpedo haluan yang di lengkapi dengan 4 peluncur torpedo
    Ruang periskop yang juga berfunsi sebagai Pusat Informasi tempur
    Ruang Tinggal Perwira
    Ruang ABK (Anak Buah Kapal)
    Ruang torpedo buritan
    Ruang listrik
    Ruang diesel

Di antara ruang di pisah dengan pintu kedap air, di dalam ruangan hawanya cukup panas. Saat melakukan operasi, para awak kapal selam ini harus mampu menahan suhu udara yang cukup panas di dalam kapal. Meski mendapat pasokan oksigen yang cukup, namun kapal ini tidak dilengkapi pendingin udara.

Di Monumen Kapal Selam juga terdapat berbagai fasilitas, antara lin, kamu juga bisa menonton film di Video Rama yang menyajikan sejarah kapal selam di Indonesia, ataupun menikmati sajian musik di panggung terbuka pada hari sabtu dan minggu. Terdapat tempat untuk pemutaran film yang menampilkan proses peperangan di Laut Aru. Sedangkan di pinggir Kali Mas yang juga masih di dalam area monumen kamu bisa berolahraga di jogging track yang di sediakan selain itu terdapat pula kios makanan yang menyediakan berbagai macam masakan. Tentu mengunjungi Monumen Kapal Selam atau Monkasel bisa menjadi wisata keluarga yang mendidik. Anda dan keluarga bisa lebih tahu tentang salah satu armada laut Indonesia yang kuat yaitu kapal selam.

 

The 6-foot-10 Phillips played alongside the 6-11 Rick Robey on the Wildcats team that won the 1978 N.C.A.A. men’s basketball title.

From sea to shining sea, or at least from one side of the Hudson to the other, politicians you have barely heard of are being accused of wrongdoing. There were so many court proceedings involving public officials on Monday that it was hard to keep up.

In Newark, two underlings of Gov. Chris Christie were arraigned on charges that they were in on the truly deranged plot to block traffic leading onto the George Washington Bridge.

Ten miles away, in Lower Manhattan, Dean G. Skelos, the leader of the New York State Senate, and his son, Adam B. Skelos, were arrested by the Federal Bureau of Investigation on accusations of far more conventional political larceny, involving a job with a sewer company for the son and commissions on title insurance and bond work.

The younger man managed to receive a 150 percent pay increase from the sewer company even though, as he said on tape, he “literally knew nothing about water or, you know, any of that stuff,” according to a criminal complaint the United States attorney’s office filed.

The success of Adam Skelos, 32, was attributed by prosecutors to his father’s influence as the leader of the Senate and as a potentate among state Republicans. The indictment can also be read as one of those unfailingly sad tales of a father who cannot stop indulging a grown son. The senator himself is not alleged to have profited from the schemes, except by being relieved of the burden of underwriting Adam.

The bridge traffic caper is its own species of crazy; what distinguishes the charges against the two Skeloses is the apparent absence of a survival instinct. It is one thing not to know anything about water or that stuff. More remarkable, if true, is the fact that the sewer machinations continued even after the former New York Assembly speaker, Sheldon Silver, was charged in January with taking bribes disguised as fees.

It was by then common gossip in political and news media circles that Senator Skelos, a Republican, the counterpart in the Senate to Mr. Silver, a Democrat, in the Assembly, could be next in line for the criminal dock. “Stay tuned,” the United States attorney, Preet Bharara said, leaving not much to the imagination.

Even though the cat had been unmistakably belled, Skelos father and son continued to talk about how to advance the interests of the sewer company, though the son did begin to use a burner cellphone, the kind people pay for in cash, with no traceable contracts.

That was indeed prudent, as prosecutors had been wiretapping the cellphones of both men. But it would seem that the burner was of limited value, because by then the prosecutors had managed to secure the help of a business executive who agreed to record calls with the Skeloses. It would further seem that the business executive was more attentive to the perils of pending investigations than the politician.

Through the end of the New York State budget negotiations in March, the hopes of the younger Skelos rested on his father’s ability to devise legislation that would benefit the sewer company. That did not pan out. But Senator Skelos did boast that he had haggled with Gov. Andrew M. Cuomo, a Democrat, in a successful effort to raise a $150 million allocation for Long Island to $550 million, for what the budget called “transformative economic development projects.” It included money for the kind of work done by the sewer company.

The lawyer for Adam Skelos said he was not guilty and would win in court. Senator Skelos issued a ringing declaration that he was unequivocally innocent.

THIS was also the approach taken in New Jersey by Bill Baroni, a man of great presence and eloquence who stopped outside the federal courthouse to note that he had taken risks as a Republican by bucking his party to support paid family leave, medical marijuana and marriage equality. “I would never risk my career, my job, my reputation for something like this,” Mr. Baroni said. “I am an innocent man.”

The lawyer for his co-defendant, Bridget Anne Kelly, the former deputy chief of staff to Mr. Christie, a Republican, said that she would strongly rebut the charges.

Perhaps they had nothing to do with the lane closings. But neither Mr. Baroni nor Ms. Kelly addressed the question of why they did not return repeated calls from the mayor of Fort Lee, N.J., begging them to stop the traffic tie-ups, over three days.

That silence was a low moment. But perhaps New York hit bottom faster. Senator Skelos, the prosecutors charged, arranged to meet Long Island politicians at the wake of Wenjian Liu, a New York City police officer shot dead in December, to press for payments to the company employing his son.

Sometimes it seems as though for some people, the only thing to be ashamed of is shame itself.

Artikel lainnya »