genset perkins genset foton genset cummins murah

Jual Genset Lovol di Sungai Penuh Hubungi : 0821 - 1310 - 3112/(021) 9224 - 2423 PT. Tribuana Diesel Adalah penjualan Generating-Set (genset) berkualitas import (builtup) bagi anda yang membutuhkan product berkualitas serta pengadaan yang cepat urgent tanpa berbelit-belit, Genset kami di lengkapi dengan dokumen Certificate Of Original , Manual book engine dan manual book generator, Kami sediakan Genset kapasitas 10 Kva - 650Kva (ANDA PESAN KAMI ANTAR).

Jual Genset Lovol di Sungai Penuh Kami juga menerima pembuatan box silent dan perakitan diesel generator set. Produk kami meliputi berbagai diesel generator set model open, silent lokal yang ukuranya menyesuaikan lokasi pondasi genset, mobile/ trailer . Sebagian besar mesin kami menggunakan Merk : Perkins, Cummins, Deutz, Lovol, Isuzu Foton dengan generator Leroy Somer, Stamford, kualitas terbaik brushless alternator. Jual Genset Lovol di Sungai Penuh

Jual Genset Lovol di Sungai Penuh

Tag :
Jual Genset Lovol | Jual Genset Lovol di Sungai Penuh | Jual Genset Lovol kav 45 kva | jual genset lovol Kap 70 Kva Prime Power type 1004TG | Genset Lovol | Genset Lovol kav 45 kva | Jual Genset cummins |

Jual GENSET CUMMIS 1500KVA di Lebong

Jual GENSET CUMMIS 1500KVA di Lebong Hubungi : 0821 - 1310 - 3112/(021) 9224 - 2423 PT. Tribuana Diesel Adalah penjualan Generating-Set (genset) berkualitas import (builtup) bagi anda yang membutuhkan product berkualitas serta pengadaan yang cepat urgent tanpa berbelit-belit, Genset kami di lengkapi dengan dokumen Certificate Of Original , Manual book engine dan manual book generator, Kami sediakan Genset kapasitas 10 Kva - 650Kva (ANDA PESAN KAMI ANTAR). Jual GENSET CUMMIS 1500KVA di Lebong

saco-indonesia.com, Seorang pria yang menggunakan sepeda motor meledakkan diri di halaman Mapolres Poso, Sulawesi Tengah, Senin (3/6/2013), sekitar pukul 08.05 Wita.

POSO, Saco-Indonesia.COM — Seorang pria yang menggunakan sepeda motor meledakkan diri di halaman Mapolres Poso, Sulawesi Tengah, Senin (3/6/2013), sekitar pukul 08.05 Wita. Ledakan itu menewaskan pelaku. Tak ada korban lain dalam ledakan itu, kecuali seorang pekerja bangunan yang sedang merenovasi masjid di kompleks Mapolres Poso, kata Kapolres Poso AKBP Susnadi dalam wawancara dengan Metro TV. Pekerja bangunan itu dikatakan menderita luka ringan.

Menurut Susnadi, pria itu melintas di depan gerbang pos penjagaan Mapolres Poso pada sekitar pukul 08.03 dengan menggunakan sepeda motor. Petugas kepolisian sempat menghentikan pria itu, tetapi ia nekat menerobos. Sekitar 20 meter dari pos penjagaan, bom yang dibawa pelaku meledak tepat di depan masjid yang ada di kompleks Mapolres. Belum diketaui apakah bom itu merupakan bom sepeda motor (melekat di sepeda motor), di tubuh pelaku, atau ada dalam tas yang dibawa pelaku.

"Kondisi jenazah korban (pelaku) hancur dan bagian-bagian tubuhnya menyebar ke mana-mana. Hanya pahanya yang masih utuh," kata Sofyan, seorang warga Poso yang sedang berada di lokasi kejadian, sebagaimana dikutip kantor berita Antara.

Tidak ada anggota kepolisian yang jadi korban dalam ledakan itu. Namun, beberapa bagian gedung mapolres dan masjid rusak sedang dan ringan.

Menurut Susnadi, pelaku diduga berusia berusia 30-35 tahun. Pelaku kemungkinan berasal dari kelompok garis keras bersenjata yang beroperasi di Poso.

Petugas kini sedang meneliti lokasi kejadian guna mengidentifikasi jenis bom dan identitas pelaku, sedangkan potongan-potongan tubuh jenazah sedang dikumpulkan dan belum dievakuasi.

Sumber : ANT/Kompas.com
Editor :Liwon Maulana

saco-indonesia.com, Setelah berhasil lolos dari tiga kali pengepungan, pentolan geng motor Briges berinisial TS yang berusia 30

saco-indonesia.com, Setelah berhasil lolos dari tiga kali pengepungan, pentolan geng motor Briges berinisial TS yang berusia 30 tahun tewas akhirnya tumbang, ditembak Timsus Sat Reskrim Polres Ciamhi, di Margasih, Cimahi, Selasa (28/1) Subuh.

Enam motor dan senjata api yang selalu ditenteng sang ‘komandan’ telah berhasil diamankan. ‘Komandan’ geng yang telah tercatat 30 kali merampas motor tak berdaya saat dua pelor polisi bersarang di dadanya.

Kasat Reskrim Polres Cimahi AkKP Suparma, kepada Pos Kota, telah menjelaskan, aksi penembakan terhadap komandan geng motor Briges asal Kopo Kabupaten Bandung berlangsung Rabu dini hari lalu.

Tempat tersangka bersumbunyi dalam pekan ini sudah tiga kali digerebek namun sang Komandan telah berhasil meloloskan diri. Namun, Selasa dini hari, sang komandan tak bisa kabur saat tempat bersumbunyinya dikepung oleh polisi.

“Dalam keadaan terdesak dia juga masih melawan anggota dengan menggunakan pistol. Kami langsung menembaknya,“ ujar Suparma.

Kasat mengakui, TS sudah tiga tahun menjadi buronan polisi. Meski dia berdomisili di Kopo – Kabupaten Bandung,  namun melakukan lejahatanya di wilayah Bandung Raya.

Modusnya, memepet motor korban, menguras harta bendanya.“Jika korban melawan dia membunuhnya. Maka, kami juga akan tetap menyikat pentolan pentolan geng motor yang brutal,“ tandasnya.

ENAM JAMBRET

Sementara itu, di Kota Bandung, enam jambret yang biasa beraksi di tengah malam telah ditangkap oleh tim khusus Polsek Bandung Wetan, Senin (27/1) malam. Satu diantaranya, DN telah ditebak betisnya lantaran kabur saat mau ditangkap.

Lima jambret lainya yang ditangkap dikenali sebagai Dadang Budiawan alias Bako, Beri Suryadi alias Abey, Adam Dani Nugraha alias Benuy, Vikry Septian alias Ebow, Gita Kurniawansyah alias Saprol dan Ira Sunandar alias Kontol. Tersangka D, H dan E masih DPO.

Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Mashudi telah menyebutkan, awalnya petugas telah menangkap tangan dua orang tersangka penjambretan saat beraksi di Jalan RE Martadinata, Bandung. Setelah dilakukan pemeriksaan berkembang kjeempat tersangka lainya.

“Modusnya mereka memepet korban di tempat-tempat sepi, dan mengambil barang berharganya. Bila korban  melawan, tersangka  tak segan untuk melukainya, ” bebernya.


Editor : Dian Sukmawati

Mr. Bartoszewski was given honorary Israeli citizenship for his work to save Jews during World War II and later surprised even himself by being instrumental in reconciling Poland and Germany.

Children playing last week in Sandtown-Winchester, the Baltimore neighborhood where Freddie Gray was raised. One young resident called it “a tough community.”
Todd Heisler/The New York Times

Children playing last week in Sandtown-Winchester, the Baltimore neighborhood where Freddie Gray was raised. One young resident called it “a tough community.”

Hard but Hopeful Home to ‘Lot of Freddies’

Artikel lainnya »