Jual Genset Foton Murah di Kapuas Hubungi : 0821 - 1310 - 3112/(021) 9224 - 2423 PT. Tribuana Diesel Adalah penjualan Generating-Set (genset) berkualitas import (builtup) bagi anda yang membutuhkan product berkualitas serta pengadaan yang cepat urgent tanpa berbelit-belit, Genset kami di lengkapi dengan dokumen Certificate Of Original , Manual book engine dan manual book generator, Kami sediakan Genset kapasitas 10 Kva - 650Kva (ANDA PESAN KAMI ANTAR).

Jual Genset Foton Murah di Kapuas Kami juga menerima pembuatan box silent dan perakitan diesel generator set. Produk kami meliputi berbagai diesel generator set model open, silent lokal yang ukuranya menyesuaikan lokasi pondasi genset, mobile/ trailer . Sebagian besar mesin kami menggunakan Merk : Perkins, Cummins, Deutz, Lovol, Isuzu Foton dengan generator Leroy Somer, Stamford, kualitas terbaik brushless alternator. Jual Genset Foton Murah di Kapuas

Jual Genset Foton Murah di Kapuas

Tag :
Jual Genset Lovol | Jual Genset Foton Murah di Kapuas | Jual Genset Lovol kav 45 kva | jual genset lovol Kap 70 Kva Prime Power type 1004TG | Genset Lovol | Genset Lovol kav 45 kva | Jual Genset cummins |

Jual genset LOVOL OPEN DAN SILENT KAP 45KVA -175KVA Murah di Halmahera Timur

Jual genset LOVOL OPEN DAN SILENT KAP 45KVA -175KVA Murah di Halmahera Timur Hubungi : 0821 - 1310 - 3112/(021) 9224 - 2423 PT. Tribuana Diesel Adalah penjualan Generating-Set (genset) berkualitas import (builtup) bagi anda yang membutuhkan product berkualitas serta pengadaan yang cepat urgent tanpa berbelit-belit, Genset kami di lengkapi dengan dokumen Certificate Of Original , Manual book engine dan manual book generator, Kami sediakan Genset kapasitas 10 Kva - 650Kva (ANDA PESAN KAMI ANTAR). Jual genset LOVOL OPEN DAN SILENT KAP 45KVA -175KVA Murah di Halmahera Timur

Sebuah riset terbaru dari seorang ilmuwan Belanda mengguncangkan publik. Dia menemukan kandungan hemoglobin (darah merah) dari babi sebagai salah satu bahan untuk filter rokok. Fakta mencengangkan ini diungkapkan peneliti dari Eindhoven, Belanda, Christien Meindertsma, dan lalu didukung oleh Profesor Kesehatan Masyarakat dari University of Sydney, Simon Chapman.

Sebuah riset terbaru dari seorang ilmuwan Belanda mengguncangkan publik. Dia menemukan kandungan hemoglobin (darah merah) dari babi sebagai salah satu bahan untuk filter rokok. Fakta mencengangkan ini diungkapkan peneliti dari Eindhoven, Belanda, Christien Meindertsma, dan lalu didukung oleh Profesor Kesehatan Masyarakat dari University of Sydney, Simon Chapman. Hemoglobin atau protein darah babi, ternyata digunakan untuk membuat filter rokok agar lebih efektif untuk menangkap bahan kimia berbahaya, sebelum masuk paru-paru seorang perokok. Menurut Chapman, industri rokok dunia memang kerap merahasiakan bahan-bahan yang mereka gunakan. "Menurut mereka, ini adalah bisnis dan rahasia dagang kami," kata Chapman seperti dilansir News.com, Kamis (1/4/2010). Prof Chapman mengatakan penelitian ini memberitahu dunia tentang rahasia pembuatan rokok, dan untuk meningkatkan kepedulian terhadap umat Muslim dan Yahudi yang taat, karena babi sangat diharamkan bagi kedua agama tersebut. "Masyarakat Yahudi dan Muslim pasti akan menanggapi hal ini dengan sangat serius, dan juga para vegetarian," pungkas Chapman. Tak ayal temuan ini menjadi bahan diskusi serius para ulama Islam dan para agamawan Yahudi di berbagai negara.

saco-indonesia.com, Istri mediang Gus Dur atau KH Abdurrahman Wahid, Hj Sinta Nuriyah Wahid telah menegaskan, jika ada salah sat

saco-indonesia.com, Istri mediang Gus Dur atau KH Abdurrahman Wahid, Hj Sinta Nuriyah Wahid telah menegaskan, jika ada salah satu partai yang akan menggunakan gambar almarhum suaminya itu, sama saja dengan mencuri. Sebab, itu pernah diwasiatkan oleh Gus Dur sendiri, sebelum wafat. Siapa saja atau lembaga apapun untuk dapat disomasi jika menggunakan gambarnya.

Hal ini telah disampaikan oleh Sinta Nuriyah saat menjadi pembicara di acara Partai NasDem di Surabaya, Jawa Timur, Kamis (26/12). Menurut Sinta Nuriyah, dia dan almarhum suaminya itu tidak membatasi harus ada di mana.

"Saya juga mengatakan ada di mana-mana. Gus Dur juga ada di mana-mana. Saya ada di Hanura, ada di Gerindra, dan ada di partai manapun. Sekarang saya ada di Partai NasDem, kecuali di satu itu (PKB)," tegas Sinta.

Lalu kenapa gambar Gus Dur digunakan sebagai sarana untuk kampanye di Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)? Pada baliho calon legislatif (caleg) dari PKB, terdapat gambar Gus Dur dan tulisan: Penerus Perjuangan Gus Dur.

"Saya telah menegaskan, sebelum wafat, Gus Dur berwasiat. Dalam surat wasiat yang telah ditulis melalui pengacara dan ditandatangani oleh Gus Dur itu, beliau berpesan: Barang siapa yang menggunakan gambar dan kata-kata beliau, maka mereka berhak disomasi. Itu harus disomasi," kata Sinta Nuriyah saat menceritakan isi surat wasiat Gus Dur yang telah dibuat pada tahun 2008 lalu , pasca dibuang oleh PKB.

Sementara dalam menghadapi Pemilu 2014 mendatang, PKB yang telah menyingkirkan Gus Dur justru mengklaim, sebagai partai penerus perjuangan Gus Dur.

Bahkan, Sinta Nuriyah telah menyatakan, penggunaan gambar itu sama saja dengan mencuri. Penggunaan gambar Gus Dur yang telah dilakukan oleh PKB itu tanpa izin dan sepengetahuan keluarga Gus Dur.

"Itu namanya nyolong (mencuri), dan harus segera di turunkan," tegas Sinta Nuriyah tanpa menyebut partai yang menggunakan simbol-simbol milik Gus Dur.

Cucu pendiri Nahdlatul Ulama itu, saat ini juga sudah menjadi milik bangsa Indonesia. Sebagai guru bangsa. Namun, kata Sinta Nuriyah, untuk wilayah politik, Gus Dur punya 'rumah' sendiri.

"Gus Dur memang sudah menjadi milik bangsa. Namun, untuk masalah politik, Gus Dur juga punya rumah sendiri. Jadi kalau ada yang menggunakan gambar dan kalimat Gus Dur untuk kepentingan politik, inilah yang harus disomasi," tandas dia.


Editor : Dian Sukmawati

Hired in 1968, a year before their first season, Mr. Fanning spent 25 years with the team, managing them to their only playoff appearance in Canada.

Gagne wrestled professionally from the late 1940s until the 1980s and was a transitional figure between the early 20th century barnstormers and the steroidal sideshows of today

Artikel lainnya »