Jual Genset Doosan Murah di Kepulauan Riau Hubungi : 0821 - 1310 - 3112/(021) 9224 - 2423 PT. Tribuana Diesel Adalah penjualan Generating-Set (genset) berkualitas import (builtup) bagi anda yang membutuhkan product berkualitas serta pengadaan yang cepat urgent tanpa berbelit-belit, Genset kami di lengkapi dengan dokumen Certificate Of Original , Manual book engine dan manual book generator, Kami sediakan Genset kapasitas 10 Kva - 650Kva (ANDA PESAN KAMI ANTAR).

Jual Genset Doosan Murah di Kepulauan Riau Kami juga menerima pembuatan box silent dan perakitan diesel generator set. Produk kami meliputi berbagai diesel generator set model open, silent lokal yang ukuranya menyesuaikan lokasi pondasi genset, mobile/ trailer . Sebagian besar mesin kami menggunakan Merk : Perkins, Cummins, Deutz, Lovol, Isuzu Foton dengan generator Leroy Somer, Stamford, kualitas terbaik brushless alternator. Jual Genset Doosan Murah di Kepulauan Riau

Jual Genset Doosan Murah di Kepulauan Riau

Tag :
Jual Genset Lovol | Jual Genset Doosan Murah di Kepulauan Riau | Jual Genset Lovol kav 45 kva | jual genset lovol Kap 70 Kva Prime Power type 1004TG | Genset Lovol | Genset Lovol kav 45 kva | Jual Genset cummins |

Jual GENSET CUMMIS 1500KVA Murah di Berau

Jual GENSET CUMMIS 1500KVA Murah di Berau Hubungi : 0821 - 1310 - 3112/(021) 9224 - 2423 PT. Tribuana Diesel Adalah penjualan Generating-Set (genset) berkualitas import (builtup) bagi anda yang membutuhkan product berkualitas serta pengadaan yang cepat urgent tanpa berbelit-belit, Genset kami di lengkapi dengan dokumen Certificate Of Original , Manual book engine dan manual book generator, Kami sediakan Genset kapasitas 10 Kva - 650Kva (ANDA PESAN KAMI ANTAR). Jual GENSET CUMMIS 1500KVA Murah di Berau

Bekasi, Saco-Indonesia.com - Deputi Menko Perekonomian Bidang Koordinasi Perniagaan dan Kewirausahaan, Edy Putra Irawady mengatakan pemerintah sedang mempertimbangkan untuk mengembangkan Kepulauan Seribu sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata.

Bekasi, Saco-Indonesia.com - Deputi Menko Perekonomian Bidang Koordinasi Perniagaan dan Kewirausahaan, Edy Putra Irawady mengatakan pemerintah sedang mempertimbangkan untuk mengembangkan Kepulauan Seribu sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata.

"Ini ide dari empat tahun lalu, nanti ada pulau khusus untuk 'shopping', pulau untuk pelatihan dan pendidikan, pulau untuk tempat tinggal dan pulau untuk wisata sejarah," ujarnya di Jakarta, Selasa (28/1/2014).

Edy mengatakan pemikiran ini sedang dilakukan pematangan, termasuk pembicaraan terkait koordinasi antarinstansi, kewenangan administratif yang berada di kawasan kepulauan seribu serta keterlibatan tiga pemerintah provinsi sekaligus.

"Kalau semua sudah sepaham, nanti dibahas lagi di kantor Kemenko Perekonomian. Ini nanti menyangkut tiga provinsi, karena KEK biasa hanya satu provinsi. Pembahasan termasuk siapa badan pengelolanya dan harus dibagi zona," ujarnya.

Edy mengatakan pematangan ide ini dilakukan untuk mengantisipasi hambatan dari implementasi KEK Pariwisata Kepulauan Seribu, yaitu antara lain karena masing-masing pulau memiliki pengelola tersendiri dan koordinasi belum memadai antara otoritas berwenang di kawasan itu.

"Kalau ini bisa kita kembangkan, akan menjadi luar biasa. Selama ini Kemenparekraf membangun destinasi dan jasa, tapi koordinasi nanti di kita. Termasuk dalam penyediaan pelabuhan, resort, 'clearance' dan imigrasi serta fasilitas olaharaga air," paparnya.

Menurut Edy, kalau pengembangan KEK Pariwisata Kepulauan Seribu dapat berjalan efektif, maka para wisatawan mancanegara tidak lagi melakukan kegiatan belanja di Singapura maupun kawasan lain di Asia Tenggara.

KOMPAS.COM/TRI WAHYUNI Sisa reruntuhan Benteng Martello akibat gelombang tidal letusan Gunung Krakatau pada tahun 1883, merupakan salah satu situs sejarah di Pulau Bidadari, Kepulauan Seribu.

"Ini bisa menjadi destinasi internasional, karena potensinya sangat besar. Bahkan, menurut saya bisa menyaingi Dubai, yang selama ini hanya menang dalam hal promosi," ucap Edy.

Pemerintah berupaya untuk mendorong wisata bahari yang sangat potensial untuk dikembangkan, mengingat kondisi geografis Indonesia yang merupakan negara kepulauan dengan keanekaragaman hayati dan kekayaan budaya yang menarik.

Selain itu, kegiatan wisata bahari juga berpotensi untuk dapat mendistribusikan dan mengakselerasi pengembangan ekonomi pada masyarakat pesisir, pulau-pulau pesisir dan perairan pendalaman yang selama belum tereksplorasi.

Sumber :kompas.com

Editor : Maulana Lee

Kapolda Jawa Barat Irjen Mohammad Iriawan menegaskan pelaku penembak Briptu Nurul Affandi yakni berinisial KK dan S adalah spesi

Kapolda Jawa Barat Irjen Mohammad Iriawan menegaskan pelaku penembak Briptu Nurul Affandi yakni berinisial KK dan S adalah spesialis pencurian sepeda motor (curanmor). Keduanya sudah sering keluar masuk penjara dalam kasus serupa.

"Pelaku berinisial KK yang ditangkap di Lampung Timur, Lampung pada Senin (27/1) subuh, perannya hanya sebatas joki atau yang membawa motor. Justru S lah sebagai pelaku utama dan yang hingga saat ini masih buron," kata Iriawan di Bogor, Selasa (28/1).

Lebih lanjut ia menjelaskan, KK ditangkap setelah pihaknya bersama Polda Jabar, Polda Metro, Polda Lampung, Polres Bogor dan Depok melakukan penyelidikan yang cukup lama.

"Saat ditangkap di rumahnya, kita juga berhasil mengamankan barang bukti 10 sepeda motor yang diduga hasil curian," katanya.

Saat ini pihaknya masih melakukan pengembangan, untuk mengejar pelaku utama berinisial S. "Untuk sementara tidak ada motif lain. Ini murni pencurian sepeda motor, karena pelaku kepergok hendak mencuri sepeda motor dan ditegur oleh korban," ungkapnya.

Iriawan menambahkan, tidak menutup kemungkinan ada pelaku lain dalam kasus penembakan ini. "Maka dari itu kita masih melakukan penyelidikan dan pengembangan. Tapi yang jelas pelaku ini adalah pernah masuk penjara atau residivis," katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Briptu Nurul Affandi anggota Unit Reserse dan Kriminal Polsek Klapanunggal tewas ditembak saat mempergoki pelaku pencurian sepeda motor di samping warung gado-gado dekat PT Nippres, Jalan Raya Narogong, Klapanunggal, Kabupaten Bogor, Jumat (10/1).

Ms. Plisetskaya, renowned for her fluidity of movement, expressive acting and willful personality, danced on the Bolshoi stage well into her 60s, but her life was shadowed by Stalinism.

Mr. Alger, who served five terms from Texas, led Republican women in a confrontation with Lyndon B. Johnson that may have cost Richard M. Nixon the 1960 presidential election.

Artikel lainnya »