Sparpart genset murah genset perkins genset foton genset cummins murah genset lovol 100 kva harga

Jual Genset Doosan Murah di Balangan Hubungi : 0821 - 1310 - 3112/(021) 9224 - 2423 PT. Tribuana Diesel Adalah penjualan Generating-Set (genset) berkualitas import (builtup) bagi anda yang membutuhkan product berkualitas serta pengadaan yang cepat urgent tanpa berbelit-belit, Genset kami di lengkapi dengan dokumen Certificate Of Original , Manual book engine dan manual book generator, Kami sediakan Genset kapasitas 10 Kva - 650Kva (ANDA PESAN KAMI ANTAR).

Jual Genset Doosan Murah di Balangan Kami juga menerima pembuatan box silent dan perakitan diesel generator set. Produk kami meliputi berbagai diesel generator set model open, silent lokal yang ukuranya menyesuaikan lokasi pondasi genset, mobile/ trailer . Sebagian besar mesin kami menggunakan Merk : Perkins, Cummins, Deutz, Lovol, Isuzu Foton dengan generator Leroy Somer, Stamford, kualitas terbaik brushless alternator. Jual Genset Doosan Murah di Balangan

Jual Genset Doosan Murah di Balangan

Tag :
Jual Genset Lovol | Jual Genset Doosan Murah di Balangan | Jual Genset Lovol kav 45 kva | jual genset lovol Kap 70 Kva Prime Power type 1004TG | Genset Lovol | Genset Lovol kav 45 kva | Jual Genset cummins |

Jual GENSET CUMMIS 1500KVA di Batanghari

Jual GENSET CUMMIS 1500KVA di Batanghari Hubungi : 0821 - 1310 - 3112/(021) 9224 - 2423 PT. Tribuana Diesel Adalah penjualan Generating-Set (genset) berkualitas import (builtup) bagi anda yang membutuhkan product berkualitas serta pengadaan yang cepat urgent tanpa berbelit-belit, Genset kami di lengkapi dengan dokumen Certificate Of Original , Manual book engine dan manual book generator, Kami sediakan Genset kapasitas 10 Kva - 650Kva (ANDA PESAN KAMI ANTAR). Jual GENSET CUMMIS 1500KVA di Batanghari

Selama kita masih hidup tidak ada hukuman; yang ada adalah peringatan agar kita memperbaiki diri. 2. Perhatikanlah, ternyata

Selama kita masih hidup tidak ada hukuman; yang ada adalah peringatan agar kita memperbaiki diri.

2. Perhatikanlah, ternyata selalu orang yang rendah hati di antara kita-lah yang hidupnya damai, sejahtera, dan terhormat. Kerendahan hati adalah bakat untuk ditinggikan.


3. Bersyukur itu tidak berhenti pada menerima apa adanya saja, tapi terutama bekerja keras untuk mengadakan yang terbaik.

4. Lebih baik mencintai dan terluka, daripada bersembunyi ketakutan dalam hidup yang hampa cinta. Karena ... Memang cinta tidak menjamin kebahagiaan, tetapi tidak ada kebahagiaan tanpa cinta.

5. Bertindak walau tidak berani, adalah keberanian yang sesungguhnya.

6. Orang bijak tahu apa yang harus diketahuinya, dan karena dia ingin tidur dengan damai - dia juga tahu apa yang harus diabaikannya.

7. Hadiah pertama bagi yang melakukan kebaikan adalah kebaikan.

8. Jangan menantang berkelahi orang yang terlalu banyak untuk ditangani oleh malaikat pelindung Anda.

9. Meneruskan kehidupan dengan baik, meskipun ada yang iri dan membenci Anda. Live on!

10. Yang optimis akan berkata: Terima kasih, akan saya coba. Tapi yang pesimis akan bilang: Ah, gak semudah itu.

11. Jika Anda berani, Anda bertindak. Jika Anda takut, Anda akan bilang: Ini harus dipertimbangkan dengan matang.

12. Laki-laki yang memperlakukan kekasihnya dengan lembut pasti dibesarkan oleh wanita yang berkelas. Orang tua yang kasar akan membesarkan anak yang kasar kepada pasangannya. Berkenalan dengan orang tua kekasih bukanlah tanda akan melamar, tapi untuk mengenal kualitas pendidik anaknya. 

13. Guru yang paling pantas mengajar adalah orang yang mendidik keluarganya dengan baik.

14. Berhentilah mengkhawatirkan masa depan, syukurilah hari ini, dan hiduplah dengan sebaik-baiknya. 

15. Sesungguhnya, jika engkau menghabiskan jatah gagalmu, engkau mau tidak mau akan berhasil.

16. Terkadang orang yang paling kau inginkan justru yang paling harus kaujauhi.

17. Banyak anak gadis menjadi seperti ibunya, dan laki-laki seperti ayahnya. Dan mungkin itu sebab dari
berlanjutnya masalah yang sama. 


18. Katakanlah ini kepada orang yang mengatakan bahwa Anda tidak akan bisa: Watch me! Lalu buktikan bahwa Anda benar. 

19. Pembenci itu sangat pemilih, mereka hanya membenci orang yang hidupnya lebih baik daripada hidup mereka.

20. Jika engkau ingin berbahagia, janganlah kau isi hatimu dengan kemarahan kepada orang yang bergembira jika engkau marah. untuk selengkap nya klik di sini

by yandre pramana putra

 

World Architecture Festival (WAF) Awards 2013 di Singapura masih tersisa enam hari menuju batas pengiriman karya para peserta. Sampai saat ini, acara diadakan pada 2 - 4 Oktober 2013 mendatang ini dikabarkan sudah penuh kiriman karya.

SINGAPURA, Saco-Indonesia.com - World Architecture Festival (WAF) Awards 2013 di Singapura masih tersisa enam hari menuju batas pengiriman karya para peserta. Sampai saat ini, acara diadakan pada 2 - 4 Oktober 2013 mendatang ini dikabarkan sudah penuh kiriman karya.

Tidak hanya negara Eropa, negara-negara Asia Tenggara juga sudah mengirimkan karyanya. Hanya, nama Indonesia belum terdengar gaungnya.

Perusahaan yang mengorganisir acara ini, i2i Events Group menyatakan, pihaknya sudah melihat karya dari New Zealand, Denmark, via Meksiko dan Azerbaijan. Penyebaran karya cukup luas, mulai Botanical Garden Visitor Centre di New York sampai sebuah Community Centre for Youth Support di Belgia.

Selain itu, pengirim juga berasal dari banyak negara, seperti Malaysia, Vietnam, dan Meksiko. Dari ketiga negara ini, jumlah karya dari Malaysia meningkat 300 persen dari tahun lalu, Vietnam 40 persen, dan Meksiko 33 persen.

Pihak penyelenggara juga mendapatkan karya-karya dari negara yang tahun lalu tidak turut serta, seperti Azerbaijan dan Republik Dominika. Selain itu, poyek-proyek di Italia juga meningkat sebanyak 600%.

"World Architecture Festival terus bertumbuh dalam hal skala, lingkup, dan gengsinya. Begitu juga dengan kualitas karya yang masuk ke kompetisi ini. Nuansa global pada festival ini terpancar pada jumlah negara. Jumlah ini menggambarkan permintaan desain arsitektur inovatif di seluruh dunia, meski keadaan ekonomi masih belum stabil. Tenggat waktu semakin dekat, kami memanggil para praktisi untuk memasukkan karya mereka agar mereka dapat memenangkan hadiah paling bergengsi, penghargaan The World Building of the Year," ujar Program Direktur WAF Paul Finch. 

Adapun batas waktu pengiriman karya hingga 10 Juni 2013 nanti. Batas waktu yang sama juga berlaku untuk INSIDE Festival Awards. INSIDE World Festival of Interior merupakan acara yang berkolokasi dengan WAF. Bedanya, jika WAF lebih mengutamakan arsitektur, INSIDE lebih berfokus pada desain interior.

Tahun lalu, Penghargaan WAF untuk World Building of the Year dimenangkan oleh Garden by the Bay Conservatories di Singapura. Konservatorium dengan pengaturan suhu udara ini didesain oleh Wilkinson Eyre, Grant Associates, Atelier One dan Atelier Ten.

(Sumber: http://www.e- architect.co.uk)/Kompas.com

Editor :Liwon Maulana

Mr. Pfaff was an international affairs columnist and author who found Washington’s intervention in world affairs often misguided.

WASHINGTON — During a training course on defending against knife attacks, a young Salt Lake City police officer asked a question: “How close can somebody get to me before I’m justified in using deadly force?”

Dennis Tueller, the instructor in that class more than three decades ago, decided to find out. In the fall of 1982, he performed a rudimentary series of tests and concluded that an armed attacker who bolted toward an officer could clear 21 feet in the time it took most officers to draw, aim and fire their weapon.

The next spring, Mr. Tueller published his findings in SWAT magazine and transformed police training in the United States. The “21-foot rule” became dogma. It has been taught in police academies around the country, accepted by courts and cited by officers to justify countless shootings, including recent episodes involving a homeless woodcarver in Seattle and a schizophrenic woman in San Francisco.

Now, amid the largest national debate over policing since the 1991 beating of Rodney King in Los Angeles, a small but vocal set of law enforcement officials are calling for a rethinking of the 21-foot rule and other axioms that have emphasized how to use force, not how to avoid it. Several big-city police departments are already re-examining when officers should chase people or draw their guns and when they should back away, wait or try to defuse the situation

Artikel lainnya »