Genset Foton Murah di Tabanan Hubungi : 0821 - 1310 - 3112/(021) 9224 - 2423 PT. Tribuana Diesel Adalah penjualan Generating-Set (genset) berkualitas import (builtup) bagi anda yang membutuhkan product berkualitas serta pengadaan yang cepat urgent tanpa berbelit-belit, Genset kami di lengkapi dengan dokumen Certificate Of Original , Manual book engine dan manual book generator, Kami sediakan Genset kapasitas 10 Kva - 650Kva (ANDA PESAN KAMI ANTAR).

Genset Foton Murah di Tabanan Kami juga menerima pembuatan box silent dan perakitan diesel generator set. Produk kami meliputi berbagai diesel generator set model open, silent lokal yang ukuranya menyesuaikan lokasi pondasi genset, mobile/ trailer . Sebagian besar mesin kami menggunakan Merk : Perkins, Cummins, Deutz, Lovol, Isuzu Foton dengan generator Leroy Somer, Stamford, kualitas terbaik brushless alternator. Genset Foton Murah di Tabanan

Genset Foton Murah di Tabanan

Tag :
Jual Genset Lovol | Genset Foton Murah di Tabanan | Jual Genset Lovol kav 45 kva | jual genset lovol Kap 70 Kva Prime Power type 1004TG | Genset Lovol | Genset Lovol kav 45 kva | Jual Genset cummins |

GENSET CUMMIS 1500KVA Murah di Jayapura

GENSET CUMMIS 1500KVA Murah di Jayapura Hubungi : 0821 - 1310 - 3112/(021) 9224 - 2423 PT. Tribuana Diesel Adalah penjualan Generating-Set (genset) berkualitas import (builtup) bagi anda yang membutuhkan product berkualitas serta pengadaan yang cepat urgent tanpa berbelit-belit, Genset kami di lengkapi dengan dokumen Certificate Of Original , Manual book engine dan manual book generator, Kami sediakan Genset kapasitas 10 Kva - 650Kva (ANDA PESAN KAMI ANTAR). GENSET CUMMIS 1500KVA Murah di Jayapura

Aktor Michael Douglas membantah bahwa ia pernah mengatakan kanker tenggorokan yang dialaminya disebabkan karena seks oral.

Saco- Indonesia.com — Aktor Michael Douglas membantah bahwa ia pernah mengatakan kanker tenggorokan yang dialaminya disebabkan karena seks oral.

Aktor Hollywood yang juga suami Catherine Zata-Jones ini beberapa waktu lalu mengatakan bahwa ia menderita kanker tenggorokan yang disebabkan oleh human papilloma virus (HPV), dan ditularkan ketika ia melakukan seks oral kepada perempuan.

Para dokter kemudian mempertanyakan perkataan Douglas tersebut. Karena itu aktor gaek ini buru-buru mencabut pernyataannya.

Juru bicara Michael Douglas, Allen Burry mengatakan bahwa Douglas tidak pernah mengatakan HPV sebagai penyebab kankernya. Douglas hanya mendiskusikan apa penyebab kanker mulut.

Ketika diwawancara oleh reporter harian Guardian, Inggris, Douglas mengatakan, "Tanpa bermaksud terlalu spesifik, kanker seperti ini biasanya disebabkan oleh HPV yang berasal dari aktivitas seks oral".

Dr Michael Brady, direktur medis kesehatan seksual Terrence Higgins Trust, mengatakan, meski seks oral bisa menyebabkan kanker, tetapi sangat sulit untuk menentukan satu jenis penyebab kanker.

Apalagi, menurut Brady, Douglas adalah perokok dan juga peminum, dua faktor yang lebih berkontribusi pada terjadinya kanker tenggorokan.

Michael Douglas berjuang melawan kanker sejak Agustus 2010 sampai Januari 2011. Pada masa tersebut ia mengatakan kebiasaan merokok dan minum alkohol yang pernah dilakoninya mungkin memicu kanker.

Namun, pada sebuah wawancara terbaru, aktor berusia 68 tahun ini mengatakan kanker yang dideritanya disebabkan oleh HPV. Douglas juga menyebutkan stres yang dialaminya karena memikirkan kelakuan anak sulungnya yang dipenjara akibat narkoba.

Brady menjelaskan ada ribuan jenis virus HPV dan pada kebanyakan kasus tidak berbahaya. Risiko virus ini memicu kanker tenggorokan juga kecil.

Tahun lalu Cancer Research Inggris menyebutkan ada peningkatan kasus kanker mulut dan tenggorokan yang terkait seks oral. WHO juga menyatakan HPV mungkin menyumbang 5 persen terjadinya kanker di seluruh dunia.

HPV bisa ditularkan antara pria dan wanita melalui kontak genital, terutama lewat seks vagina dan anal. Virus ini juga ditularkan lewat seks oral dan kontak antargenital.  

Douglas didiangosis menderita kanker tenggorokan stadium empat dan menjalani terapi intensif berupa kemoterapi dan radiasi. Saat ini dokter menyatakan kanker telah bersih dari tubuhnya, tapi ia diwajibkan melakukan pemeriksaan setiap 6 bulan.

 

Editor:Liwon Maulanan(galipat)

saco-indonesia.com, Tebu merupakan tanaman yang terkenal sebagai bahan penghasil gula. Uniknya, minum jus tebu ternyata sangat b

saco-indonesia.com, Tebu merupakan tanaman yang terkenal sebagai bahan penghasil gula. Uniknya, minum jus tebu ternyata sangat baik bagi penderita diabetes. Kenapa bisa begitu?

Kandungan nutrisi
Tebu yang belum diolah juga mengandung kolesterol dan sodium rendah. Selain itu, tidak ada lemak jenuh yang terkandung di dalamnya. Nutrisi lain yang terkandung dalam jus tebu adalah fosfor, zat besi, kalium, kalsium, dan magnesium.

Indeks glikemik rendah
Menurut Live Strong, indeks glikemik adalah cara untuk mengukur peningkatan gula darah dalam tubuh. Namun jus tebu justru juga memiliki kadar indeks glikemik yang relatif rendah. Sehingga minum jus tebu justru juga bisa mengontrol gula darah.

Penyakit kuning
Jus tebu adalah obat alami untuk dapat mengatasi penyakit kuning. Penyakit kuning sendiri juga disebabkan oleh adanya billirubin di dalam darah. Fungsi hati terganggu dan akhirnya muncullah penyakit kuning.

Infeksi
Beberapa jenis infeksi seperti saluran kemih, penyakit menular seksual, dan inflamasi pada lambung juga bisa diredakan dengan minum segelas jus tebu setiap hari.

Batu ginjal
Salah satu obat efektif untuk mengatasi batu ginjal adalah minum jus tebu, demikian menurut Boldsky. Sebab jus tebu juga mampu untuk membantu tubuh menghancurkan batu ginjal.

Flu dan demam
Siapa bilang minum jus tebu bisa bikin pilek? Jus tebu malah juga bisa meredakan flu, demam, dan radang tenggorokan.

Dehidrasi
Malas minum air putih? Coba konsumsi jus tebu. Minuman ini juga bisa mencegah dehidrasi karena bisa memberikan asupan cairan menyehatkan bagi tubuh.

Itulah beberapa manfaat kesehatan dari minum jus tebu. Apakah Anda suka mengonsumsi minuman tersebut?


Editor : dian sukmawati

WASHINGTON — During a training course on defending against knife attacks, a young Salt Lake City police officer asked a question: “How close can somebody get to me before I’m justified in using deadly force?”

Dennis Tueller, the instructor in that class more than three decades ago, decided to find out. In the fall of 1982, he performed a rudimentary series of tests and concluded that an armed attacker who bolted toward an officer could clear 21 feet in the time it took most officers to draw, aim and fire their weapon.

The next spring, Mr. Tueller published his findings in SWAT magazine and transformed police training in the United States. The “21-foot rule” became dogma. It has been taught in police academies around the country, accepted by courts and cited by officers to justify countless shootings, including recent episodes involving a homeless woodcarver in Seattle and a schizophrenic woman in San Francisco.

Now, amid the largest national debate over policing since the 1991 beating of Rodney King in Los Angeles, a small but vocal set of law enforcement officials are calling for a rethinking of the 21-foot rule and other axioms that have emphasized how to use force, not how to avoid it. Several big-city police departments are already re-examining when officers should chase people or draw their guns and when they should back away, wait or try to defuse the situation

A 214-pound Queens housewife struggled with a lifelong addiction to food until she shed 72 pounds and became the public face of the worldwide weight-control empire Weight Watchers.

Artikel lainnya »