JUAL GENSET LOVOL MURAH DI JAKARTA

Genset Foton Murah di Nias Utara Hubungi : 0821 - 1310 - 3112/(021) 9224 - 2423 PT. Tribuana Diesel Adalah penjualan Generating-Set (genset) berkualitas import (builtup) bagi anda yang membutuhkan product berkualitas serta pengadaan yang cepat urgent tanpa berbelit-belit, Genset kami di lengkapi dengan dokumen Certificate Of Original , Manual book engine dan manual book generator, Kami sediakan Genset kapasitas 10 Kva - 650Kva (ANDA PESAN KAMI ANTAR).

Genset Foton Murah di Nias Utara Kami juga menerima pembuatan box silent dan perakitan diesel generator set. Produk kami meliputi berbagai diesel generator set model open, silent lokal yang ukuranya menyesuaikan lokasi pondasi genset, mobile/ trailer . Sebagian besar mesin kami menggunakan Merk : Perkins, Cummins, Deutz, Lovol, Isuzu Foton dengan generator Leroy Somer, Stamford, kualitas terbaik brushless alternator. Genset Foton Murah di Nias Utara

Genset Foton Murah di Nias Utara

Tag :
Jual Genset Lovol | Genset Foton Murah di Nias Utara | Jual Genset Lovol kav 45 kva | jual genset lovol Kap 70 Kva Prime Power type 1004TG | Genset Lovol | Genset Lovol kav 45 kva | Jual Genset cummins |

Jual genset Isuzu Foton 40 kVA silent bergaransi dan berkualitas di Sumba Barat Daya

Jual genset Isuzu Foton 40 kVA silent bergaransi dan berkualitas di Sumba Barat Daya Hubungi : 0821 - 1310 - 3112/(021) 9224 - 2423 PT. Tribuana Diesel Adalah penjualan Generating-Set (genset) berkualitas import (builtup) bagi anda yang membutuhkan product berkualitas serta pengadaan yang cepat urgent tanpa berbelit-belit, Genset kami di lengkapi dengan dokumen Certificate Of Original , Manual book engine dan manual book generator, Kami sediakan Genset kapasitas 10 Kva - 650Kva (ANDA PESAN KAMI ANTAR). Jual genset Isuzu Foton 40 kVA silent bergaransi dan berkualitas di Sumba Barat Daya

Ancaman banjir belum juga berlalu di Jerman.

MAGDEBURG, Saco-Indonesia.Com - Ancaman banjir belum juga berlalu di Jerman. Ribuan petugas darurat, tentara, dan relawan, Minggu (9/6), mengalihkan perhatian kepada Kota Magdeburg yang berjuang melawan banjir terburuk di Eropa tengah dalam satu dekade.

Banjir di Jerman dalam sepekan terakhir telah menyebabkan evakuasi massal, yang menurut anggota parlemen sebagai sebuah ”bencana nasional”. Luapan air Sungai Elbe yang bergerak ke utara kini mengancam Magdeburg, kota di timur Jerman. Wilayah luas di sekitar kota tertutup lautan air warna coklat akibat hujan lebat di hulu Sungai Elbe yang berada di Ceko.

Tingkat muka air Sungai Elbe di Magdeburg 7,45 meter pada Minggu pagi, lebih tinggi tiga kali lipat daripada muka air normal yang setinggi dua meter. Pejabat setempat mengatakan, kondisi itu lebih buruk daripada banjir besar di kawasan itu tahun 2002.

Walau ada upaya keras untuk mengamankan kota, sebuah bendungan jebol di selatan kota di titik di mana Sungai Elbe bertemu anak Sungai Saale. Pusat komando krisis lokal mengatakan, hal itu memaksa 150 warga yang masih bertahan di wilayah itu harus dievakuasi ke tempat yang lebih tinggi.

Presiden Jerman Joachim Gauck kemarin mengunjungi Negara Bagian Saxony dan Saxony- Anhalt yang terkena banjir. Dari udara, atap dan puncak-puncak pohon menyembul dari wilayah luas yang tergenang air, dan hanya bisa dijangkau dengan perahu dan helikopter.

Ironisnya, matahari musim panas bersinar cerah di atas wilayah yang dilanda banjir. Ribuan relawan dan petugas yang mengisi karung pasir dan membantu warga mengungsi harus menggunakan tabir surya dan losion antinyamuk.

Harian Leipziger Volkszeitung memberitakan, pemerintahan Kanselir Angela Merkel merencanakan pertemuan krisis dengan perdana menteri negara- negara bagian untuk membicarakan biaya bencana itu. ”Kita menghadapi bencana nasional,” kata Gerda Hasselfeldt, anggota parlemen dari Uni Sosial Kristen.

Ironisnya, bencana ini juga menjadi tontonan sejumlah warga. Mereka menghalangi upaya penyelamatan dan membuat kesal para petugas. ”Wisata bencana adalah masalah serius. Orang- orang yang menonton memarkir mobil sembarangan, menghalangi jalan dan petugas darurat, mengancam keselamatan tanggul, serta membahayakan diri mereka sendiri,” kata Hans-Peter Kroeger, Ketua Asosiasi Pemadam Kebakaran, seperti dikutip kantor berita DPA.

Normal

Keadaan di Ceko normal setelah puncak banjir lewat. Namun, penahan banjir tetap dipasang setelah ada prakiraan badai dan hujan lebat. ”Bahaya masih ada, bahkan di tempat-tempat yang telah terkena banjir karena tanah masih basah,” kata PM Ceko Petr Necas.

Kini giliran banjir mengancam Budapest, Hongaria, seiring arah aliran Sungai Danube ke timur. Warga bekerja sama memperkuat tanggul dengan menambah karung pasir.

PM Hongaria Viktor Orban mengatakan, ketinggian muka air Sungai Danube mencapai puncaknya di Budapest, Minggu malam. Tanggul-tanggul sungai telah diperkuat di beberapa titik kritis. Orban mengatakan, tingkat air baru surut perlahan pekan depan. (AFP/Reuters/DI)

Sumber : Kompas Cetak/http://internasional.kompas.com/read/2013/06/10/08544552/Jerman.Berjuang.Hadapi.Bencana
Editor :Liwon Maulana

Layanan jasa cuci pakaian mungkin sudah sangat biasa terdengar di telinga kita, namun jika kita mendengar jasa layanan cuci sofa

Layanan jasa cuci pakaian mungkin sudah sangat biasa terdengar di telinga kita, namun jika kita mendengar jasa layanan cuci sofa atau spring bed pastinya masih asing.

Bisnis ini mungkin juga bisa menjadi peluang usaha bagi Anda yang ingin memulai awal karier di dunia wirausaha. Pasalnya, keuntungan dari layanan jasa cuci sofa dan spring bed ini bisa beromset hingga puluhan juta rupiah per bulannya.

Sugianto salah satu pengembang bisnis layanan cuci sofa dan spring bed, sejak tahun 2008 lalu . Saat itu Sugianto telah terinspirasi dari temannya yang telah memiliki bisnis di bidang laundry pakaian. Demi untuk mewujudkan impian bisnisnya, Sugianto pun keluar dari pekerjaannya di salah satu perusahaan swasta.

"Saya tanya-tanya, belajar dan sampai sekarang ini dan manajemen juga saya atur sendiri ngatur jadwal doang. Nah buka mulai jam delapan setiap hari sampai selesainya saja," ujar Sugianto di Jakarta.

Untuk dapat membangun bisnis jasa cuci sofa dan spring bed, dia memulainya dengan modal awal yang berkisar Rp10 juta. Saat itu, usahanya tersebut hanya bermodalkan mesin vacum pengering sofa dan spring bed yang berjumlah satu saja . Sedangkan mesin tersebut telah dibelinya seharga Rp8 jutaan dan sisa modalnya dipergunakan untuk dapat melengkapi keperluan yang dibutuhkan untuk mencuci sofa dan spring bed.

"Sejak tahun 2008 setelah Lebaran ya, modal awal saya itu sekitar Rp10 juta-Rp15 juta. Dengan modal yang segitu waktu bulan pertama itu omzet saya itu masih sangat kecil, ya namanya juga masih awal merintis. Sebulan pertama itu saya itu telah mendapat omzet sekira cuma Rp2,5 juta, memang kecil inikan butuh proses," jelas dia.

Namun, saat ini, dia juga mengaku, selama lima tahun memperjuangkan bisnisnya agar tetap jalan, hingga kini dirinya sudah bisa meraih omzet hingga Rp20 juta per bulan. Yang dahulu hanya memiliki satu pegawai dan satu mesin vacum, sekarang dia sudah memiliki empat karyawan untuk bekerja sebagai pencuci sofa dan spring bed dan juga sudah memiliki mesin pengering yakni vacum sebanyak empat mesin.

Akan tetapi untuk bisa menjadi seperti ini, dirinya tidak semudah membalikkan telapak tangannya. Sugianto beberapa kali mengalami kesulitan mempromosikan usahanya. Dia juga mengatakan, untuk dapat memperkenalkan usahanya, Sugianto setiap hari menempelkan stiker yang bertuliskan 'terima jasa cuci sofa dan spring bed' di setiap tiang listrik yang dilewatinya. Tak hanya itu, bermodalkan sebuah tripleks, Sugianto menempelkan informasi yang sama seperti pada stikernya.

"Dari segi pemasaran waktu itukan kita belum ada konsumen sama sekali, jadi waktu itu harus promosi terus ke sana kemari,” tukas Sugianto.

Setelah memasuki tahun kedua, dia mencoba dengan cara promosi yang beda yakni membuka website dan sampai saat usahanya pun terus berkembang ini terlihat dari segi omzet per bulannya yang sudah mencapai di kisaran Rp20 jutaan bahkan lebih.

Sementar pada Lebaran tahun 2013 ini, dirinya juga mengaku akan ada sedikit penurunan pada omzetnya bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

"Kalau tahun lalu itu bisa sekitar Rp15-Rp20 jutaan, tapi kalau Lebaran ini tidak sampai segitu, mungkin di bawah itu sedikit. Inikan karena sudah banyak saingan di bisnis ini," paparnya.

Sugianto juga menjelaskan, cara mencuci sofa dan spring bed tersebut telah menggunakan chemical atau cairan khusus yakni pembersih sofa. Di mana setelah dilakukan pencucian dengan menggunakan cairan khusus tersebut barulah dilakukan proses pengeringan dengan menggunakan mesin vacum yang lebih kuat dari vacum-vacum yang biasanya dipakai sehari-hari.

"Vacum berdaya 1.300 watt itu telah memiliki daya sedot hingga mililiter per detik. Yang jelas kekuatan lebih kuat dari vacum yang sehari-hari," ucap Sugianto.

Berbeda dengan jasa lainnya, Sugiarto melakukan jemput bola di tempat si pemilik sofa atau spring bed. Lama pengerjaan pun relatif singkat hanya satu hingga dua jam. “Pengerjaannya dilakukan oleh dua orang, dan proses pengeringannya harus benar-benar kering sekali dan baru bisa diduduki kembali," jelas dia.

Perlakuan yang sama juga diterapkan untuk dapat membersihkan spring bed. Namun, untuk proses pengeringannya memakan waktu hingga delapan jam. “Karena spring bed itu luas. Pengeringannya tidak memakai pemanas. Jadi harus ditunggu hingga benar-benar kering, baru bisa dipakai," tutup Sugianto.

 

Under Mr. Michelin’s leadership, which ended when he left the company in 2002, the Michelin Group became the world’s biggest tire maker, establishing a big presence in the United States and other major markets overseas.

The bottle Mr. Sokolin famously broke was a 1787 Château Margaux, which was said to have belonged to Thomas Jefferson. Mr. Sokolin had been hoping to sell it for $519,750.

Artikel lainnya »