Sparpart genset murah genset perkins genset foton genset cummins murah genset lovol 100 kva harga
JUAL GENSET LOVOL MURAH DI JAKARTA

Genset Foton Murah di Berau Hubungi : 0821 - 1310 - 3112/(021) 9224 - 2423 PT. Tribuana Diesel Adalah penjualan Generating-Set (genset) berkualitas import (builtup) bagi anda yang membutuhkan product berkualitas serta pengadaan yang cepat urgent tanpa berbelit-belit, Genset kami di lengkapi dengan dokumen Certificate Of Original , Manual book engine dan manual book generator, Kami sediakan Genset kapasitas 10 Kva - 650Kva (ANDA PESAN KAMI ANTAR).

Genset Foton Murah di Berau Kami juga menerima pembuatan box silent dan perakitan diesel generator set. Produk kami meliputi berbagai diesel generator set model open, silent lokal yang ukuranya menyesuaikan lokasi pondasi genset, mobile/ trailer . Sebagian besar mesin kami menggunakan Merk : Perkins, Cummins, Deutz, Lovol, Isuzu Foton dengan generator Leroy Somer, Stamford, kualitas terbaik brushless alternator. Genset Foton Murah di Berau

Genset Foton Murah di Berau

Tag :
Jual Genset Lovol | Genset Foton Murah di Berau | Jual Genset Lovol kav 45 kva | jual genset lovol Kap 70 Kva Prime Power type 1004TG | Genset Lovol | Genset Lovol kav 45 kva | Jual Genset cummins |

genset perkins CHINA/LOVOL Kap 135 kva Prime power type 1006TAG1A bergaransi dan berkualitas di Sijunjung

genset perkins CHINA/LOVOL Kap 135 kva Prime power type 1006TAG1A bergaransi dan berkualitas di Sijunjung Hubungi : 0821 - 1310 - 3112/(021) 9224 - 2423 PT. Tribuana Diesel Adalah penjualan Generating-Set (genset) berkualitas import (builtup) bagi anda yang membutuhkan product berkualitas serta pengadaan yang cepat urgent tanpa berbelit-belit, Genset kami di lengkapi dengan dokumen Certificate Of Original , Manual book engine dan manual book generator, Kami sediakan Genset kapasitas 10 Kva - 650Kva (ANDA PESAN KAMI ANTAR). genset perkins CHINA/LOVOL Kap 135 kva Prime power type 1006TAG1A bergaransi dan berkualitas di Sijunjung

saco-indonesia.com, Selama ini perangkat laptop yang bisa berubah menjadi tablet dikenal dengan nama "convertible" atau "hybrid".

Saco-Indonesia.com - Selama ini perangkat laptop yang bisa berubah menjadi tablet dikenal dengan nama "convertible" atau "hybrid". Nah, pada gelaran Computex 2013 di Taipei, Taiwan, Intel memperkenalkan nama baru untuk tipe komputer ini agar lebih mudah disebut: 2-in-1 atau dibaca "two in one".

"Konsep dua alat dalam satu kemasan ini mengkombinasikan produktivitas, kemampuan menjalankan aplikasi- aplikasi standar Windows, dan portabilitas," ujar Executive Vice President and General Manager of Sales and Marketing Group Intel Tom Kilroy dalam acara peluncuran prosesor Intel Core Generasi ke-4, Selasa (4/6/2013).

Di masa depan, lanjut Kilroy, komputer 2- in-1 ini akan menjadi tren menggantikan PC dan laptop tradisional. "PC yang lama sudah mati, kini waktunya menciptakan ulang notebook."

Senior Vice President and General Manager PC Client Group Intel Kirk Skaugen menambahkan, komputer 2-in-1 dimaksudkan untuk mengisi celah yang kini ada di antara perangkat untuk konsumsi konten (smartphone dan tablet), dan produktivitas (PC dan notebook).

Prosesor Core Generasi ke-4 yang baru diluncurkan akan menjadi tumpuan Intel dalam mewujudkan fitur-fitur utama pada perangkat 2-in-1, seperti daya tahan baterai yang panjang dan kinerja grafis tinggi. Diharapkan perangkat ini bisa mengkombinasikan aspek produktivitas seperti pada notebook tradisional dan entertainment, seperti di tablet.

Soal harga, Skaugen mengatakan bahwa Intel bersama para partnernya akan terus berusaha membuat perangkat 2-in-1 menjadi alternatif yang terjangkau kantong kebanyakan konsumen.

Harga notebook "convertible" dan "hybrid " selama ini memang relatif mahal dengan kisaran harga mencapai belasan juta rupiah. "Nanti, pada musim liburan tahun ini, sudah akan ada perangkat 2-in-1 seharga 399 dollar (AS)," ujar Skaugen. 

Editor:Liwon Maulana (galipat)
Sumber:http://tekno.kompas.com/read/2013/06/05/09494136/Masa.Depan.Komputer.adalah.2-in- 1

Ada kabar baik untuk manula, terutama yang mengalami kesulitan bergerak.

SINGAPORE, Saco-Indonesia.com - Ada kabar baik untuk manula, terutama yang mengalami kesulitan bergerak. GlydeSafe, itulah nama yang diberikan untuk alat yang akan memudahkan hidup para manula.

Inovasi itu lahir dari tangan gadis muda berumur 20 tahun, Serene Tan. Perasaan yang terganggu setiap kali melihat banyak manula yang tertatih-tatih berjalan telah menjadi motivasi utama Tan untuk menemukan alat itu. Gadis yang kuliah di Temasek Polytechnic, Singapura, itu menjadikan GlydeSafe sebagai tugas skripsinya.

Tidak sia-sia, temuannya menuai banyak pujian. Sebanyak 24 rumah sakit di Singapura memuji temuan tersebut sebagai kesukesesan besar. Temuan gadis yang murah senyum itu terlihat mirip dengan yang sering dipergunakan manula umumnya. Namun, hal yang membedakan adalah GlydeSafe dilengkapi dengan roda khusus sehingga manula tidak perlu bersusah payah mengangkat setiap kali melangkah.

"Mereka cukup mendorongnya, saya juga melengkapi alat ini dengan rem khusus untuk meningkatkan keamanan pengguna" jelas Serene seperti dikutip Asiaone.

GlydeSafe mengantarkan gadis itu memenangkan penghargaan Tan Kah Kee Young Innovator Awards.

Semula, dia mengalami kesulitan untuk memasarkan produk itu. Kurangnya pengalaman bisnis dan sponsor merupakan kendala utama. Beruntung, seorang pengusaha ternama, Jie Ye Bing, tergerak hatinya membantu. Jie yang memimpin perusahaan alat-alat kesehatan itu menyokong memasarkan 100 produk pertama di pasar. "Dia gadis yang luar biasa, berjiwa entrepreneur, murah hati, kreatif, dan penuh kerja keras." puji Jie.

Harga produk itu dijual 99 dolar Singapura (sekitar Rp 800.000). Serene menjanjikan untuk meningkatkan pemasaran. Dia sedang mencari distributor lokal dan global, dan berharap untuk memasarkan ratusan unit dalam 2 bulan ke depan.
Sumber :AsiaOne/Kompas.com
Editor :Liwon Maulana(galipat)

Mr. Bartoszewski was given honorary Israeli citizenship for his work to save Jews during World War II and later surprised even himself by being instrumental in reconciling Poland and Germany.

A former member of the Boston Symphony Orchestra, Mr. Smedvig helped found the wide-ranging Empire Brass quintet.

Artikel lainnya »