Jual Sparepart Genset Doosan Murah di Fakfak

Jual Sparepart Genset Doosan Murah di Fakfak Hubungi : 0821 - 1310 - 3112/(021) 9224 - 2423 PT. Tribuana Diesel Adalah penjualan Generating-Set (genset) berkualitas import (builtup) bagi anda yang membutuhkan product berkualitas serta pengadaan yang cepat urgent tanpa berbelit-belit, Genset kami di lengkapi dengan dokumen Certificate Of Original , Manual book engine dan manual book generator, Kami sediakan Genset kapasitas 10 Kva - 650Kva (ANDA PESAN KAMI ANTAR).

Jual Sparepart Genset Doosan Murah di Fakfak

Jual genset cummins kapasitas 10 kva - 650kva Murah di Minahasa Tenggara

Jual genset cummins kapasitas 10 kva - 650kva Murah di Minahasa Tenggara Hubungi : 0821 - 1310 - 3112/(021) 9224 - 2423 PT. Tribuana Diesel Adalah penjualan Generating-Set (genset) berkualitas import (builtup) bagi anda yang membutuhkan product berkualitas serta pengadaan yang cepat urgent tanpa berbelit-belit, Genset kami di lengkapi dengan dokumen Certificate Of Original , Manual book engine dan manual book generator, Kami sediakan Genset kapasitas 10 Kva - 650Kva (ANDA PESAN KAMI ANTAR).

Jual genset cummins kapasitas 10 kva - 650kva Murah di Minahasa Tenggara

Jual Sparepart Genset Doosan Murah di Papua Barat

Jual Sparepart Genset Doosan Murah di Papua Barat Hubungi : 0821 - 1310 - 3112/(021) 9224 - 2423 PT. Tribuana Diesel Adalah penjualan Generating-Set (genset) berkualitas import (builtup) bagi anda yang membutuhkan product berkualitas serta pengadaan yang cepat urgent tanpa berbelit-belit, Genset kami di lengkapi dengan dokumen Certificate Of Original , Manual book engine dan manual book generator, Kami sediakan Genset kapasitas 10 Kva - 650Kva (ANDA PESAN KAMI ANTAR).

Jual Sparepart Genset Doosan Murah di Papua Barat

GENSET CUMMINS 10 KVA - 1000 KVA Type Open Dan Silent Murah di Jembrana

GENSET CUMMINS 10 KVA - 1000 KVA Type Open Dan Silent Murah di Jembrana Hubungi : 0821 - 1310 - 3112/(021) 9224 - 2423 PT. Tribuana Diesel Adalah penjualan Generating-Set (genset) berkualitas import (builtup) bagi anda yang membutuhkan product berkualitas serta pengadaan yang cepat urgent tanpa berbelit-belit, Genset kami di lengkapi dengan dokumen Certificate Of Original , Manual book engine dan manual book generator, Kami sediakan Genset kapasitas 10 Kva - 650Kva (ANDA PESAN KAMI ANTAR).

GENSET CUMMINS 10 KVA - 1000 KVA Type Open Dan Silent Murah di Jembrana

Jual Sparepart Genset Doosan Murah di Yalimo

Jual Sparepart Genset Doosan Murah di Yalimo Hubungi : 0821 - 1310 - 3112/(021) 9224 - 2423 PT. Tribuana Diesel Adalah penjualan Generating-Set (genset) berkualitas import (builtup) bagi anda yang membutuhkan product berkualitas serta pengadaan yang cepat urgent tanpa berbelit-belit, Genset kami di lengkapi dengan dokumen Certificate Of Original , Manual book engine dan manual book generator, Kami sediakan Genset kapasitas 10 Kva - 650Kva (ANDA PESAN KAMI ANTAR).

Jual Sparepart Genset Doosan Murah di Yalimo

Jual Genset Cummins 175Kva Silent Open Built Up bergaransi dan berkualitas di Buru Selatan

Jual Genset Cummins 175Kva Silent Open Built Up bergaransi dan berkualitas di Buru Selatan Hubungi : 0821 - 1310 - 3112/(021) 9224 - 2423 PT. Tribuana Diesel Adalah penjualan Generating-Set (genset) berkualitas import (builtup) bagi anda yang membutuhkan product berkualitas serta pengadaan yang cepat urgent tanpa berbelit-belit, Genset kami di lengkapi dengan dokumen Certificate Of Original , Manual book engine dan manual book generator, Kami sediakan Genset kapasitas 10 Kva - 650Kva (ANDA PESAN KAMI ANTAR).

Jual Genset Cummins 175Kva Silent Open Built Up bergaransi dan berkualitas di Buru Selatan

Jual Sparepart Genset Doosan Murah di Yahukimo

Jual Sparepart Genset Doosan Murah di Yahukimo Hubungi : 0821 - 1310 - 3112/(021) 9224 - 2423 PT. Tribuana Diesel Adalah penjualan Generating-Set (genset) berkualitas import (builtup) bagi anda yang membutuhkan product berkualitas serta pengadaan yang cepat urgent tanpa berbelit-belit, Genset kami di lengkapi dengan dokumen Certificate Of Original , Manual book engine dan manual book generator, Kami sediakan Genset kapasitas 10 Kva - 650Kva (ANDA PESAN KAMI ANTAR).

Jual Sparepart Genset Doosan Murah di Yahukimo

Jual Sparepart genset perkins CHINA/LOVOL Kap 70 kva Prime power type 1004TG bergaransi dan berkualitas di Aceh Besar

Jual Sparepart genset perkins CHINA/LOVOL Kap 70 kva Prime power type 1004TG bergaransi dan berkualitas di Aceh Besar Hubungi : 0821 - 1310 - 3112/(021) 9224 - 2423 PT. Tribuana Diesel Adalah penjualan Generating-Set (genset) berkualitas import (builtup) bagi anda yang membutuhkan product berkualitas serta pengadaan yang cepat urgent tanpa berbelit-belit, Genset kami di lengkapi dengan dokumen Certificate Of Original , Manual book engine dan manual book generator, Kami sediakan Genset kapasitas 10 Kva - 650Kva (ANDA PESAN KAMI ANTAR).

Jual Sparepart genset perkins CHINA/LOVOL Kap 70 kva Prime power type 1004TG bergaransi dan berkualitas di Aceh Besar

Jual Sparepart Genset Doosan Murah di Waropen

Jual Sparepart Genset Doosan Murah di Waropen Hubungi : 0821 - 1310 - 3112/(021) 9224 - 2423 PT. Tribuana Diesel Adalah penjualan Generating-Set (genset) berkualitas import (builtup) bagi anda yang membutuhkan product berkualitas serta pengadaan yang cepat urgent tanpa berbelit-belit, Genset kami di lengkapi dengan dokumen Certificate Of Original , Manual book engine dan manual book generator, Kami sediakan Genset kapasitas 10 Kva - 650Kva (ANDA PESAN KAMI ANTAR).

Jual Sparepart Genset Doosan Murah di Waropen

Jual Sparepart genset perkins CHINA/LOVOL Kap 100 kva Prime power type 1006TG1A Murah di Palopo

Jual Sparepart genset perkins CHINA/LOVOL Kap 100 kva Prime power type 1006TG1A Murah di Palopo Hubungi : 0821 - 1310 - 3112/(021) 9224 - 2423 PT. Tribuana Diesel Adalah penjualan Generating-Set (genset) berkualitas import (builtup) bagi anda yang membutuhkan product berkualitas serta pengadaan yang cepat urgent tanpa berbelit-belit, Genset kami di lengkapi dengan dokumen Certificate Of Original , Manual book engine dan manual book generator, Kami sediakan Genset kapasitas 10 Kva - 650Kva (ANDA PESAN KAMI ANTAR).

Jual Sparepart genset perkins CHINA/LOVOL Kap 100 kva Prime power type 1006TG1A Murah di Palopo

Jual Sparepart Genset Doosan Murah di Tolikara

Jual Sparepart Genset Doosan Murah di Tolikara Hubungi : 0821 - 1310 - 3112/(021) 9224 - 2423 PT. Tribuana Diesel Adalah penjualan Generating-Set (genset) berkualitas import (builtup) bagi anda yang membutuhkan product berkualitas serta pengadaan yang cepat urgent tanpa berbelit-belit, Genset kami di lengkapi dengan dokumen Certificate Of Original , Manual book engine dan manual book generator, Kami sediakan Genset kapasitas 10 Kva - 650Kva (ANDA PESAN KAMI ANTAR).

Jual Sparepart Genset Doosan Murah di Tolikara

Jual Sparepart genset perkins CHINA/LOVOL Kap 170 kva Prime power type 1106C-P6TAG4 di Sulawesi Barat

Jual Sparepart genset perkins CHINA/LOVOL Kap 170 kva Prime power type 1106C-P6TAG4 di Sulawesi Barat Hubungi : 0821 - 1310 - 3112/(021) 9224 - 2423 PT. Tribuana Diesel Adalah penjualan Generating-Set (genset) berkualitas import (builtup) bagi anda yang membutuhkan product berkualitas serta pengadaan yang cepat urgent tanpa berbelit-belit, Genset kami di lengkapi dengan dokumen Certificate Of Original , Manual book engine dan manual book generator, Kami sediakan Genset kapasitas 10 Kva - 650Kva (ANDA PESAN KAMI ANTAR).

Jual Sparepart genset perkins CHINA/LOVOL Kap 170 kva Prime power type 1106C-P6TAG4 di Sulawesi Barat

Jual Sparepart Genset Doosan Murah di Supiori

Jual Sparepart Genset Doosan Murah di Supiori Hubungi : 0821 - 1310 - 3112/(021) 9224 - 2423 PT. Tribuana Diesel Adalah penjualan Generating-Set (genset) berkualitas import (builtup) bagi anda yang membutuhkan product berkualitas serta pengadaan yang cepat urgent tanpa berbelit-belit, Genset kami di lengkapi dengan dokumen Certificate Of Original , Manual book engine dan manual book generator, Kami sediakan Genset kapasitas 10 Kva - 650Kva (ANDA PESAN KAMI ANTAR).

Jual Sparepart Genset Doosan Murah di Supiori

Jual Sparepart genset perkins CHINA/LOVOL Kap 70 kva Prime power type 1004TG Murah di Wonosobo

Jual Sparepart genset perkins CHINA/LOVOL Kap 70 kva Prime power type 1004TG Murah di Wonosobo Hubungi : 0821 - 1310 - 3112/(021) 9224 - 2423 PT. Tribuana Diesel Adalah penjualan Generating-Set (genset) berkualitas import (builtup) bagi anda yang membutuhkan product berkualitas serta pengadaan yang cepat urgent tanpa berbelit-belit, Genset kami di lengkapi dengan dokumen Certificate Of Original , Manual book engine dan manual book generator, Kami sediakan Genset kapasitas 10 Kva - 650Kva (ANDA PESAN KAMI ANTAR).

Jual Sparepart genset perkins CHINA/LOVOL Kap 70 kva Prime power type 1004TG Murah di Wonosobo

Jual Sparepart Genset Doosan Murah di Sarmi

Jual Sparepart Genset Doosan Murah di Sarmi Hubungi : 0821 - 1310 - 3112/(021) 9224 - 2423 PT. Tribuana Diesel Adalah penjualan Generating-Set (genset) berkualitas import (builtup) bagi anda yang membutuhkan product berkualitas serta pengadaan yang cepat urgent tanpa berbelit-belit, Genset kami di lengkapi dengan dokumen Certificate Of Original , Manual book engine dan manual book generator, Kami sediakan Genset kapasitas 10 Kva - 650Kva (ANDA PESAN KAMI ANTAR).

Jual Sparepart Genset Doosan Murah di Sarmi

Jual Sparepart genset perkins CHINA/LOVOL Kap 100 kva Prime power type 1006TG1A bergaransi dan berkualitas di Sidenreng Rappang

Jual Sparepart genset perkins CHINA/LOVOL Kap 100 kva Prime power type 1006TG1A bergaransi dan berkualitas di Sidenreng Rappang Hubungi : 0821 - 1310 - 3112/(021) 9224 - 2423 PT. Tribuana Diesel Adalah penjualan Generating-Set (genset) berkualitas import (builtup) bagi anda yang membutuhkan product berkualitas serta pengadaan yang cepat urgent tanpa berbelit-belit, Genset kami di lengkapi dengan dokumen Certificate Of Original , Manual book engine dan manual book generator, Kami sediakan Genset kapasitas 10 Kva - 650Kva (ANDA PESAN KAMI ANTAR).

Jual Sparepart genset perkins CHINA/LOVOL Kap 100 kva Prime power type 1006TG1A bergaransi dan berkualitas di Sidenreng Rappang

Jual Sparepart Genset Doosan Murah di Puncak Jaya

Jual Sparepart Genset Doosan Murah di Puncak Jaya Hubungi : 0821 - 1310 - 3112/(021) 9224 - 2423 PT. Tribuana Diesel Adalah penjualan Generating-Set (genset) berkualitas import (builtup) bagi anda yang membutuhkan product berkualitas serta pengadaan yang cepat urgent tanpa berbelit-belit, Genset kami di lengkapi dengan dokumen Certificate Of Original , Manual book engine dan manual book generator, Kami sediakan Genset kapasitas 10 Kva - 650Kva (ANDA PESAN KAMI ANTAR).

Jual Sparepart Genset Doosan Murah di Puncak Jaya

Jual genset cummins kapasitas 10 kva - 650kva di Buton Utara

Jual genset cummins kapasitas 10 kva - 650kva di Buton Utara Hubungi : 0821 - 1310 - 3112/(021) 9224 - 2423 PT. Tribuana Diesel Adalah penjualan Generating-Set (genset) berkualitas import (builtup) bagi anda yang membutuhkan product berkualitas serta pengadaan yang cepat urgent tanpa berbelit-belit, Genset kami di lengkapi dengan dokumen Certificate Of Original , Manual book engine dan manual book generator, Kami sediakan Genset kapasitas 10 Kva - 650Kva (ANDA PESAN KAMI ANTAR).

Jual genset cummins kapasitas 10 kva - 650kva di Buton Utara

Saco-Indonesia.com - Jika sedang pegal dan stres karena banyak pikiran, pijat biasanya dijadikan alternatif utama untuk membuat tubuh rileks.

Saco-Indonesia.com - Jika sedang pegal dan stres karena banyak pikiran, pijat biasanya dijadikan alternatif utama untuk membuat tubuh rileks. Namun ada banyak cara mudah lain yang bisa dilakukan jika beberapa dari Anda ingin rileks tanpa bantuan pijatan. Simak selengkapnya seperti yang dilansir dari Huffington Post berikut ini.

Mendengarkan musik yang menenangkanSebuah penelitian dari tahun 2011 menyebutkan kalau sebuah grup band bernama Marconi Union memiliki lagu yang paling menenangkan berjudul Weightless. Jadi jika ingin rileks, coba dengarkan lagu tersebut.

Memandang ikan dalam akuariumAkuarium bukan sekadar rumah bagi para ikan hias. Sebab menurut peneliti, ikan-ikan dalam akuarium memiliki efek terapi jika dipandang membuat tubuh terasa lebih rileks. Jika tidak punya akuarium di rumah, Anda bisa memandang akuarium virtual di internet karena efeknya tetap sama.

Minum tehCara mudah sekaligus lezat untuk membuat tubuh lebih rileks adalah dengan minum teh. Beberapa teh herbal memang memiliki khasiat kesehatan seperti menurunkan tekanan darah dan menghilangkan stres.

Menarik napas dalam-dalamCemas atau stres sebenarnya bisa diatasi dengan cara menarik napas dalam-dalam. Sebab melalui cara bernapas seperti itu, tubuh mendapat asupan oksigen lebih banyak, darah mengalir lebih lancar, dan pikiran menjadi lebih rileks.

Membayangkan diri terapungTidak perlu pergi berlibur jika ingin rileks, Anda cukup membayangkannya. Misalnya berimajinasi Anda sedang berlibur di pantai dan terapung di lautan. Membayangkan hal yang menyenangkan bisa membuat tubuh lebih rileks.

Itulah beberapa cara paling mudah membuat tubuh rileks. Selamat mencoba!

Editor : Liwon Maulana

Setiap rumah biasanya telah memiliki sofa diruang keluarga ataupun di ruang tamu. Sofa yang telah terawat baik dan bersih akan d

Setiap rumah biasanya telah memiliki sofa diruang keluarga ataupun di ruang tamu. Sofa yang telah terawat baik dan bersih akan dapat membuat ruangan terlihat lebih menarik dan telah memberikan kesan yang baik untuk pemilik rumah. Karena Image si pemilik rumah dipertaruhkan, sofa juga harus dibersihkan secara berkala. Repot? Tentu saja tidak. Untuk dapat membersihkan sofa,Anda hanya perlu melakukan langkah-langkah mudah berikut ini.
Cara bersihkan Sofa Kulit Oscar

Pertama,campurkan deterjen dengan air hingga berbusa. Sikat sofa dengan sikat halus atau sikat gigi di bagian sofa yang kotor dengan halus dengan busa dari air deterjen tersebut. Setelah terasa bersih,keringkan sofa dengan lap kering dengan cara ditekan-tekan atau dijemur. Untuk campuran pembersih,Anda juga dapat mencampurkan sedikit cuka di campuran deterjen air.

Apabila takut deterjen atau cuka akan merusak sofa, maka sebaiknya di coba dahulu di bagian belakang atau pojok yang tidak terlihat.
Cara bersihkan Sofa Kain

Sofa kain sangat berbeda cara memberihkannya dengan sofa oscar. Sofa kain memang lebih gampang kotor tetapi sofa kain lebih mudah di bersihkan, yakni hanya dengan vacum cleaner. Untuk orang yang alergi debu, sebaiknya sofa divacumm setiap hari agar tidak ada debu yang menempel di permukaan sofa.

Cara bersihkan Sofa Kulit Asli

Karena sofa berbahan kulit asli jauh lebih mahal dari pada bahan sofa lainnya, sebaiknya untuk dapat membersihkan sofa jenis ini digunakan cairan pembersih khusus kulit. Cairan ini juga dapat dibeli di toko yang menjual bahan-bahan kulit ataupun di supermarket.

Semua cara membersihkan sofa di atas dapat dilakukan sendiri dirumah dengan pengeluaran biaya atau harga yang murah, sehingga Anda tidak perlu memanggil tukang untuk membersihkan sofa secara khusus. Tetapi apabila sofa Anda telah rusak sedikit dan membutuhkan ganti kain atau service sofa lainnya, silahkan hubungi Subur Furniture karena kami juga telah memberikan jasa mengganti kain, oscar ataupun kulit untuk sofa lama kesayangan Anda dengan harga yang murah.

Selain untuk rumah terlihat lebih rapi, bagus, dan terawat, sofa yang bersihpun juga akan membuat anak kita yang tidur diatas sofa lebih pulas dan aman. Jadi tips untuk membersihkan sofa ini boleh dishare untuk teman-teman yang lain agar tamu yang datang atau keluarga yang pakai sofa dapat duduk dengan bersih.

 

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah kembali akan memeriksa Ratu Atut Chosiyah (RAC). Gubernur Banten itu adalah tersangka dalam kasus suap Pilkada Lebak di Mahkamah Konstitusi (MK). "(RAC) telah Diperiksa sebagai tersangka," kata Kepala bagian pemberitaan dan informasi KPK, Priharsa Nugraha saat dikonfirmasi, Selasa (11/3).

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah kembali akan memeriksa Ratu Atut Chosiyah (RAC). Gubernur Banten itu adalah tersangka dalam kasus suap Pilkada Lebak di Mahkamah Konstitusi (MK).

"(RAC) telah Diperiksa sebagai tersangka," kata Kepala bagian pemberitaan dan informasi KPK, Priharsa Nugraha saat dikonfirmasi, Selasa (11/3).

Ratu Atut tiba dengan mobil tahanan. Memakai rompi tahanan KPK, dia telah memilih diam dan melenggang masuk menuju ruang penyidikan.

KPK telah resmi menetapkan Atut sebagai tersangka dalam dugaan penerimaan hadiah atau janji kepada Akil Mochtar berkaitan dengan penanganan sengketa Pilkada Lebak Banten. Atut diduga turut serta bersama adiknya Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan menyuap Akil, selaku Ketua MK yang menangani perkara tersebut.

Diduga duit suap Rp 1 miliar itu berasal dari Atut. Atut juga diduga telah memberikan perintah penyuapan kepada Akil untuk penanganan sengketa tersebut.

Selain telah menjadi tersangka di kasus ini, Atut juga tersangka dalam dugaan korupsi pengadaan alkes di Dinkes Banten.

saco-indonesia.com, Akibat dari perebutan lahan persawahan, menantu dan mertua, Sardiansyah yang berusia (35) tahun dan Muhammad

saco-indonesia.com, Akibat dari perebutan lahan persawahan, menantu dan mertua, Sardiansyah yang berusia (35) tahun dan Muhammad Jude yang berusia (56) tahun telah terlibat duel dengan menggunakan senjata tajam di tengah pesawahan Pangkrat, Desa Maronge, Kabupaten Sumbawa. Akibat dari perkelahian tersebut, keduanya telah mengalami luka tebasan.

Kapolsek Plampang Iptu Mathias AW ketika dihubungi , juga mengatakan, perkelahian antara menantu dan kakak mertuanya itu berlatar belakang memperebutkan lahan pesawahan.

Dia melanjutkan, sebelumnya dua tahun yang lalu lahan itu telah diperebutkan oleh Muhammad Jude dengan saudara kandungnya, Saleh Jude, yang juga merupakan mertua dari Sardiansyah.

"Persoalan ini juga sempat ditangani oleh pihak Pospol Maronge, di mana lahan yang telah diperebutkan tersebut kemudian telah dikuasai oleh Saleh Jude. Akhirnya, lahan sawah itu diserahkan kepada menantunya, Sardiansyah, yang sudah setahun terakhir ini mengelolanya," ujar Mathias.

Pada Senin (30/12) siang, Muhammad Jude datang dan membajak lahan itu, yang rencananya juga akan digunakan untuk bercocok tanam.

Sardiansyah pun telah keberatan melihat aksi Muhammad Jude, hingga menegur kakak dari mertuanya itu. Saling ngotot, Sardiansyah dan Muhammad Jude akhirnya telah terlibat 'duel' dengan sengit.

Perkelahian di lokasi pesawahan Pangkrat, Desa Maronge, Kecamatan Maronge itu telah mengakibatkan Sardiansyah, guru ngaji di Dusun Unter Ngengas, Desa Maronge, hingga menderita luka di bagian wajahnya.

Sedangkan Muhammad Jude, warga Dusun Sekayu, Desa Berora, Lopok, telah mengalami luka serius karena dadanya tertusuk pisau dan hingga kini masih harus menjalani perawatan medis di RSUD Sumbawa.

"Sardiansyah kemudian telah mendatangi Polsek Plampang untuk dapat melaporkan kasus itu secara resmi, dia diserang dengan menggunakan parang, dan melakukan upaya untuk membela diri, hingga ujung parang yang dipegang Muhammad Jude mengenai badannya sendiri.

"Keterangan ini masih sepihak, karena kami belum meminta keterangan dari terlapor (Muhammad Jude) yang kini masih berbaring di RSUD Sumbawa. Menurut informasi keluarganya, pihak Muhammad Jude juga akan melaporkan kasus yang sama," ujar Mathias.

Dikatakan Mathias, pihaknya juga akan mengoordinasikan kasus ini dengan Polres Sumbawa untuk mendapat petunjuk lebih lanjut, apakah penanganannya dilakukan di Polsek atau di Polres.


Editor : Dian sukmawati

Profile PT. FAJAR ALAM SEJATI Tour Travel (FAS) divisi Marketing PT. Fajar Berkah Ilahi Tour Travel (FBI). Berawal dari tuntu

Profile PT. FAJAR ALAM SEJATI Tour Travel (FAS) divisi Marketing PT. Fajar Berkah Ilahi Tour Travel (FBI).

Berawal dari tuntutan umat untuk melayani tamu Allah melaksanakan rukun islam yang ke-5 , PT. Fajar Alam Sejati (FAS) telah menjadi salah satu dari sekian penyelenggara Kepercayaan yang telah diberikan oleh lebih dari10.000 orang umat pemakai jasa, telah mengantar kami untuk mengembangkan sayap dengan ditunjang oleh jaringan kerja internasional.

Bernaung sebagai divisi TourTravel FBI mempunyai komitmen yang kuat sebagai amanah yang harus diemban didalam memberikan bimbingan dan tuntunan serta pelayanan dibidang wisata islami.

Travel Umroh PT. Fajar Alam Sejati adalah sebuah perusahaan yang berdiri dibawah perundang-undangan Republik Indonesia, dimiliki oleh ibu. Hj. Yuliani Dawanis (pensiunan Departemen Agama RI bagian urusan Haji dan Umroh) dan  melalui Surat Izin Usaha Biro Perjalanan Wisata dari Departemen Pariwisata, Seni dan Budaya.

Sejak tahun 2010 PT. Fajar Alam Sejati membuka divisi Marketing PT. Fajar Berkah Ilahi (FBI). Yang di nahkodai oleh anak beliau yaitu. Bp. H. Yaser Boma Dawanis bertindak sebagai direktur utama, memberikan sinergi dan peningkatan pelayanan ymenjadi lebih baik lagi dalam melayani para jamaah haji dan umroh Perjalanan panjang telah dilalui dengan telah memberangkatkan ribuan jamaah umroh maupun haji plus sejak 1998

Travel Umroh ini terdaftar resmi dalam keanggotaan HIMPUH (Himpunan Penyelenggara Umroh dan Haji) yang resmi diakui pemerintah

Selain fokus dibidang bisnis penjualan tiket pesawat, voucher hotel dan paket tour, saat ini Fajar Alam Sejati dan Travel juga terfokus di dalam core bisnis di bidang Penyelenggaraan Ibadah Haji Khusus dan Umroh. Sehingga Fajar Alam Sejati dan  Travel juga dilengkapi dengan Surat Izin dan legalitas Penyelenggara Perjalanan Umroh dan perjalanan Haji Khusus dari Dirjen BIMAS Islam dan Penyelenggaraan Haji bernomor D/350 Tahun 2004 Untuk menopang core bisnisnya, Fajar Alam Sejati dan Travel juga menetapkan ticketing sebagai supporting bisnis, karena secara langsung memang memiliki fungsi untuk memperlancar proses pelaksanaan perjalanan Haji Khusus dan Umroh.

Kami berprinsip bahwa dalam menjalankan bisnis ini kami menitik beratkan pada kepuasan pelanggan, integritas, kualitas, komitmen, team work, kompetitif, serta inisiatif. Akhir kata, inilah program kami satu tahun dan pilihan program perjalanan yang anda inginkan, dan kami akan berusaha untuk menjadi teman dalam perjalanan suci anda.

Informasi Haji Plus dan Umroh

Hubungi :

PT. Fajar berkah Ilahi
Rukan ARNADIA
Jln. Raden Saleh Kav. DKI Blok 10 No. 30D
Meruya Utara , Jakarta Barat


Hubungi Kami:
021 71687778
0812 8888 1830

Whatsapp :
0817 829 830
0816 844321

Blackberry Pin:
75FAFE5D
2A6D3EF4
28E024A2

Line ID   : hajiumroh
Twitter   : @hajiumrah
Email      : travelfbi@gmail.com
Website  : www.hajiplusumrah.com

Website :  
www.fbitravel.net  
www.hajiplusumrah.com

Fan Pages FB :  Fajar Berkah Ilahi
Twitter : @hajiumrah

Sumber : http://www.hajiplusumrah.com

Baca Artikel Lainnya : KHALISTA TOUR

Lenovo telah menegaskan akan mempertahankan merek Motorola setelah vendor asal China itu mengakuisisi vendor ponsel tersebut.

Lenovo telah menegaskan akan mempertahankan merek Motorola setelah vendor asal China itu mengakuisisi vendor ponsel tersebut.

"Motorola juga merupakan brand yang sangat kuat di AS dan Eropa. Seperti halnya produk-produk IBM, kami juga akan mempertahankan merek Motorola selain tetap mengembangkan smartphone merek Lenovo," ujar Country General Manager Lenovo Indonesia Rajesh thadani.

Menurut dia, saat ini pihaknya dan Motorola tengah dalam masa transmisi dan konsolidasi bisnis, sehingga belum dapat diketahui rencana Lenovo ke depan terhadap Motorola.

Namun, kata Rajesh, akuisisi Motorola dan unit bisnis server x86 IBM makin melengkapi portofolio Lenovo dan sekaligus memperkuat bisnis smartphone, PC, dan tabletnya di level global.

Lenovo telah resmi mengakuisisi divisi ponsel Motorola dari Google Inc senilai USD 2,91 miliar. Angka ini juga merupakan nilai akuisisi terbesar di industri teknologi di China.

Dikutip dari GSMArena, sebagai bagian dari akuisisi tersebut, Google juga akan mempertahankan sebagian besar portofolio paten Motorola seperti current applications dan invention disclosures. Lenovo sendiri juga akan mengakuisisi sekitar 2 ribu paten disamping merek Motorola Mobility dan merek dagang Motorola.

saco-indonesia.com, Pelaku utama penembak polisi Brigadir Anunerta Nurul Affandi, masih buron. Polda Jabar telah merilis foto wa

saco-indonesia.com, Pelaku utama penembak polisi Brigadir Anunerta Nurul Affandi, masih buron. Polda Jabar telah merilis foto wajah penembak anggota Serse Polsek Kalapanunggal, Bogor, Jawa Barat.  Pelaku Muhamad Sugandi alias Muklis sudah resmi masuk Daftar Pencarian orang (DPO).

“ Pria itu juga sudah resmi ditetapkan jadi DPO,“ tandas Kasubdit IiI Jatanras Ditreskrium Polda Jabar, AKBP Murjoko Budoyono. Dia juga menjelaskan, tim gabungan Polda Jabar dan Polres Bogor terus akan memburu pelaku yang telah menembak anggota polisi di warung makanan tak jauh dari mapolsek tempat korban bertugas. Dari hasil pengejaran tim berhasil menangkap seorang tersangka K di kawasan Bandar Lampung.

Diberitakan, Brigadir Anumerta Nurul tewas ditembak dua bandit jalanan di Bogor. Korban ditembak saat tengah makan siang di warung. Almarhum memergoki pelaku yang mencuri motor. Tanpa diduga sebelumnya salah seorang pelaku mencabut pistol dan menembak almarhum.

Buntut peritiwa tersebut Polda Jabar telah memberikan santunan pendidikan dan kesehatan Rp100 juta untuk anak almarhum bernama Muhamad Zaidan yang berusia 4 bulan.


Editor : Dian Sukmawati

Penggusuran kios pedagang di Stasiun Universitas Indonesia hari ini, Rabu, 29 Mei 2013, diwarnai ketegangan. Ratusan petugas penggusuran dari PT Kereta Api Indonesia ditahan oleh aksi protes pedagang dan mahasiswa UI. Awalnya, penggusuran yang dilakukan mulai pukul 07.30 ini berjalan tanpa kendala. Ribuan petugas dan polisi langsung menguasai stasiun dan melakukan penggusuran kios di atas peron dan kios di bawah peron. (Pedagang di Stasiun UI Ditertibkan Hari Ini)

Penggusuran kios pedagang di Stasiun Universitas Indonesia hari ini, Rabu, 29 Mei 2013, diwarnai ketegangan. Ratusan petugas penggusuran dari PT Kereta Api Indonesia ditahan oleh aksi protes pedagang dan mahasiswa UI.

Awalnya, penggusuran yang dilakukan mulai pukul 07.30 ini berjalan tanpa kendala. Ribuan petugas dan polisi langsung menguasai stasiun dan melakukan penggusuran kios di atas peron dan kios di bawah peron. (Pedagang di Stasiun UI Ditertibkan Hari Ini)

"Kami melakukan protes damai karena ini bukan penataan, tapi penggusuran, maknanya beda," kata Ketua BEM UI Ali Abdillah di lokasi, Rabu, 29 Mei 2013. Ali mengatakan, mereka akan bertahan di toko yang belum tergusur di sisi timur rel arah Jakarta.

Ketegangan berawal saat petugas hendak merobohkan kios di bawah stasiun sisi timur rel, yang masih dijadikan tempat bertahan oleh para mahasiswa. Tiba-tiba para petugas berteriak karena mendapat lemparan batu. Petugas pun membalas lemparan batu ke arah mahasiswa.

"Polisi harus tanggung jawab, bagaimana ini?" kata seorang mahasiswa yang mengadu kepada polisi saat kejadian itu.

Lempar- lemparan batu terjadi sekitar 10 menit. Beruntung, ratusan polisi yang mengamankan penggusuran langsung menguasai lokasi dan memisahkan mahasiswa dan petugas. Polisi akhirnya mengambil keputusan agar mahasiswa dan selain petugas keluar dari lokasi penggusuran.

"Rekan-rekan, selain petugas, semuanya keluar dari lokasi," kata Kepala Bagian Operasional Polresta Depok, Komisaris Suratno, di lokasi. Petugas pun langsung mensterilkan lokasi.

Mahasiswa kemudian mundur dari kios yang hendak digusur dan menyediakan diri untuk menuntut PT KAI secara hukum. "Kami akan tempuh jalur hukum," kata Ali Abdillah.

Seperti diketahui, PT Kereta Api Indonesia akan membersihkan stasiun tersebut dari pedagang guna menerapkan sistem tiket elektronik (e- ticketing) hari ini, Rabu, 29 Mei 2013. Apabila lahan stasiun steril dari pedagang, PT KAI akan membuat gate e-ticketing.

Sekitar 1.500 petugas gabungan PT KAI dan Polresta Depok ikut dalam penggusuran ini. Adapun kios yang akan digusur sekitar 80 kios, yaitu 50 di atas peron dan 30 kios berada di sisi kiri dan kanan rel setelah Stasiun UI. Sampai saat ini, penertiban masih berlangsung.

Dijual Tanah 7000-an m2 berkontur, pemandangan bagus, ada rumah tinggal, Kolam ikan 5 buah, Sawah, air melimpah, udaranya sangat

Dijual Tanah 7000-an m2 berkontur, pemandangan bagus, ada rumah tinggal, Kolam ikan 5 buah, Sawah, air melimpah, udaranya sangat sejuk, tidak perlu AC, cocok untuk Villa, pinggir jalan raya dan dilewati angkot. Lokasi 2 Km masuk dari Bohlam (Lido), Pinggir Jalan Raya, Jalan 2 mobil, daerah Cigombong. Harga Rp 200.000/m2 termasuk rumah. Hub : Ibu Henny / Gerard - 0813.1909.7576 atau 0818.784144, (021) 705-37550 & (021) 885-7885 atau Email : gbinilang@yahoo.com

“It was really nice to play with other women and not have this underlying tone of being at each other’s throats.”

As governor, Mr. Walker alienated Republicans and his fellow Democrats, particularly the Democratic powerhouse Richard J. Daley, the mayor of Chicago.

Joseph Lechleider

Mr. Lechleider helped invent DSL technology, which enabled phone companies to offer high-speed web access over their infrastructure of copper wires.

Imagine an elite professional services firm with a high-performing, workaholic culture. Everyone is expected to turn on a dime to serve a client, travel at a moment’s notice, and be available pretty much every evening and weekend. It can make for a grueling work life, but at the highest levels of accounting, law, investment banking and consulting firms, it is just the way things are.

Except for one dirty little secret: Some of the people ostensibly turning in those 80- or 90-hour workweeks, particularly men, may just be faking it.

Many of them were, at least, at one elite consulting firm studied by Erin Reid, a professor at Boston University’s Questrom School of Business. It’s impossible to know if what she learned at that unidentified consulting firm applies across the world of work more broadly. But her research, published in the academic journal Organization Science, offers a way to understand how the professional world differs between men and women, and some of the ways a hard-charging culture that emphasizes long hours above all can make some companies worse off.

Photo
 
Credit Peter Arkle

Ms. Reid interviewed more than 100 people in the American offices of a global consulting firm and had access to performance reviews and internal human resources documents. At the firm there was a strong culture around long hours and responding to clients promptly.

“When the client needs me to be somewhere, I just have to be there,” said one of the consultants Ms. Reid interviewed. “And if you can’t be there, it’s probably because you’ve got another client meeting at the same time. You know it’s tough to say I can’t be there because my son had a Cub Scout meeting.”

Some people fully embraced this culture and put in the long hours, and they tended to be top performers. Others openly pushed back against it, insisting upon lighter and more flexible work hours, or less travel; they were punished in their performance reviews.

The third group is most interesting. Some 31 percent of the men and 11 percent of the women whose records Ms. Reid examined managed to achieve the benefits of a more moderate work schedule without explicitly asking for it.

They made an effort to line up clients who were local, reducing the need for travel. When they skipped work to spend time with their children or spouse, they didn’t call attention to it. One team on which several members had small children agreed among themselves to cover for one another so that everyone could have more flexible hours.

A male junior manager described working to have repeat consulting engagements with a company near enough to his home that he could take care of it with day trips. “I try to head out by 5, get home at 5:30, have dinner, play with my daughter,” he said, adding that he generally kept weekend work down to two hours of catching up on email.

Despite the limited hours, he said: “I know what clients are expecting. So I deliver above that.” He received a high performance review and a promotion.

What is fascinating about the firm Ms. Reid studied is that these people, who in her terminology were “passing” as workaholics, received performance reviews that were as strong as their hyper-ambitious colleagues. For people who were good at faking it, there was no real damage done by their lighter workloads.

It calls to mind the episode of “Seinfeld” in which George Costanza leaves his car in the parking lot at Yankee Stadium, where he works, and gets a promotion because his boss sees the car and thinks he is getting to work earlier and staying later than anyone else. (The strategy goes awry for him, and is not recommended for any aspiring partners in a consulting firm.)

A second finding is that women, particularly those with young children, were much more likely to request greater flexibility through more formal means, such as returning from maternity leave with an explicitly reduced schedule. Men who requested a paternity leave seemed to be punished come review time, and so may have felt more need to take time to spend with their families through those unofficial methods.

The result of this is easy to see: Those specifically requesting a lighter workload, who were disproportionately women, suffered in their performance reviews; those who took a lighter workload more discreetly didn’t suffer. The maxim of “ask forgiveness, not permission” seemed to apply.

It would be dangerous to extrapolate too much from a study at one firm, but Ms. Reid said in an interview that since publishing a summary of her research in Harvard Business Review she has heard from people in a variety of industries describing the same dynamic.

High-octane professional service firms are that way for a reason, and no one would doubt that insane hours and lots of travel can be necessary if you’re a lawyer on the verge of a big trial, an accountant right before tax day or an investment banker advising on a huge merger.

But the fact that the consultants who quietly lightened their workload did just as well in their performance reviews as those who were truly working 80 or more hours a week suggests that in normal times, heavy workloads may be more about signaling devotion to a firm than really being more productive. The person working 80 hours isn’t necessarily serving clients any better than the person working 50.

In other words, maybe the real problem isn’t men faking greater devotion to their jobs. Maybe it’s that too many companies reward the wrong things, favoring the illusion of extraordinary effort over actual productivity.

A former member of the Boston Symphony Orchestra, Mr. Smedvig helped found the wide-ranging Empire Brass quintet.

Pronovost, who played for the Red Wings, was not a prolific scorer, but he was a consummate team player with bruising checks and fearless bursts up the ice that could puncture a defense.

WASHINGTON — The former deputy director of the C.I.A. asserts in a forthcoming book that Republicans, in their eagerness to politicize the killing of the American ambassador to Libya, repeatedly distorted the agency’s analysis of events. But he also argues that the C.I.A. should get out of the business of providing “talking points” for administration officials in national security events that quickly become partisan, as happened after the Benghazi attack in 2012.

The official, Michael J. Morell, dismisses the allegation that the United States military and C.I.A. officers “were ordered to stand down and not come to the rescue of their comrades,” and he says there is “no evidence” to support the charge that “there was a conspiracy between C.I.A. and the White House to spin the Benghazi story in a way that would protect the political interests of the president and Secretary Clinton,” referring to the secretary of state at the time, Hillary Rodham Clinton.

But he also concludes that the White House itself embellished some of the talking points provided by the Central Intelligence Agency and had blocked him from sending an internal study of agency conclusions to Congress.

Photo
 
Michael J. Morell Credit Mark Wilson/Getty Images

“I finally did so without asking,” just before leaving government, he writes, and after the White House released internal emails to a committee investigating the State Department’s handling of the issue.

A lengthy congressional investigation remains underway, one that many Republicans hope to use against Mrs. Clinton in the 2016 election cycle.

In parts of the book, “The Great War of Our Time” (Twelve), Mr. Morell praises his C.I.A. colleagues for many successes in stopping terrorist attacks, but he is surprisingly critical of other C.I.A. failings — and those of the National Security Agency.

Soon after Mr. Morell retired in 2013 after 33 years in the agency, President Obama appointed him to a commission reviewing the actions of the National Security Agency after the disclosures of Edward J. Snowden, a former intelligence contractor who released classified documents about the government’s eavesdropping abilities. Mr. Morell writes that he was surprised by what he found.

Advertisement

“You would have thought that of all the government entities on the planet, the one least vulnerable to such grand theft would have been the N.S.A.,” he writes. “But it turned out that the N.S.A. had left itself vulnerable.”

He concludes that most Wall Street firms had better cybersecurity than the N.S.A. had when Mr. Snowden swept information from its systems in 2013. While he said he found himself “chagrined by how well the N.S.A. was doing” compared with the C.I.A. in stepping up its collection of data on intelligence targets, he also sensed that the N.S.A., which specializes in electronic spying, was operating without considering the implications of its methods.

“The N.S.A. had largely been collecting information because it could, not necessarily in all cases because it should,” he says.

The book is to be released next week.

Mr. Morell was a career analyst who rose through the ranks of the agency, and he ended up in the No. 2 post. He served as President George W. Bush’s personal intelligence briefer in the first months of his presidency — in those days, he could often be spotted at the Starbucks in Waco, Tex., catching up on his reading — and was with him in the schoolhouse in Florida on the morning of Sept. 11, 2001, when the Bush presidency changed in an instant.

Mr. Morell twice took over as acting C.I.A. director, first when Leon E. Panetta was appointed secretary of defense and then when retired Gen. David H. Petraeus resigned over an extramarital affair with his biographer, a relationship that included his handing her classified notes of his time as America’s best-known military commander.

Mr. Morell says he first learned of the affair from Mr. Petraeus only the night before he resigned, and just as the Benghazi events were turning into a political firestorm. While praising Mr. Petraeus, who had told his deputy “I am very lucky” to run the C.I.A., Mr. Morell writes that “the organization did not feel the same way about him.” The former general “created the impression through the tone of his voice and his body language that he did not want people to disagree with him (which was not true in my own interaction with him),” he says.

But it is his account of the Benghazi attacks — and how the C.I.A. was drawn into the debate over whether the Obama White House deliberately distorted its account of the death of Ambassador J. Christopher Stevens — that is bound to attract attention, at least partly because of its relevance to the coming presidential election. The initial assessments that the C.I.A. gave to the White House said demonstrations had preceded the attack. By the time analysts reversed their opinion, Susan E. Rice, now the national security adviser, had made a series of statements on Sunday talk shows describing the initial assessment. The controversy and other comments Ms. Rice made derailed Mr. Obama’s plan to appoint her as secretary of state.

The experience prompted Mr. Morell to write that the C.I.A. should stay out of the business of preparing talking points — especially on issues that are being seized upon for “political purposes.” He is critical of the State Department for not beefing up security in Libya for its diplomats, as the C.I.A., he said, did for its employees.

But he concludes that the assault in which the ambassador was killed took place “with little or no advance planning” and “was not well organized.” He says the attackers “did not appear to be looking for Americans to harm. They appeared intent on looting and conducting some vandalism,” setting fires that killed Mr. Stevens and a security official, Sean Smith.

Mr. Morell paints a picture of an agency that was struggling, largely unsuccessfully, to understand dynamics in the Middle East and North Africa when the Arab Spring broke out in late 2011 in Tunisia. The agency’s analysts failed to see the forces of revolution coming — and then failed again, he writes, when they told Mr. Obama that the uprisings would undercut Al Qaeda by showing there was a democratic pathway to change.

“There is no good explanation for our not being able to see the pressures growing to dangerous levels across the region,” he writes. The agency had again relied too heavily “on a handful of strong leaders in the countries of concern to help us understand what was going on in the Arab street,” he says, and those leaders themselves were clueless.

Moreover, an agency that has always overvalued secretly gathered intelligence and undervalued “open source” material “was not doing enough to mine the wealth of information available through social media,” he writes. “We thought and told policy makers that this outburst of popular revolt would damage Al Qaeda by undermining the group’s narrative,” he writes.

Instead, weak governments in Egypt, and the absence of governance from Libya to Yemen, were “a boon to Islamic extremists across both the Middle East and North Africa.”

Mr. Morell is gentle about most of the politicians he dealt with — he expresses admiration for both Mr. Bush and Mr. Obama, though he accuses former Vice President Dick Cheney of deliberately implying a connection between Al Qaeda and Iraq that the C.I.A. had concluded probably did not exist. But when it comes to the events leading up to the Bush administration’s decision to go to war in Iraq, he is critical of his own agency.

Mr. Morell concludes that the Bush White House did not have to twist intelligence on Saddam Hussein’s alleged effort to rekindle the country’s work on weapons of mass destruction.

“The view that hard-liners in the Bush administration forced the intelligence community into its position on W.M.D. is just flat wrong,” he writes. “No one pushed. The analysts were already there and they had been there for years, long before Bush came to office.”

The magical quality Mr. Lesnie created in shooting the “Babe” films caught the eye of the director Peter Jackson, who chose him to film the fantasy epic.