Sparpart genset murah genset perkins genset foton genset cummins murah genset lovol 100 kva harga

Jual Sparepart Genset Doosan Murah di Teluk Wondama

Jual Sparepart Genset Doosan Murah di Teluk Wondama Hubungi : 0821 - 1310 - 3112/(021) 9224 - 2423 PT. Tribuana Diesel Adalah penjualan Generating-Set (genset) berkualitas import (builtup) bagi anda yang membutuhkan product berkualitas serta pengadaan yang cepat urgent tanpa berbelit-belit, Genset kami di lengkapi dengan dokumen Certificate Of Original , Manual book engine dan manual book generator, Kami sediakan Genset kapasitas 10 Kva - 650Kva (ANDA PESAN KAMI ANTAR).

Jual Sparepart Genset Doosan Murah di Teluk Wondama

Jual genset perkins CHINA/LOVOL Kap 70 kva Prime power type 1004TG bergaransi dan berkualitas di Manggarai Barat

Jual genset perkins CHINA/LOVOL Kap 70 kva Prime power type 1004TG bergaransi dan berkualitas di Manggarai Barat Hubungi : 0821 - 1310 - 3112/(021) 9224 - 2423 PT. Tribuana Diesel Adalah penjualan Generating-Set (genset) berkualitas import (builtup) bagi anda yang membutuhkan product berkualitas serta pengadaan yang cepat urgent tanpa berbelit-belit, Genset kami di lengkapi dengan dokumen Certificate Of Original , Manual book engine dan manual book generator, Kami sediakan Genset kapasitas 10 Kva - 650Kva (ANDA PESAN KAMI ANTAR).

Jual genset perkins CHINA/LOVOL Kap 70 kva Prime power type 1004TG bergaransi dan berkualitas di Manggarai Barat

Jual Sparepart Genset Doosan Murah di Teluk Bintuni

Jual Sparepart Genset Doosan Murah di Teluk Bintuni Hubungi : 0821 - 1310 - 3112/(021) 9224 - 2423 PT. Tribuana Diesel Adalah penjualan Generating-Set (genset) berkualitas import (builtup) bagi anda yang membutuhkan product berkualitas serta pengadaan yang cepat urgent tanpa berbelit-belit, Genset kami di lengkapi dengan dokumen Certificate Of Original , Manual book engine dan manual book generator, Kami sediakan Genset kapasitas 10 Kva - 650Kva (ANDA PESAN KAMI ANTAR).

Jual Sparepart Genset Doosan Murah di Teluk Bintuni

Jual Genset Cummins 500 kva di Nagekeo

Jual Genset Cummins 500 kva di Nagekeo Hubungi : 0821 - 1310 - 3112/(021) 9224 - 2423 PT. Tribuana Diesel Adalah penjualan Generating-Set (genset) berkualitas import (builtup) bagi anda yang membutuhkan product berkualitas serta pengadaan yang cepat urgent tanpa berbelit-belit, Genset kami di lengkapi dengan dokumen Certificate Of Original , Manual book engine dan manual book generator, Kami sediakan Genset kapasitas 10 Kva - 650Kva (ANDA PESAN KAMI ANTAR).

Jual Genset Cummins 500 kva di Nagekeo

Jual Sparepart Genset Doosan Murah di Tambrauw

Jual Sparepart Genset Doosan Murah di Tambrauw Hubungi : 0821 - 1310 - 3112/(021) 9224 - 2423 PT. Tribuana Diesel Adalah penjualan Generating-Set (genset) berkualitas import (builtup) bagi anda yang membutuhkan product berkualitas serta pengadaan yang cepat urgent tanpa berbelit-belit, Genset kami di lengkapi dengan dokumen Certificate Of Original , Manual book engine dan manual book generator, Kami sediakan Genset kapasitas 10 Kva - 650Kva (ANDA PESAN KAMI ANTAR).

Jual Sparepart Genset Doosan Murah di Tambrauw

Jual Sparepart genset cummins kapasitas 10 kva - 650kva Murah di Aceh Besar

Jual Sparepart genset cummins kapasitas 10 kva - 650kva Murah di Aceh Besar Hubungi : 0821 - 1310 - 3112/(021) 9224 - 2423 PT. Tribuana Diesel Adalah penjualan Generating-Set (genset) berkualitas import (builtup) bagi anda yang membutuhkan product berkualitas serta pengadaan yang cepat urgent tanpa berbelit-belit, Genset kami di lengkapi dengan dokumen Certificate Of Original , Manual book engine dan manual book generator, Kami sediakan Genset kapasitas 10 Kva - 650Kva (ANDA PESAN KAMI ANTAR).

Jual Sparepart genset cummins kapasitas 10 kva - 650kva Murah di Aceh Besar

Jual Sparepart Genset Doosan Murah di Sorong Selatan

Jual Sparepart Genset Doosan Murah di Sorong Selatan Hubungi : 0821 - 1310 - 3112/(021) 9224 - 2423 PT. Tribuana Diesel Adalah penjualan Generating-Set (genset) berkualitas import (builtup) bagi anda yang membutuhkan product berkualitas serta pengadaan yang cepat urgent tanpa berbelit-belit, Genset kami di lengkapi dengan dokumen Certificate Of Original , Manual book engine dan manual book generator, Kami sediakan Genset kapasitas 10 Kva - 650Kva (ANDA PESAN KAMI ANTAR).

Jual Sparepart Genset Doosan Murah di Sorong Selatan

Jual GENSET CUMMIS 1500KVA di Nunukan

Jual GENSET CUMMIS 1500KVA di Nunukan Hubungi : 0821 - 1310 - 3112/(021) 9224 - 2423 PT. Tribuana Diesel Adalah penjualan Generating-Set (genset) berkualitas import (builtup) bagi anda yang membutuhkan product berkualitas serta pengadaan yang cepat urgent tanpa berbelit-belit, Genset kami di lengkapi dengan dokumen Certificate Of Original , Manual book engine dan manual book generator, Kami sediakan Genset kapasitas 10 Kva - 650Kva (ANDA PESAN KAMI ANTAR).

Jual GENSET CUMMIS 1500KVA di Nunukan

Jual Sparepart Genset Doosan Murah di Sorong

Jual Sparepart Genset Doosan Murah di Sorong Hubungi : 0821 - 1310 - 3112/(021) 9224 - 2423 PT. Tribuana Diesel Adalah penjualan Generating-Set (genset) berkualitas import (builtup) bagi anda yang membutuhkan product berkualitas serta pengadaan yang cepat urgent tanpa berbelit-belit, Genset kami di lengkapi dengan dokumen Certificate Of Original , Manual book engine dan manual book generator, Kami sediakan Genset kapasitas 10 Kva - 650Kva (ANDA PESAN KAMI ANTAR).

Jual Sparepart Genset Doosan Murah di Sorong

Jual Sparepart Genset Cummins 80Kva di Kulon Progo

Jual Sparepart Genset Cummins 80Kva di Kulon Progo Hubungi : 0821 - 1310 - 3112/(021) 9224 - 2423 PT. Tribuana Diesel Adalah penjualan Generating-Set (genset) berkualitas import (builtup) bagi anda yang membutuhkan product berkualitas serta pengadaan yang cepat urgent tanpa berbelit-belit, Genset kami di lengkapi dengan dokumen Certificate Of Original , Manual book engine dan manual book generator, Kami sediakan Genset kapasitas 10 Kva - 650Kva (ANDA PESAN KAMI ANTAR).

Jual Sparepart Genset Cummins 80Kva di Kulon Progo

Jual Sparepart Genset Doosan Murah di Raja Ampat

Jual Sparepart Genset Doosan Murah di Raja Ampat Hubungi : 0821 - 1310 - 3112/(021) 9224 - 2423 PT. Tribuana Diesel Adalah penjualan Generating-Set (genset) berkualitas import (builtup) bagi anda yang membutuhkan product berkualitas serta pengadaan yang cepat urgent tanpa berbelit-belit, Genset kami di lengkapi dengan dokumen Certificate Of Original , Manual book engine dan manual book generator, Kami sediakan Genset kapasitas 10 Kva - 650Kva (ANDA PESAN KAMI ANTAR).

Jual Sparepart Genset Doosan Murah di Raja Ampat

Jual Sparepart genset perkins CHINA/LOVOL Kap 150 kva Prime power type 1106C-P6TAG3 bergaransi dan berkualitas di Merangin

Jual Sparepart genset perkins CHINA/LOVOL Kap 150 kva Prime power type 1106C-P6TAG3 bergaransi dan berkualitas di Merangin Hubungi : 0821 - 1310 - 3112/(021) 9224 - 2423 PT. Tribuana Diesel Adalah penjualan Generating-Set (genset) berkualitas import (builtup) bagi anda yang membutuhkan product berkualitas serta pengadaan yang cepat urgent tanpa berbelit-belit, Genset kami di lengkapi dengan dokumen Certificate Of Original , Manual book engine dan manual book generator, Kami sediakan Genset kapasitas 10 Kva - 650Kva (ANDA PESAN KAMI ANTAR).

Jual Sparepart genset perkins CHINA/LOVOL Kap 150 kva Prime power type 1106C-P6TAG3 bergaransi dan berkualitas di Merangin

Jual Sparepart Genset Doosan Murah di Maybrat

Jual Sparepart Genset Doosan Murah di Maybrat Hubungi : 0821 - 1310 - 3112/(021) 9224 - 2423 PT. Tribuana Diesel Adalah penjualan Generating-Set (genset) berkualitas import (builtup) bagi anda yang membutuhkan product berkualitas serta pengadaan yang cepat urgent tanpa berbelit-belit, Genset kami di lengkapi dengan dokumen Certificate Of Original , Manual book engine dan manual book generator, Kami sediakan Genset kapasitas 10 Kva - 650Kva (ANDA PESAN KAMI ANTAR).

Jual Sparepart Genset Doosan Murah di Maybrat

Jual Sparepart Genset Cummins 30Kva Built Up Murah di Kepulauan Bangka Belitung

Jual Sparepart Genset Cummins 30Kva Built Up Murah di Kepulauan Bangka Belitung Hubungi : 0821 - 1310 - 3112/(021) 9224 - 2423 PT. Tribuana Diesel Adalah penjualan Generating-Set (genset) berkualitas import (builtup) bagi anda yang membutuhkan product berkualitas serta pengadaan yang cepat urgent tanpa berbelit-belit, Genset kami di lengkapi dengan dokumen Certificate Of Original , Manual book engine dan manual book generator, Kami sediakan Genset kapasitas 10 Kva - 650Kva (ANDA PESAN KAMI ANTAR).

Jual Sparepart Genset Cummins 30Kva Built Up Murah di Kepulauan Bangka Belitung

Jual Sparepart Genset Doosan Murah di Manokwari

Jual Sparepart Genset Doosan Murah di Manokwari Hubungi : 0821 - 1310 - 3112/(021) 9224 - 2423 PT. Tribuana Diesel Adalah penjualan Generating-Set (genset) berkualitas import (builtup) bagi anda yang membutuhkan product berkualitas serta pengadaan yang cepat urgent tanpa berbelit-belit, Genset kami di lengkapi dengan dokumen Certificate Of Original , Manual book engine dan manual book generator, Kami sediakan Genset kapasitas 10 Kva - 650Kva (ANDA PESAN KAMI ANTAR).

Jual Sparepart Genset Doosan Murah di Manokwari

Jual Sparepart genset perkins CHINA/LOVOL Kap 150 kva Prime power type 1106C-P6TAG3 bergaransi dan berkualitas di Alor

Jual Sparepart genset perkins CHINA/LOVOL Kap 150 kva Prime power type 1106C-P6TAG3 bergaransi dan berkualitas di Alor Hubungi : 0821 - 1310 - 3112/(021) 9224 - 2423 PT. Tribuana Diesel Adalah penjualan Generating-Set (genset) berkualitas import (builtup) bagi anda yang membutuhkan product berkualitas serta pengadaan yang cepat urgent tanpa berbelit-belit, Genset kami di lengkapi dengan dokumen Certificate Of Original , Manual book engine dan manual book generator, Kami sediakan Genset kapasitas 10 Kva - 650Kva (ANDA PESAN KAMI ANTAR).

Jual Sparepart genset perkins CHINA/LOVOL Kap 150 kva Prime power type 1106C-P6TAG3 bergaransi dan berkualitas di Alor

Jual Sparepart Genset Doosan Murah di Kaimana

Jual Sparepart Genset Doosan Murah di Kaimana Hubungi : 0821 - 1310 - 3112/(021) 9224 - 2423 PT. Tribuana Diesel Adalah penjualan Generating-Set (genset) berkualitas import (builtup) bagi anda yang membutuhkan product berkualitas serta pengadaan yang cepat urgent tanpa berbelit-belit, Genset kami di lengkapi dengan dokumen Certificate Of Original , Manual book engine dan manual book generator, Kami sediakan Genset kapasitas 10 Kva - 650Kva (ANDA PESAN KAMI ANTAR).

Jual Sparepart Genset Doosan Murah di Kaimana

sparepart genset lovol untuk semua kapasitas bergaransi dan berkualitas di Kalimantan Selatan

sparepart genset lovol untuk semua kapasitas bergaransi dan berkualitas di Kalimantan Selatan Hubungi : 0821 - 1310 - 3112/(021) 9224 - 2423 PT. Tribuana Diesel Adalah penjualan Generating-Set (genset) berkualitas import (builtup) bagi anda yang membutuhkan product berkualitas serta pengadaan yang cepat urgent tanpa berbelit-belit, Genset kami di lengkapi dengan dokumen Certificate Of Original , Manual book engine dan manual book generator, Kami sediakan Genset kapasitas 10 Kva - 650Kva (ANDA PESAN KAMI ANTAR).

sparepart genset lovol untuk semua kapasitas bergaransi dan berkualitas di Kalimantan Selatan

    saco-indonesia.com,     telah aku maafkan semua kesalahanmu     asal kau ma

    saco-indonesia.com,

    telah aku maafkan semua kesalahanmu
    asal kau mau berjanji tidak mengulangnya lagi
    telah aku terima sakitnya dikhianati
    sedalam cintaku ini, selama hidupku ini

    hatiku cuma ada satu, sudah untuk mencintaimu
    tolong jangan sakiti lagi, nanti aku bisa mati
    cintaku cuma sama kamu, sayangku cuma untuk kamu
    tolong jangan hancurkan lagi, nanti aku bisa mati

    telah aku terima sakitnya dikhianati
    sedalam cintaku ini, selama hidupku ini

    hatiku cuma ada satu, sudah untuk mencintaimu
    tolong jangan sakiti lagi, nanti aku bisa mati
    cintaku cuma sama kamu, sayangku cuma untuk kamu
    tolong jangan hancurkan lagi, nanti aku bisa mati

    cuma kamu cuma satu, buat aku cuma kamu
    dirimu saja satu-satunya, kau raja aku ratunya
    let only one … just let me your lady
    don’t break my heart please please please
    …

    hatiku cuma ada satu, sudah untuk mencintaimu
    tolong jangan sakiti lagi, nanti aku bisa mati

    hatiku cuma ada satu, sudah untuk mencintaimu
    tolong jangan sakiti lagi, nanti aku bisa mati
    cintaku cuma sama kamu, sayangku cuma untuk kamu
    tolong jangan hancurkan lagi, nanti aku bisa mati
    tolong jangan hancurkan lagi, nanti aku bisa mati

    Editor : dian sukmawati

 

sejumlah khasiat buah pisang untuk menu diet harian anda Manfaat Buah Pisang Dalam Diet : Tekstur lembut dan lunak telah meru

sejumlah khasiat buah pisang untuk menu diet harian anda

Manfaat Buah Pisang Dalam Diet : Tekstur lembut dan lunak telah merupakan ciri dari buah pisang yang menjadikannya mudah untuk dicerna dan diserap oleh tubuh. Selain itu kandungan gizi didalamnya juga sangat baik untuk tubuh anda

Dibawah ini adalah kandungan nutrisi buah pisang / 100 gr :

    kalori: 97 Kkal
    protein: 1,3 g
    lemak: 0,6 g
    serat: 21,6 g
    kalsium: 13 mg
    fosfor: 19 mg
    zat besi: 0,4 mg
    kalium: 370 mg
    beta karotena: 77 mikrogram
    vitamin B1: 0,004 mg
    vitamin B2: 0,04 mg
    vitamin B3:  0,6 mg
    vitamin C: 8 mg.

Dengan kandungan nutrisi tersebut, buah ini juga memang layak untuk dimasukkan kedalam menu diet, karena dapat menjadikan tubuh tetap bugar walaupun anda sedang mengurangi asupan makanan.

Salah satu hal yang telah menjadikan buah dengan wana kulit kuning pada umumnya ini adalah karena kandungan karbohidrat tak larutnya diklaim dapat membantu pengendalian berat badan. Karbohidrat jenis ini juga berkontribusi besar dalam memicu pembakaran lemak serta menimbulkan efek mengenyangkan.

Kandungan nutrisi lainnya seperti serat dan vitamin dalam buah pisang seperti A, B, dan C, juga dapat membantu untuk memperlancar sistem metabolisme tubuh, meningkatkan daya tahan tubuh dari radikal bebas penyebab penyakit. Serta menjaga kondisi perut anda tetap kenyang dalam waktu lama.

Untuk jenis pisangnya sendiri, para ahli gizi lebih menganjurkan untuk dapat menggunakan pisang Ambon dan Cavendish.

Agar mendapatkan manfaat buah pisang secara maksimal dalam diet anda, sebaiknya anda mengganti menu sarapan anda dengan buah pisang + segelas air hangat. Kemudian usahakan untuk tidak makan sesudah jam 08 hingga tiba makan siang.

 

amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof

amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com amanwaterproof.com

www.amanwaterproof.com

MEMILIH BENIH Benih bermutu merupakan syarat utama untuk mendapatkan panen yang maksimal. Disebut benih bermutu; jenisnya mur

MEMILIH BENIH Benih bermutu merupakan syarat utama untuk mendapatkan panen yang maksimal. Disebut benih bermutu; jenisnya murni, bernas, kering, sehat, bebas penyakit dan campuran biji rumput yang tidak dikehendaki. Kriteria ini biasanya menghasilkan tanaman sehat, kekar, kokoh dan pertumbuhan yang seragam. PEMILIHAN LAHAN LAHAN YANG BAIK Lahan yang baik adalah lahan yang kering, berpengairan cukup, lahan tadah hujan, lahan gambut yang telah diperbaiki atau lahan basah bekas menanam padi. Agar tumbuh dan berproduksi dengan baik Jagung harus ditanam di lahan terbuka yang terkena sinar matahari penuh selama 8 jam. KADAR pH Meskipun idealnya memerlukan pH 6,8 tetapi jagung bisa toleran terhadap lahan tanaman pH 5,5 – 7.0. Apabila ada tanah yang pH nya terlalu rendah bisa dinaikkan dengan menaburkan kapur. Kemudian agar lebih efisien, aplikasinya bisa dilakukan bersama dengan pengolahan lahan. Setelah penaburan, lahan dicangkul dan disiram agar kapur bisa tercampur secara merata. Kebutuhan kapur sangat bergantung pada nilai pH awal lahan. Sebagai patokan, untuk satu hektar lahan yang memiliki pH 5,0 dibutuhkan kapur antara 2 sampai 4 ton. Apabila pH lahan terlalu tinggi atau basa, maka dapat diturunkan dengan menaburkan belerang. Namun hal ini dilakukan jika nilai pH lahan memang sangat tinggi yakni 8,0 atau 9,0 PENGOLAHAN LAHAN PEMBERSIHAN GULMA Sebelum jagung ditanam, lahan perlu dibersihkan dari gulma dan tanaman liar. Gulma seperti alang alang, rumput teki, semak dan pohon perdu disiangi sampai ke akar akarnya. Gulma itu dibakar, abunya ditaburkan ke lahan sebagai kompos untuk kesuburan tanah. Gulma jangan dikubur, karena dikawatirkan akan munculnya hama seperti rayap dan semut. Selain itu, alang alang dan rumput teki bisa tumbuh kembali apabila hanya dikubur di dalam tanah. Selain gulma, pohon pohon besar yang tumbuh di sekitar lahan dan berpotensi menghalangi masuknya sinar matahari; untuk jagung melakukan proses fotosintesis, juga perlu ditebang. PENCANGKULAN Pencangkulan dilakukan dengan memindahlkan tanah bagian bawah sedalam 15 s/d 20 cm ke atas permukaan lahan. Selain untuk menyeimbangkan ketersediaan unsur hara antara bagian bawah dan bagian atas lahan, pencangkulan juga dimaksudkan membuat tanah lebih remah dan gembur. Untuk lahan yang memiliki jenis tanah gembur atau bekas tanaman semusim, pencangkulan cukup dilakukan sekali saja. Sementara itu untuk lahan yang memiliki tanah berat, pencangkulan perlu dilakukan dua kali lalu digaru. Jika lahan yang digarap terlalu luas, pencangkulan bisa diganti dengan bajak agar pengerjaannya bisa lebih cepat. PEMBUATAN BEDENGAN Pembuatan bedengan untuk lokasi penanaman benih banyak dilakukan di dataran rendah pada lahan kering, lahan bekas sawah, atau lahan tadah hujan. Bedengan dibuat selebar 70 s/d 100 cm, dengan ketinggian antara 10 s/d 20 cm. Sedangkan untuk panjangnya disesuaikan dengan kondisi, kontur, lahan. Di daerah kering tinggi bedengan sebaiknya dibuat agak rendah untuk memudahkan penyiraman karena jika terlalu tinggi membutuhkan banyak air saat penyiraman. Di antara bedengan dibuat parit selebar 20 s/d 30 cm yang berfungsi untuk mengatur keluar masuknya air di bedengan agar akar jagung tidak tergenang. PEMUPUKAN Pemupukan dimaksudkan meningkatkan kandungan unsur hara di lahan tanam. Waktu pemberian pupuk RI1, yang paling efektif selain bersama dengan saat pencangkulan atau pembajakan bisa juga diberikan saat akan membuat lubang tanam. Dengan cara begitu, pupuk RI1 yang diberikan akan tercampur merata dengan lahan tanam. Sebagai pedoman untuk lahan 1 hektar diperlukan 12 – 15 liter pupuk RI 1. PENANAMAN PEMBUATAN LUBANG TANAM Lubang tanam dibuat sedalam antara 2 s/d 5 cm menggunakan tugal, yakni alat terbuat dari kayu bulat panjang ujungnya runcing. Jarak lubang adalah 20 x 20 cm atau 20 x 40 cm. Agar barisan lubang tanam yang dibuat menjadi teratur, bisa digunakan alat bantu berupa tali yang dibentangkan sepanjang bedengan. Sementara itu, untuk benih yang ditanam di parit bedengan, diperlukan jarak antar lubang sepanjang 20 cm. PENANAMAN BENIH Untuk menghindarkan hama dan jamur serta untuk merangsang pertumbuhan dengan kualitas yang baik, sebelum ditanam benih direndam terlebih dahulu ke dalam air yang sudah dicampur pupuk RI1 selama 30 menit. Sesudah direndam perlu ditiriskan, tetapi tidak perlu diberi fungisida. Penanaman benih dilakukan pada pagi atau sore, saat matahari tidak begitu terik. Setelah benih masuk ke lubang, maka lubang itu harus ditutuip lagi dengan tanah secara ringan; tidak perlu dipadat padatkan. Waktu terbaik menanam benih adalah waktu akhir musim hujan agar saat masa pertumbuhan hingga memasuki masa mengeluarkan buah, tanaman masih mendapatkan pasokan air dan diharapkan saat panen tiba, musim kemarau telah datang sehingga memudahkan proses pengeringan. Mengingat dewasa ini kondisi dan situasi musim di Indonesia selalu berubah, untuk memastikan jadwal yang tepat, seyogyanya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dinas pertanian setempat. PERAWATAN PENYULAMAN BENIH Satu minggu setelah tanam benih akan tumbuh dan muncul tanaman muda. Saat itu pengecekan harus dilakukan. Jika ada benih yang tidak tumbuh, mati, atau tanaman muda terserang penyakit, segera lakukan penyulaman yakni melakukan penanaman benih kembali yang proses dan tata caranya sama dengan penanaman benih sebelumnya. Penyulaman ini dimaksudkan agar tanaman tumbuh seragam, baik umur maupun sosoknya. Karena itu penyulaman tidak bisa dilakukan setelah tanaman berumur di atas 25 hari, dikarenakan pada usia itu sistem perakaran tanaman sudah tumbuh kuat sehingga benih sulaman tidak mampu bersaing memperebutkan unsur hara. PENYIANGAN GULMA Penyiangan dilakukan dua kali; pada saat tanaman berumur 14 hari dan 40 hari setelah tanam. Untuk gulma seperti rumput atau perdu lain, penyiangan dilakukan manual dengan cara mencabut seluruh bagian tanaman gulma sampai ke akar akarnya. Setelah itu gulma dikumpulkan dan dibakar sampai habis! Bersama penyiangan gulma yang kedua dilakukan juga pembubunan, yakni menutup akar tanaman yang muncul ke permukaan tanah dengan menggunakan tanah yang diambil di antara tanaman. Dengan menggunakan cangkul, tanah dipindahkan ke barisan jagung yang ada di kanan dan kiri hingga tercipta parit baru barisan tanaman. Hal ini dimaksudkan agar akar tanaman semakin mencengkeram tanah sehingga tanaman tidak akan roboh saat diterpa angin. PUPUK LANJUTAN Pada usia 15 s/d 30 hari setelah tanam atau setelah penyiangan pertama, tanaman perlu diberi pupuk lanjutan. Dengan tetap menggunakan RI1, pemberian pupuk ini dilanjutkan kembali setelah berusia 40 hari. PENGAIRAN Pengariran dilakukan dengan sistem leb; mengalirkan air ke dalam parit hingga meresap ke seluruh bagian bedengan. Cara ini lebih efisien dibanding penyiraman manual yang tentu memakan banyak waktu dan tenaga. Agar akar tanaman tetap mudah bernafas, usahakan saat melakukan pengairan air tidak sampai menggenangi bedengan. Untuk lahan yang tergolong kering atau saat tanaman mulai mengeluarkan buah, pengairan harus dilakukan dengan teratur dan terjadwal. Lahan yang terlalu kering atau kekurangan air saat proses pembuahan akan mengakibatkan tongkol tumbuh kecil sehingga mengurangi jumlah produksi pada saat panen. MASA PANEN Umur panen tergantung dari varietasnya. Tetapi ada beberapa ciri khusus, salah satunya adalah ketika daun jagung, kelobot, sudah berwarna putih kecoklatan dan tidak meninggalkan bekas apabila bijinya ditekan menggunakan kuku. Sebelum dipanen, daun jagung dikupas dan dipangkas bagian atasnya sehingga yang tersisa di pohon adalah buah jagung yang terkupas tetapi masih tersisa daunnya. Perlakuan ini dimaksudkan untuk mempercepat proses pengeringan jagung. Setelah beberapa hari di pohon dan bijinya tampak mengering, barulah dilakukan pemetikan dengan mengambil waktu pada siang hari, ketika cuaca terik, agar kadar air dalam biji tidak bertambah. Ingat, kadar air yang tinggi menyebabkan buah jagung mudah terserang penyakit. Pemetikan jagung bisa dilakukan dengan memetik buahnya saja, tongkolan, atau sekaligus dengan daun keringnya. Jika jagung yang dipanen buahnya saja akan lebih mudah diangkut menggunakan keranjang atau karung, maka jagung yang dipanen dengan daunnya akan memudahkan pengangkutan bila menggunakan pikulan. Setelah jagung dipanen, selanjutnya perlu dilakukan penjemuran, pemipilan; memisahkan biji jagung dari tongkolnya, dan penyimpanan. HAMA DAN PENYAKIT PENANGGULANGAN HAMA Penggerek Batang Serangga ini meletakkan telurnya pada daun, dan setelah menetas larvanya akan memakan batang jagung. Gejala ini bisa dilihat ketika muncul lubang pada batang jagung. Selain itu, Penggerek Batang juga menyerang rambut dan pucuk tongkol buah jagung. Jika dibiarkan hama ini bisa menyebabkan berkurangnya produksi bahkan gagal panen. Pencegahannya bisa dilakukan dengan menanam jagung secara serempak, melakukan rotasi, dan memusnahkan tanaman yang terserang. Lalat Hama lalat berwarna abu abu, meletakkan telurnya berwarna putih di bawah permukaan daun. Setelah beberapa hari menetas larva memakan daun, pangkal daun dan pangkal batang serta menyebabkan munculnya lubang lubang di seluruh bagian tanaman. Jika seranggannya hebat, batang bisa patah karena pangkalnya habis dimakan. Pencegahannya antara lain dengan melakukan penanaman serentak, memilih varietas yang tahan serangan hama, memasang mulsa jerami di atas bedengan dan selalu menjaga kebersihan dari gulma. Ulat Tongkol Ulat tongkol meletakkan telurnya yang berwarna putih di daun dan rambut tongkol. Setelah menetas telur akanberubah menjadi larva berwarna kuning berkepala hitam. Larva inilah yang akan menyerang tongkol buah, dan menyebabkan kebusukan. Pencegahan hama ini dilakukan dengan mengambil dan memusnahkan satu per satu. Ulat Tanah Ulat tanah ini menyerang bagian bagian vital seperti batang dan buah. Hama ini menyerang pada malam hari dan dan bersembunyi di dalam tanah pada siang hari. Ulat tanah biasa menyerang tanaman yang masih muda, membuat batang tanaman akan patah dan mati. Pencegahannya dengan menggunakan metode olah tanah. Kumbang Penggerek Biji Kumbang ini menyerang buah sejak saat panen sampai masuk ke dalam gudang. Biji buah menjadi keropos karena bagian dalamnya habis digerogoti, dan kerugiannya bisa mencapai 70%. Kumbang Bubuk Kumbang ini hampir seperti Kumbang Penggerek Biji, juga menyerang buah jagung. Gejala yang ditimbulkan adalah munculnya lubang lubang pada biji jagung yang lama kelamaan biji jagung akan hancur menjadi bubuk. Hama ini menyerang biji yang kurang kering dan biasanya terjadi pada saat cuaca lembab, dan kerusakan yang terjadi bisa mencapai 10%. Kutu Daun Kutu daun menyerang dengan cara menghisap cairan makanan yang ada di daun. Tanaman akan kekurangan cairan dan daun berubah warna menjadi kuning, mengering, akhirnya mati. Pencegahan dilakukan dengan merotasi tanaman untuk memutus siklus kehidupannya. Ulat Grayak Dalam skala besar ulat grayak akan menghabiskan seluruh daun dan hanya menyisakan tulang daun. Pencegahannya dengan melakukan rotasi tanaman dan untuk menekan perkembangannya perlu menjaga kebersihan lahan. Monyet dan Babi Serangan kedua hama ini dapat menimbulkan kerugian yang sangat besar. Dalam waktu semalam monyet dan babi bisa menghabiskan dan merusak tanaman seluas seperempat hektar. Untuk mengatasi hama ini bisa digunakan jerat dan kincir bambu yang bersuara keras. PENANGGULANGAN PENYAKIT Busuk Kelobot Penyakit busuk kelobot, daun jagung, disebabkan oleh jamur dengan gejala munculnya bintik bintik bulat warna hitam kebiruan di kelobot. Buah akan membusuk, akhirnya mati. Pencegahannya selain berdekatan dengan pohon pisang; karena sama sama merupakan inang jamur, bibit harus direndam dengan RI1. Bercak Daun Penyakit ini juga disebabkan oleh jamur, menyerang daun, pelepah, dan tongkol buah. Gejalanya muncul bercak bercak berwarna coklat dan kuning di daun, pelepah, dan tongkol buah. Penyakit ini menyebabkan terhambatnya proses fotosintesis sehingga mengganggu produktivitas. Pencegahannya dilakukan dengan menanam varietas yang tahan serangan penyakit ini. Pengendaliannya dilakukan dengan memusnahkan tanaman yang terserang agar tidak menular ke tanaman lain. Busuk Tongkol Pada awalnya jamur menyerang daun kemudian merembet ke buah, dengan gejalanya memunculkan bercak bercak berwarna merah muda atau coklat gelap di kelobot buah. Akibatnya tongkol buah akan membusuk dan menyebabkan gagal panen. Pencegahannya dilakukan dengan menanam varietas yang tahan terhadap hama ini dan membersihkan gulma yang berpotensi menjadi inang jamur. Busuk Kerdil Penyakit kerdil disebabkan oleh virus yang pada awalnya memunculkan bercak bercak kuning muda dan memenuhi seluruh permukaan daun. Tanaman tidak bisa melakukan proses fotosintesis sehingga kekurangan makanan dan menjadi cacat atau kerdil. Pencegahan terbaik dengan melakukan penanaman varietas yang tahan terhadap penyakit ini dan melakukan rotasi tanaman untuk memutuskan siklus kehidupan virus. Tanaman yang terserang harus dimusnahkan agar tidak menjadi inang dan menulari tanaman lain yang masih sehat. Hawar/Blight Penyakit Hawar disebabkan oleh bakteri yang biasa menyerang daun bagian bawah tanaman muda yang akan berbunga, dengan gejala awal munculnya bercak bercak pada daun berbentuk huruf V. Akibatnya pertumbuhan terhambat dan produktivitasnya menurun, daun mengering lalu mati. Pencegahannya selain menanam varietas yang tahan terhadap penyakit ini, juga harus membersihkan gulma di sekitar lahan terutama inang sejenis bawang. Sedangkan pengendaliannya dengan cara memeusnahkan tanaman yang terserang. Bulai/Downy Mildew Penyakit ini disebabkan jamur, dan bagian yang diserang adalah daun terutama pada tanaman muda berumur di bawah 40 hari. Daun berubah warna menjadi kuning keputih putihan dan di bagian bawahnya muncul semacam serbuk berwarna putih berbentuk seperti tepung. Serangan jamur ini akan meningkat pada suhu udara tinggi. Akibatnya tanaman rusak dan tidak bisa menghasilkan tongkol jagung yang sempurna. Jika serangan hebat tanaman mati. Pencegahan penyakit ini dilakukan dengan merendam benih dengan RI1 sebelum ditanam. Pengendaliannya dilakukan dengan cara membakar tanaman yang diserang. Busuk Batang Penyakit busuk batang disebabkan oleh bakteri yang gejala awalnya batang abgian bawah berubah warna menjadi kecoklatan kemudian membusuk, mati, dan patah secara tiba tiba. Dari titik patahan tercium bau busuk yang menyengat. Pencegahannya dilakukan dengan selalu menjaga kebersihan lahan agar tidak menular ke tanaman yang masih sehat. Karat Daun Penyakit Karat Daun disebabkan oleh jamur dengan gejala awal muncul bercak bercak merah dan keluar serbuk seperti tepung berwarna coklat kekuning kuningan. Akibatnya tanaman tidak bisa melakukan fotosintesis fengan sempurna sehingga pertumbuhannya lambat, bahkan bisa mati. Pencegahannya dilakukan dengan menanam varietas yang tahan terhadap penyakit ini. Catatan : Dari semua jenis hama diatas ketika tanaman kita diserang hama, dapat dilakukan langkah - langkah sebagai berikut : Aplikasikan Nutrisi RI1 Organik dicampur dengan rendama daun tembakau dan extrak daun sirsak, extrak daun intaran, extrak daun suren kemudian semprot kan pada tanaman dan tanaman yang terserang hama secara merata.

saco-indonesia.com, Pagi ini, Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla akan menggelar apel kesiagaan di rest area Gunung K

saco-indonesia.com, Pagi ini, Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla akan menggelar apel kesiagaan di rest area Gunung Kelud, Rabu (12/2). Jarak apel dari kawah Gunung Kelud hanya sekitar 8 km.

Apel rencananya juga akan diikuti oleh 400 anggota PMI dari Kota Kediri, Kabupaten Kediri, Nganjuk, Kota /Kabupaten Blitar dan Trenggalek. Juga ada anggota dari Malang.

"Selain telah mempersiapkan personel kita juga akan menyiapkan yang menjadi kebutuhan jika terjadi letusan," kata Kepala PMI Jawa Timur Djoni Irianto.

Untuk dapat mengantisipasi terjadinya letusan, PMI Pusat juga sudah menyiapkan satu mobil evakuasi buatan Swedia, Hagglunds. Kendaraan itu telah didatangkan PMI Pusat dari gudang regional Jatim di Gresik Jawa Timur, pada Selasa (11/2) sore.

Mobil mirip dengan tank ini sebagai mobil penyelamatan pernah dimanfaatkan pada saat erupsi di Sinabung dan Merapi beberapa waktu lalu. Selain tangguh di berbagai medan, mobil ini juga tahan terhadap hawa panas dan mampu menampung 10 orang penumpang untuk evakuasi.


Editor : Dian Sukmawati

saco-indonesia.com, Mengunci perangkat mobile dengan menggunakan password, sensor muka, sensor retina atau bahkan sensor sidik j

saco-indonesia.com, Mengunci perangkat mobile dengan menggunakan password, sensor muka, sensor retina atau bahkan sensor sidik jari, mungkin sudah terlalu mainstream. Bagaimana dengan penguncian perangkat mobile dengan gunakan telinga?

Satu inovasi atau terobosan yang juga cukup aneh namun unik dan menarik. Sebuah perusahaan yang bernama Descartes Biometrics dari Amerika Serikat mengklaim telah berhasil kembangkan sistem keamanan perangkat mobile khususnya smartphone yang lain dari biasanya.

Sistem penguncian ini adalah dengan menggunakan telinga. Cara kerjanya pun juga tidak rumit karena pengguna perangkat mobile yang hanya perlu mendekatkan gadgetnya dengan telinga dan membiarkan proses scanning berlangsung.

Bahkan teknologi tersebut juga akan dapat mendeteksi dan scanning bentuk telinga dari beberapa angle. Pengembang teknologi yang disebut pula dengan istilah aplikasi autentifikasi biometrik ini menjelaskan, "Karena setiap telinga manusia telah memiliki bentuk yang cukup unik seperti halnya sidik jari."

Seperti halnya cara kerja di sensor sidik jari, pengguna perangkat mobile hanya perlu 'mendaftarkan' telinganya terlebih dahulu agar dapat di-scan bentuknya dan digunakan sebagai kunci paten gadget yang telah bersangkutan.

Untuk saat ini, aplikasi autentifikasi biometrik yang bernama Ergo ini hanya support dengan perangkat berbasis Android saja. Belum dapat diketahui kapan pengembangnya akan membuat versi untuk gadget lainnya.


Editor : Dian Sukmawati

saco-indonesia.com, Sejak mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Akil Mochtar telah ditangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (

saco-indonesia.com, Sejak mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Akil Mochtar telah ditangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus dugaan suap penanganan sengketa Pilkada Lebak, Banten dan Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah, lembaga pimpinan Abraham Samad itu terus akan mengendus dugaan suap di berbagai penanganan sengketa Pilkada lainnya.

Setelah Pilkada Empat Lawang dan Palembang, kini KPK telah mencium aroma yang serupa dipenanganan sengketa Pilkada Jawa Timur (Jatim).

Pasalnya, hari ini, Selasa (31/12/2013), KPK akan menjadwalkan pemeriksaan terhadap Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jatim, Andri Dewanto A.

"Dia akan diperiksa sebagai saksi untuk AM," ujar Kepala Bagian informasi dan pemberitaan KPK, Priharsa Nugraha.

Selain memerika Andri, KPK juga akan memeriksa saksi lainnya terkait dalam kasus tersebut, di antaranya Sekjen Partai Golkar Idrus Marham yang lebih dulu tiba di Gedung KPK sekira pukul 08.45 WIB pagi .

Kemudian, juga ada saksi lainnya yang belum tiba, yakni anggota Polri Deni Saputra dan Lalu Eko Saputra. Dari kalangan swasta Jaja Raharja, A. Farid Asyari. Dari kalangan PNS Deddy Amarullah serta Bendahara Golkar Setya Novanto. Namun untuk Setya, KPK juga telah dikonfirmasi kalau ia berhalangan hadir karena masih berada di luar negeri.

Sementara itu, saksi kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) Akil, KPK akan menjadwalkan pemeriksaan terhadap saksi Kasi Ekstensifikasi KPP Pratama Pontianak Warastuti Endah Winahyu, Kasi Pelayanan KPP Pontianak Fajar Heksoni dan Kepala KPP Pratama Pontianak Taufik Wijiyanto.


Editor : Dian Sukmawati

Sebagai negara tropis Indonesia telah mempunyai udara yang cenderung panas dan gerah. Untuk itu tak sedikit rumah-rumah modern s

Sebagai negara tropis Indonesia telah mempunyai udara yang cenderung panas dan gerah. Untuk itu tak sedikit rumah-rumah modern sekarang yang telah dilengkapi dengan penyejuk udara atau Sparepart AC.

Namun seiring dengan usia pemakaian, sering terjadi Sparepart AC anda menjadi kurang dingin bahkan tak dingin sama sekali. Apa penyebabnya ?

1. Sparepart AC yang kotor, filter di unit AC yang kotor dapat menyebabkan terhalangnya peredaran udara dingin yang dibuat dari evaburator. Maka kerjakan minimal satu bulan sekali guna untuk membersihkan sisi AC itu supaya penyerapan udara dingin dapat makin optimal.

2. Bagian evaburator (evab) kotor, biarpun pada sparepart AC sudah dilengkapi dengan filter, akan tetapi debu yang halus sebagian tak tersaring filter itu, dengan begitu bakal masuk serta melekat pada area evaburator dimana lama-lama bakal penuh serta  bakal menghambat penyerapan udara dingin yang dibuat evaburator. Guna untuk menangkal penumpukan debu kerjakan pencucian area evaburator minimal tiga bulan sekali. Pada pembersihan area evab sebaiknya memakai layanan dari penyedia servis yang anda percaya. Sebab bila pencucian dikerjakan oleh seseorang yang tidak benar-benar mengerti tentang AC mungkin ketika pencucian, modul PCB bisa terpapar air, dimana pastinya menyebabkan korslet ketika dihidupkan. Sekaligus jugs dapat menyebabkan kerusakan di suku cadang lainnya.

3. Gas freon sedikit. Tekanan freon yang menurun dapat menyebabkan pencapaian temperatur dingin bakal membutuhkan tempo yang lumayan lama, dengan begitu kerja kompresor juga turut lama serta tiada waktu standby, serta yang bakal ada kompresor menjadi demikian panas juga bakal membuat pendek usia kompresor itu. Pada yang satu ini tidak boleh dikerjakan sendiri apabila anda tidak paham mengenai metode pengisian freon maupun berapa besar yang mesti diisikan. Sebab pengisian freon mesti dicocokkan pada power mesinnya

4. Kondensor kotor, kondensor alias lang cenderung dikenal pada unit outdoor sparepart AC atau disebut juga blower ini pun mesti terpelihara kebersihannya. Sebab ketika AC hidup, unit AC bakal mengalami panas di kondensornya, serta panas itu dibuang lewat terdapatnya  kipas yang terdapat pada sparepart AC itu. Serta jika prosedur pembuangan udara tidak mulus atau optimal, panas kondensor juga bakal terlalu tinggi, sehingga AC menjadi kurang dingin. Juga yang cenderung merepotkan jika mengabaikan kondensor kotor, lama-lama kompresor pun bakal mendapatkan panas berlebihan serta bakal overload. Bila dibiarkan maka kerja kompresor bakal melemah serta bakal membuat pendek usia kompresor. Oh ya jika kondensor terlampau kotor pun menyebabkan kerja kompresor menjadi berat serta penggunaan listrik pun  bakal meningkat alias bertambah, maupun juga yang dikatakan ampere naik melampaui standar wajarnya

 

saco-indonesia.com, Dalam konser keduanya di Istora Senayan, Kamis (19/12) pukul 20.00 WIB nanti, Trio Lestari yang telah digawa

saco-indonesia.com, Dalam konser keduanya di Istora Senayan, Kamis (19/12) pukul 20.00 WIB nanti, Trio Lestari yang telah digawangi Glenn Fredly, Sandhy Sondoro, dan Tompi akan membawakan lagu-lagu hits mereka.

Ditemui disela latihan di Studio ABBE, Gandaria, Jakarta Selatan, Selasa (17/12) malam, Glenn juga mengaku tak kurang dari 30 lagu akan dibawakan oleh Trio Lestari.

"Banyak ya lagunya, ya sekitar 30an lagu lebih lah nanti," ujar Glenn.

Trio Lestari bakal akan menyajikan sebuah konser yang berbeda dari sebelumnya. Nantinya, mereka juga akan menyatukan lagu-lagu mereka hingga menjadi sebuah cerita.

"Kan konsepnya drama musikal, ada teatrikalnya, yang dipadu dengan lagu-lagu kami. Lagu-lagu kami akan membentuk sebuah cerita," terang Glenn.


Editor : Dian Sukmawati

WASHINGTON — The former deputy director of the C.I.A. asserts in a forthcoming book that Republicans, in their eagerness to politicize the killing of the American ambassador to Libya, repeatedly distorted the agency’s analysis of events. But he also argues that the C.I.A. should get out of the business of providing “talking points” for administration officials in national security events that quickly become partisan, as happened after the Benghazi attack in 2012.

The official, Michael J. Morell, dismisses the allegation that the United States military and C.I.A. officers “were ordered to stand down and not come to the rescue of their comrades,” and he says there is “no evidence” to support the charge that “there was a conspiracy between C.I.A. and the White House to spin the Benghazi story in a way that would protect the political interests of the president and Secretary Clinton,” referring to the secretary of state at the time, Hillary Rodham Clinton.

But he also concludes that the White House itself embellished some of the talking points provided by the Central Intelligence Agency and had blocked him from sending an internal study of agency conclusions to Congress.

Photo
 
Michael J. Morell Credit Mark Wilson/Getty Images

“I finally did so without asking,” just before leaving government, he writes, and after the White House released internal emails to a committee investigating the State Department’s handling of the issue.

A lengthy congressional investigation remains underway, one that many Republicans hope to use against Mrs. Clinton in the 2016 election cycle.

In parts of the book, “The Great War of Our Time” (Twelve), Mr. Morell praises his C.I.A. colleagues for many successes in stopping terrorist attacks, but he is surprisingly critical of other C.I.A. failings — and those of the National Security Agency.

Soon after Mr. Morell retired in 2013 after 33 years in the agency, President Obama appointed him to a commission reviewing the actions of the National Security Agency after the disclosures of Edward J. Snowden, a former intelligence contractor who released classified documents about the government’s eavesdropping abilities. Mr. Morell writes that he was surprised by what he found.

Advertisement

“You would have thought that of all the government entities on the planet, the one least vulnerable to such grand theft would have been the N.S.A.,” he writes. “But it turned out that the N.S.A. had left itself vulnerable.”

He concludes that most Wall Street firms had better cybersecurity than the N.S.A. had when Mr. Snowden swept information from its systems in 2013. While he said he found himself “chagrined by how well the N.S.A. was doing” compared with the C.I.A. in stepping up its collection of data on intelligence targets, he also sensed that the N.S.A., which specializes in electronic spying, was operating without considering the implications of its methods.

“The N.S.A. had largely been collecting information because it could, not necessarily in all cases because it should,” he says.

The book is to be released next week.

Mr. Morell was a career analyst who rose through the ranks of the agency, and he ended up in the No. 2 post. He served as President George W. Bush’s personal intelligence briefer in the first months of his presidency — in those days, he could often be spotted at the Starbucks in Waco, Tex., catching up on his reading — and was with him in the schoolhouse in Florida on the morning of Sept. 11, 2001, when the Bush presidency changed in an instant.

Mr. Morell twice took over as acting C.I.A. director, first when Leon E. Panetta was appointed secretary of defense and then when retired Gen. David H. Petraeus resigned over an extramarital affair with his biographer, a relationship that included his handing her classified notes of his time as America’s best-known military commander.

Mr. Morell says he first learned of the affair from Mr. Petraeus only the night before he resigned, and just as the Benghazi events were turning into a political firestorm. While praising Mr. Petraeus, who had told his deputy “I am very lucky” to run the C.I.A., Mr. Morell writes that “the organization did not feel the same way about him.” The former general “created the impression through the tone of his voice and his body language that he did not want people to disagree with him (which was not true in my own interaction with him),” he says.

But it is his account of the Benghazi attacks — and how the C.I.A. was drawn into the debate over whether the Obama White House deliberately distorted its account of the death of Ambassador J. Christopher Stevens — that is bound to attract attention, at least partly because of its relevance to the coming presidential election. The initial assessments that the C.I.A. gave to the White House said demonstrations had preceded the attack. By the time analysts reversed their opinion, Susan E. Rice, now the national security adviser, had made a series of statements on Sunday talk shows describing the initial assessment. The controversy and other comments Ms. Rice made derailed Mr. Obama’s plan to appoint her as secretary of state.

The experience prompted Mr. Morell to write that the C.I.A. should stay out of the business of preparing talking points — especially on issues that are being seized upon for “political purposes.” He is critical of the State Department for not beefing up security in Libya for its diplomats, as the C.I.A., he said, did for its employees.

But he concludes that the assault in which the ambassador was killed took place “with little or no advance planning” and “was not well organized.” He says the attackers “did not appear to be looking for Americans to harm. They appeared intent on looting and conducting some vandalism,” setting fires that killed Mr. Stevens and a security official, Sean Smith.

Mr. Morell paints a picture of an agency that was struggling, largely unsuccessfully, to understand dynamics in the Middle East and North Africa when the Arab Spring broke out in late 2011 in Tunisia. The agency’s analysts failed to see the forces of revolution coming — and then failed again, he writes, when they told Mr. Obama that the uprisings would undercut Al Qaeda by showing there was a democratic pathway to change.

“There is no good explanation for our not being able to see the pressures growing to dangerous levels across the region,” he writes. The agency had again relied too heavily “on a handful of strong leaders in the countries of concern to help us understand what was going on in the Arab street,” he says, and those leaders themselves were clueless.

Moreover, an agency that has always overvalued secretly gathered intelligence and undervalued “open source” material “was not doing enough to mine the wealth of information available through social media,” he writes. “We thought and told policy makers that this outburst of popular revolt would damage Al Qaeda by undermining the group’s narrative,” he writes.

Instead, weak governments in Egypt, and the absence of governance from Libya to Yemen, were “a boon to Islamic extremists across both the Middle East and North Africa.”

Mr. Morell is gentle about most of the politicians he dealt with — he expresses admiration for both Mr. Bush and Mr. Obama, though he accuses former Vice President Dick Cheney of deliberately implying a connection between Al Qaeda and Iraq that the C.I.A. had concluded probably did not exist. But when it comes to the events leading up to the Bush administration’s decision to go to war in Iraq, he is critical of his own agency.

Mr. Morell concludes that the Bush White House did not have to twist intelligence on Saddam Hussein’s alleged effort to rekindle the country’s work on weapons of mass destruction.

“The view that hard-liners in the Bush administration forced the intelligence community into its position on W.M.D. is just flat wrong,” he writes. “No one pushed. The analysts were already there and they had been there for years, long before Bush came to office.”

The 6-foot-10 Phillips played alongside the 6-11 Rick Robey on the Wildcats team that won the 1978 N.C.A.A. men’s basketball title.

The magical quality Mr. Lesnie created in shooting the “Babe” films caught the eye of the director Peter Jackson, who chose him to film the fantasy epic.

GREENWICH, Conn. — Mago is in the bedroom. You can go in.

The big man lies on a hospital bed with his bare feet scraping its bottom rail. His head is propped on a scarlet pillow, the left temple dented, the right side paralyzed. His dark hair is kept just long enough to conceal the scars.

The occasional sounds he makes are understood only by his wife, but he still has that punctuating left hand. In slow motion, the fingers curl and close. A thumbs-up greeting.

Hello, Mago.

This is Magomed Abdusalamov, 34, also known as the Russian Tyson, also known as Mago. He is a former heavyweight boxer who scored four knockouts and 14 technical knockouts in his first 18 professional fights. He preferred to stand between rounds. Sitting conveyed weakness.

But Mago lost his 19th fight, his big chance, at the packed Theater at Madison Square Garden in November 2013. His 19th decision, and his last.

Now here he is, in a small bedroom in a working-class neighborhood in Greenwich, in a modest house his family rents cheap from a devoted friend. The air-pressure machine for his mattress hums like an expectant crowd.

 

Photo
 
Mike Perez, left, and Magomed Abdusalamov during the fight in which Abdusalamov was injured. Credit Joe Camporeale/USA Today Sports, via Reuters

 

Today is like any other day, except for those days when he is hurried in crisis to the hospital. Every three hours during the night, his slight wife, Bakanay, 28, has risen to turn his 6-foot-3 body — 210 pounds of dead weight. It has to be done. Infections of the gaping bedsore above his tailbone have nearly killed him.

Then, with the help of a young caretaker, Baka has gotten two of their daughters off to elementary school and settled down the toddler. Yes, Mago and Baka are blessed with all girls, but they had also hoped for a son someday.

They feed Mago as they clean him; it’s easier that way. For breakfast, which comes with a side of crushed antiseizure pills, he likes oatmeal with a squirt of Hershey’s chocolate syrup. But even oatmeal must be puréed and fed to him by spoon.

He opens his mouth to indicate more, the way a baby does. But his paralysis has made everything a choking hazard. His water needs a stirring of powdered food thickener, and still he chokes — eh-eh-eh — as he tries to cough up what will not go down.

Advertisement

Mago used to drink only water. No alcohol. Not even soda. A sip of juice would be as far as he dared. Now even water betrays him.

With the caretaker’s help, Baka uses a washcloth and soap to clean his body and shampoo his hair. How handsome still, she has thought. Sometimes, in the night, she leaves the bedroom to watch old videos, just to hear again his voice in the fullness of life. She cries, wipes her eyes and returns, feigning happiness. Mago must never see her sad.

 

Photo
 
 Abdusalamov's hand being massaged. Credit Ángel Franco/The New York Times

 

When Baka finishes, Mago is cleanshaven and fresh down to his trimmed and filed toenails. “I want him to look good,” she says.

Theirs was an arranged Muslim marriage in Makhachkala, in the Russian republic of Dagestan. He was 23, she was 18 and their future hinged on boxing. Sometimes they would shadowbox in love, her David to his Goliath. You are so strong, he would tell her.

His father once told him he could either be a bandit or an athlete, but if he chose banditry, “I will kill you.” This paternal advice, Mago later told The Ventura County Reporter, “made it a very easy decision for me.”

Mago won against mediocre competition, in Moscow and Hollywood, Fla., in Las Vegas and Johnstown, Pa. He was knocked down only once, and even then, it surprised more than hurt. He scored a technical knockout in the next round.

It all led up to this: the undercard at the Garden, Mike Perez vs. Magomed Abdusalamov, 10 rounds, on HBO. A win, he believed, would improve his chances of taking on the heavyweight champion Wladimir Klitschko, who sat in the crowd of 4,600 with his fiancée, the actress Hayden Panettiere, watching.

Wearing black-and-red trunks and a green mouth guard, Mago went to work. But in the first round, a hard forearm to his left cheek rocked him. At the bell, he returned to his corner, and this time, he sat down. “I think it’s broken,” he repeatedly said in Russian.

 

Photo
 
Bakanay Abdusalamova, Abdusalamov's wife, and her injured husband and a masseur in the background. Credit Ángel Franco/The New York Times

 

Maybe at that point, somebody — the referee, the ringside doctors, his handlers — should have stopped the fight, under a guiding principle: better one punch too early than one punch too late. But the bloody trade of blows continued into the seventh, eighth, ninth, a hand and orbital bone broken, his face transforming.

Meanwhile, in the family’s apartment in Miami, Baka forced herself to watch the broadcast. She could see it in his swollen eyes. Something was off.

After the final round, Perez raised his tattooed arms in victory, and Mago wandered off in a fog. He had taken 312 punches in about 40 minutes, for a purse of $40,000.

 

 

In the locker room, doctors sutured a cut above Mago’s left eye and tested his cognitive abilities. He did not do well. The ambulance that waits in expectation at every fight was not summoned by boxing officials.

Blood was pooling in Mago’s cranial cavity as he left the Garden. He vomited on the pavement while his handlers flagged a taxi to St. Luke’s-Roosevelt Hospital. There, doctors induced a coma and removed part of his skull to drain fluids and ease the swelling.

Then came the stroke.

 

Photo
 
A championship belt belonging to Abdusalamov and a card from one of his daughters. Credit Ángel Franco/The New York Times

 

It is lunchtime now, and the aroma of puréed beef and potatoes lingers. So do the questions.

How will Mago and Baka pay the $2 million in medical bills they owe? What if their friend can no longer offer them this home? Will they win their lawsuits against the five ringside doctors, the referee, and a New York State boxing inspector? What about Mago’s future care?

Most of all: Is this it?

A napkin rests on Mago’s chest. As another spoonful of mush approaches, he opens his mouth, half-swallows, chokes, and coughs until it clears. Eh-eh-eh. Sometimes he turns bluish, but Baka never shows fear. Always happy for Mago.

Some days he is wheeled out for physical therapy or speech therapy. Today, two massage therapists come to knead his half-limp body like a pair of skilled corner men.

Soon, Mago will doze. Then his three daughters, ages 2, 6 and 9, will descend upon him to talk of their day. Not long ago, the oldest lugged his championship belt to school for a proud show-and-tell moment. Her classmates were amazed at the weight of it.

Then, tonight, there will be more puréed food and pulverized medication, more coughing, and more tender care from his wife, before sleep comes.

Goodbye, Mago.

He half-smiles, raises his one good hand, and forms a fist.

Mr. Goldberg was a serial Silicon Valley entrepreneur and venture capitalist who was married to Sheryl Sandberg, the chief operating officer of Facebook.

Dave Goldberg Was Lifelong Women’s Advocate

From sea to shining sea, or at least from one side of the Hudson to the other, politicians you have barely heard of are being accused of wrongdoing. There were so many court proceedings involving public officials on Monday that it was hard to keep up.

In Newark, two underlings of Gov. Chris Christie were arraigned on charges that they were in on the truly deranged plot to block traffic leading onto the George Washington Bridge.

Ten miles away, in Lower Manhattan, Dean G. Skelos, the leader of the New York State Senate, and his son, Adam B. Skelos, were arrested by the Federal Bureau of Investigation on accusations of far more conventional political larceny, involving a job with a sewer company for the son and commissions on title insurance and bond work.

The younger man managed to receive a 150 percent pay increase from the sewer company even though, as he said on tape, he “literally knew nothing about water or, you know, any of that stuff,” according to a criminal complaint the United States attorney’s office filed.

The success of Adam Skelos, 32, was attributed by prosecutors to his father’s influence as the leader of the Senate and as a potentate among state Republicans. The indictment can also be read as one of those unfailingly sad tales of a father who cannot stop indulging a grown son. The senator himself is not alleged to have profited from the schemes, except by being relieved of the burden of underwriting Adam.

The bridge traffic caper is its own species of crazy; what distinguishes the charges against the two Skeloses is the apparent absence of a survival instinct. It is one thing not to know anything about water or that stuff. More remarkable, if true, is the fact that the sewer machinations continued even after the former New York Assembly speaker, Sheldon Silver, was charged in January with taking bribes disguised as fees.

It was by then common gossip in political and news media circles that Senator Skelos, a Republican, the counterpart in the Senate to Mr. Silver, a Democrat, in the Assembly, could be next in line for the criminal dock. “Stay tuned,” the United States attorney, Preet Bharara said, leaving not much to the imagination.

Even though the cat had been unmistakably belled, Skelos father and son continued to talk about how to advance the interests of the sewer company, though the son did begin to use a burner cellphone, the kind people pay for in cash, with no traceable contracts.

That was indeed prudent, as prosecutors had been wiretapping the cellphones of both men. But it would seem that the burner was of limited value, because by then the prosecutors had managed to secure the help of a business executive who agreed to record calls with the Skeloses. It would further seem that the business executive was more attentive to the perils of pending investigations than the politician.

Through the end of the New York State budget negotiations in March, the hopes of the younger Skelos rested on his father’s ability to devise legislation that would benefit the sewer company. That did not pan out. But Senator Skelos did boast that he had haggled with Gov. Andrew M. Cuomo, a Democrat, in a successful effort to raise a $150 million allocation for Long Island to $550 million, for what the budget called “transformative economic development projects.” It included money for the kind of work done by the sewer company.

The lawyer for Adam Skelos said he was not guilty and would win in court. Senator Skelos issued a ringing declaration that he was unequivocally innocent.

THIS was also the approach taken in New Jersey by Bill Baroni, a man of great presence and eloquence who stopped outside the federal courthouse to note that he had taken risks as a Republican by bucking his party to support paid family leave, medical marijuana and marriage equality. “I would never risk my career, my job, my reputation for something like this,” Mr. Baroni said. “I am an innocent man.”

The lawyer for his co-defendant, Bridget Anne Kelly, the former deputy chief of staff to Mr. Christie, a Republican, said that she would strongly rebut the charges.

Perhaps they had nothing to do with the lane closings. But neither Mr. Baroni nor Ms. Kelly addressed the question of why they did not return repeated calls from the mayor of Fort Lee, N.J., begging them to stop the traffic tie-ups, over three days.

That silence was a low moment. But perhaps New York hit bottom faster. Senator Skelos, the prosecutors charged, arranged to meet Long Island politicians at the wake of Wenjian Liu, a New York City police officer shot dead in December, to press for payments to the company employing his son.

Sometimes it seems as though for some people, the only thing to be ashamed of is shame itself.

Hired in 1968, a year before their first season, Mr. Fanning spent 25 years with the team, managing them to their only playoff appearance in Canada.

Imagine an elite professional services firm with a high-performing, workaholic culture. Everyone is expected to turn on a dime to serve a client, travel at a moment’s notice, and be available pretty much every evening and weekend. It can make for a grueling work life, but at the highest levels of accounting, law, investment banking and consulting firms, it is just the way things are.

Except for one dirty little secret: Some of the people ostensibly turning in those 80- or 90-hour workweeks, particularly men, may just be faking it.

Many of them were, at least, at one elite consulting firm studied by Erin Reid, a professor at Boston University’s Questrom School of Business. It’s impossible to know if what she learned at that unidentified consulting firm applies across the world of work more broadly. But her research, published in the academic journal Organization Science, offers a way to understand how the professional world differs between men and women, and some of the ways a hard-charging culture that emphasizes long hours above all can make some companies worse off.

Photo
 
Credit Peter Arkle

Ms. Reid interviewed more than 100 people in the American offices of a global consulting firm and had access to performance reviews and internal human resources documents. At the firm there was a strong culture around long hours and responding to clients promptly.

“When the client needs me to be somewhere, I just have to be there,” said one of the consultants Ms. Reid interviewed. “And if you can’t be there, it’s probably because you’ve got another client meeting at the same time. You know it’s tough to say I can’t be there because my son had a Cub Scout meeting.”

Some people fully embraced this culture and put in the long hours, and they tended to be top performers. Others openly pushed back against it, insisting upon lighter and more flexible work hours, or less travel; they were punished in their performance reviews.

The third group is most interesting. Some 31 percent of the men and 11 percent of the women whose records Ms. Reid examined managed to achieve the benefits of a more moderate work schedule without explicitly asking for it.

They made an effort to line up clients who were local, reducing the need for travel. When they skipped work to spend time with their children or spouse, they didn’t call attention to it. One team on which several members had small children agreed among themselves to cover for one another so that everyone could have more flexible hours.

A male junior manager described working to have repeat consulting engagements with a company near enough to his home that he could take care of it with day trips. “I try to head out by 5, get home at 5:30, have dinner, play with my daughter,” he said, adding that he generally kept weekend work down to two hours of catching up on email.

Despite the limited hours, he said: “I know what clients are expecting. So I deliver above that.” He received a high performance review and a promotion.

What is fascinating about the firm Ms. Reid studied is that these people, who in her terminology were “passing” as workaholics, received performance reviews that were as strong as their hyper-ambitious colleagues. For people who were good at faking it, there was no real damage done by their lighter workloads.

It calls to mind the episode of “Seinfeld” in which George Costanza leaves his car in the parking lot at Yankee Stadium, where he works, and gets a promotion because his boss sees the car and thinks he is getting to work earlier and staying later than anyone else. (The strategy goes awry for him, and is not recommended for any aspiring partners in a consulting firm.)

A second finding is that women, particularly those with young children, were much more likely to request greater flexibility through more formal means, such as returning from maternity leave with an explicitly reduced schedule. Men who requested a paternity leave seemed to be punished come review time, and so may have felt more need to take time to spend with their families through those unofficial methods.

The result of this is easy to see: Those specifically requesting a lighter workload, who were disproportionately women, suffered in their performance reviews; those who took a lighter workload more discreetly didn’t suffer. The maxim of “ask forgiveness, not permission” seemed to apply.

It would be dangerous to extrapolate too much from a study at one firm, but Ms. Reid said in an interview that since publishing a summary of her research in Harvard Business Review she has heard from people in a variety of industries describing the same dynamic.

High-octane professional service firms are that way for a reason, and no one would doubt that insane hours and lots of travel can be necessary if you’re a lawyer on the verge of a big trial, an accountant right before tax day or an investment banker advising on a huge merger.

But the fact that the consultants who quietly lightened their workload did just as well in their performance reviews as those who were truly working 80 or more hours a week suggests that in normal times, heavy workloads may be more about signaling devotion to a firm than really being more productive. The person working 80 hours isn’t necessarily serving clients any better than the person working 50.

In other words, maybe the real problem isn’t men faking greater devotion to their jobs. Maybe it’s that too many companies reward the wrong things, favoring the illusion of extraordinary effort over actual productivity.